• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Karangan bunga.

Rektor Unair Surabaya Prof Mochammad Nasih buka suara usai kasus karangan bunga BEM FISIP Unair viral. (Foto: Izzatun Najibah/Tugu Jatim)

Kasus Karangan Bunga BEM FISIP Unair Surabaya Viral, Rektor Nasih: Jangan Bawa Nama Institusi

Dwi Linda by Dwi Linda
2 years ago
in Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Rektor Universitas Airlangga (Unair) Surabaya membuka suara usai kasus karangan bunga satire yang dibuat Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) viral.

Diketahui, karangan bunga satire untuk Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran yang dibuat BEM FISIP Unair Surabaya viral di media sosial.

You might also like

Sekolah terpencil di Sidoarjo.

Sekolah Terpencil di Sidoarjo Viral Disebut Tak Dapat Perhatian, Ini Penjelasan Dispendikbud

20/07/2026 7:42 PM
Polije

Polije Siapkan Kampus 7 di Situbondo, Perluas Akses Pendidikan Vokasi

20/07/2026 3:00 PM

Karangan bunga tersebut dibuat oleh pengurus Kementerian Politik dan Strategis di bawah naungan BEM FISIP sebagai bentuk ekspresi kekecewaan dalam mengawal Pemilu 2024.

Baca Juga: BEM FISIP Unair Surabaya Diintimidasi usai Bikin Karangan Bunga Satire

Usai karangan bunga tersebut viral, Ddekanat sempat membekukan pengurus BEM FISIP karena dinilai mengandung ujaran kebencian dan diksi-diksi yang dipilih tidak sesuai dengan marwah akademis.

Merespons hal tersebut, Rektor Unair Surabaya Mochammad Nasih mengatakan, dia tidak memberikan intimidasi terhadap dekanat karena putusan pembekuan menjadi tanggung jawab fakultas.

“Jadi kan kami nggak berbicara soal intervensi. Yang penting adalah bahwa kehidupan kampus ini berjalan sebagaimana mestinya. Karena BEM itu menjadi otoritas dan kewenangan ada di dekanat,” katanya saat ditanya Tugujatim.id, Senin (28/10/2024).

Pihak rektorat juga menyinggung tindakan BEM FISIP yang mengunggah foto karangan bunga tersebut ke akun media sosial @bemfisipunair sehingga menjadi viral. Sehingga, rektorat menilai mahasiswa membawa nama institusi kampus.

“Jangan campuradukkan antara kepentingan pendapat pribadi apalagi yang punya risiko. Karena dengan melibatkan institusi untuk hal yang sangat berisiko itu berarti yang bertanggung jawab juga semuanya,” ucapnya.

Ke depan, rektorat berkomitmen jika kampus tidak akan memberikan batasan kepada mahasiswanya untuk bersikap kritis. Asal menggunakan bahasa yang sesuai dengan koridor akademis dan tidak membawa nama institusi.

Baca Juga: Chery Siapkan Strategi Masuk Pasar Indonesia dengan Fokus MPV untuk Saingi Produk Jepang

“Tidak ada maksud untuk membatasi atau apa pun. Yang saya dengar dari Pak Dekan sesungguhnya persoalannya kan di satu saja. Kalau ada pendapat-pendapat yang sifatnya pribadi dan apalagi sifatnya sangat-sangat sensitif,” ujarnya.

Namun, Nasih meminta kepada mahasiswanya agar tidak membawa nama kampus Universitas Airlangga Surabaya jika melakukan kritikan yang bersifat individu.

“Mau ngomong apa saja tapi gunakanlah saluran-saluran yang semestinya, cara-cara yang semestinya. Jadi ngomong apa pun, mau misuh, mau apa-apa, sepanjang dia menggunakan saluran pribadi itu urusan mereka. Bukan urusan kampus,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Izzatun Najibah

Editor: Dwi Lindawati

Tags: BEM FISIP Unair SurabayaBerita Kota Surabaya hari iniKarangan bunga viral Unair SurabayaKota Surabaya hari ini
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Sekolah terpencil di Sidoarjo.

Sekolah Terpencil di Sidoarjo Viral Disebut Tak Dapat Perhatian, Ini Penjelasan Dispendikbud

by Dwi Linda
20/07/2026 7:42 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Sidoarjo Netti Lastiningsih angkat bicara setelah kondisi sekolah terpencil...

Polije

Polije Siapkan Kampus 7 di Situbondo, Perluas Akses Pendidikan Vokasi

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 3:00 PM
0

SITUBONDO, Tugujatim.id - Politeknik Negeri Jember (Polije) bersama Pemerintah Kabupaten Situbondo bergegas mematangkan persiapan pembukaan Kampus 7 Polije di Kabupaten...

Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 12:53 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Sebanyak 6 mahasiswa vokasi dinonaktifkan sementara selama proses investigasi yang dilakukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan...

Mahasiswa UM.

Mahasiswa UM Kembangkan GS-PBL, Strategi Pembelajaran Berbasis Game Tingkatkan Kolaborasi Siswa

by Dwi Linda
19/07/2026 12:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) kembali menghadirkan inovasi di bidang pendidikan. Yonna Divanka Yuanvanelli, mahasiswa UM Program...

Next Post
Hari Sumpah Pemuda.

Hari Sumpah Pemuda Ke-96, Dua Pemuda Jember Sabet Penghargaan Tingkat Provinsi Jatim

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID