Remaja Difabel di Surabaya Diduga Dirudapaksa Tetangganya, Diimingi Kue dan Uang

Remaja Difabel di Surabaya Diduga Dirudapaksa Tetangganya, Diimingi Kue dan Uang

  • Bagikan
Ilustrasi.
Ilustrasi. (Foto: Pexels)

SURABAYA, Tugujatim.id – Seorang remaja difabel penyandang tuna rungu berisinial PI (14) di Surabaya menjadi korban kelakuan bejat tetangganya sendiri berinisial HA (45). PI diduga dirudapaksa oleh pelaku di kamarnya, Rabu (22/6/2022) dini hari.

Kerabat PI yakni NV, mengungkapkan kronologi pemerkosaan itu diketahui oleh Ibu PI yang terbangun pukul 00.30 WIB dan kaget melihat PI tidak ada di kamarnya.

“Anak ini sering bangun memang pukul 00.00 WIB, terus dia ke dapur dan makan. Setelah makan PI ini duduk-duduk di teras,” kata NV pada Jumat (24/6/2022).

Kemudian, ibu korban mengetahui anaknya dibujuk oleh tetangganya HA pergi ke rumahnya dan dirayu jika akan diberi kue dan uang.

Korban menerima bujukan HA hingga masuk ke dalam rumah tetangganya tersebut. Rumah HA berada tak jauh dari rumah PI dan ibunya.

Di waktu yang sama, ibu korban mencari anaknya sambil berkeliling di sekitar kampung hingga pukul 03.00 WIB, korban belum ditemukan. Lalu, dia melihat korban ke luar dari rumah  HA. Dia terkejut dan marah terhadap putrinya.

“Ibunya sempat mencari di sekitar kampung, sampai jam 3 pagi. Ibunya melihat korban keluar dari rumah terduga pelaku. Saat itu juga ibunya marah, karena anaknya keluar dari rumah tetangganya pagi dini hari,” jelasnya.

Lebih lanjut NV mengungkapkan, dari cerita korban kepada ibunya bahwa mengaku telah disetubuhi oleh tetangganya sendiri. Terkejut dengan pengakuan putrinya itu, sang ibu langsung mendatangi rumah HA. Namun, sayangnya pelaku tidak berada di rumah.

“Paginya, HA didatangi oleh warga, namun terduga pelaku sudah tidak ada di rumah sehingga kita ambil langkah hukum,” ungkap dia.

Saat ini, keluarga korban telah melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Surabaya, pada Rabu (22/6/2022) dengan tanda bukti lapor nomor TBL/B/695/VI/2022/SPKT/Polrestabes Surabaya/Polda Jawa Timur.

Saat dikonfirmasi, Kasubnit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya, Ipda Wulan, membenarkan adanya laporan itu. Saat ini korban tengah menjalani pemeriksaan di Mapolrestabes Surabaya.

“Iya benar, masih pemeriksaan,” kata Wulan.


Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

  • Bagikan