TUBAN, Tugujatim.id – Peringatan Puncak Hari Santri 2024 di Tuban hadir dengan nuansa spesial melalui gelaran resepsi Haul Masyayikh serta penganugerahan PCNU Award.
Inisiatif ini diprakarsai oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Tuban. Ditujukan untuk mengenang jasa para ulama pendahulu yang berkontribusi besar dalam membangun Nahdlatul Ulama di Tuban sekaligus memberikan apresiasi kepada para tokoh yang berperan penting bagi masyarakat.
Ketua Tanfidziah PCNU Tuban, KH Ahmad Damanhuri menjelaskan, penyelenggaraan haul ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus upaya untuk menelusuri jejak perjuangan para masyayikh dan pendiri Nahdlatul Ulama di wilayah Tuban.
“Acara ini sebagai wujud penghormatan dan rasa syukur atas dedikasi dan pengorbanan para pendahulu yang telah merintis NU di daerah ini,” ujarnya di Lapangan Desa Beji, Jenu, Tuban, Sabtu (2/11/2024).
Menurutnya, haul ini diharapkan menjadi momen refleksi bagi santri dan masyarakat untuk meneladani ketulusan, semangat, dan keikhlasan para ulama terdahulu dalam mengabdi kepada umat.
“Kami ingin agar generasi sekarang, khususnya santri, bisa memahami betapa besar peran ulama dalam membina dan membangun keutuhan umat,” tambahnya.

Sementara penganugerahan PCNU Award yang baru pertama kali diselenggarakan ini juga mendapat sambutan positif. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap individu-individu yang memberikan sumbangsih besar bagi kemajuan masyarakat. Melalui acara ini, PCNU Tuban berharap semangat berkhidmat semakin tumbuh di kalangan NU.
“PCNU Award ini adalah langkah awal untuk terus menyemangati para pengurus NU di berbagai tingkatan, dari MWC hingga ranting, agar semakin serius dan berdaya dalam menjalankan amanahnya,” jelas KH Ahmad Damanhuri.
Kyai Damanhuri juga menambahkan bahwa acara tersebut menjadi sarana memotivasi para pengurus NU untuk lebih giat dalam melayani masyarakat.
Pada kesempatan kali ini, PCNU Tuban memberikan penghargaan dengan total hadiah senilai 80 juta rupiah yang dialokasikan untuk 10 kategori. KH Ahmad Damanhuri berharap, dengan adanya penghargaan ini, semakin banyak tokoh-tokoh NU yang berperan aktif serta membawa dampak positif bagi kehidupan sosial.
“NU harus mampu menata diri agar terus relevan dan menjadi organisasi yang kokoh, siap menghadapi tantangan zaman,” lanjutnya.
Lebih jauh, program PCNU Award ini, menurutnya, sudah dirancang sejak setahun lalu sebagai bagian dari upaya memperkuat sumber daya manusia di kalangan pengurus NU di tingkat MWC dan ranting di Tuban. Program ini merupakan bukti keseriusan PCNU dalam meningkatkan kualitas kadernya.
Pada acara tersebut, turut hadir Wakil Sekretaris Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, KH Wafiyul Ahdi, yang memberikan apresiasi tinggi atas langkah PCNU Tuban dalam menyelenggarakan Haul Masyayikh dan PCNU Award 2024.
Menurutnya, kegiatan ini selaras dengan arahan PWNU Jawa Timur untuk terus menanamkan nilai-nilai perjuangan para ulama kepada generasi muda.
“PWNU Jatim sudah menginstruksikan seluruh PCNU, pesantren, dan perguruan tinggi di Jawa Timur agar kembali memperingati Resolusi Jihad yang dideklarasikan oleh Hadrotus Syaikh KH Hasyim Asy’ari pada 1945,” ujar Kiai Wafiyul Ahdi.
Resolusi Jihad, lanjutnya, adalah pengingat akan perjuangan para santri dan ulama dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh komponen masyarakat, bukan hanya santri, untuk kembali memahami dan menghayati makna perjuangan tersebut.
“Hari Santri harus menjadi momentum bagi seluruh bangsa untuk mengingat perjuangan para kiai dan santri dalam menjaga kemerdekaan,” tuturnya.
Selain itu, KH Wafiyul Ahdi menekankan bahwa peringatan Hari Santri harus diisi dengan kegiatan produktif dan edukatif. Hal ini penting agar generasi muda, termasuk para mahasiswa di perguruan tinggi umum, dapat memahami peran besar ulama dan santri dalam sejarah Indonesia.
“Hari Santri harus menyadarkan generasi muda, terutama mahasiswa, bahwa ulama dan santri memiliki andil besar dalam perjalanan bangsa,” pungkasnya.
Terselenggaranya kegiatan ini diharapkan masyarakat Tuban, khususnya generasi muda, semakin memahami dan menghargai jasa para ulama yang telah berjuang demi keutuhan bangsa dan agama.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko








