RS dan Safe House di Malang Makin Penuh, Mensos Janji Sumbang 10 Tenda Darurat

  • Bagikan
Dari kanan, Kasatreskrim Polres Malang AKP Donny Baralangi, Mensos Tri Rismaharini, dan Bupati Malang Muhammad Sanusi di Desa Kanigoro, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, Selasa (29/06/2021). (Foto: Rizal/Tugu Jatim)
Dari kanan, Kasatreskrim Polres Malang AKP Donny Baralangi, Mensos Tri Rismaharini, dan Bupati Malang Muhammad Sanusi di Desa Kanigoro, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, Selasa (29/06/2021). (Foto: Rizal/Tugu Jatim)

MALANG, Tugujatim.id – Bupati Malang, Muhammad Sanusi, mengatakan jika rumah-rumah sakit di Kabupaten Malang makin kewalahan untuk menampung pasien positif COVID-19.

“Untuk kondisi rumah sakit dan safe house saat ini tinggal 100 bed (tempat tidur), maka saya akan menaikkan jarah di masing-masing rumah sakit,” terangnya saat dikonfirmasi pada Selasa (29/06/2021).

Sanusi juga mengatakan bahwa 90 persen kapasitas seluruh rumah sakit sidah terisi 90 persen.

“Di semua rumah sakit sudah 90 persen terisi pasien Covid-19, safe house sudah penuh semua seperti di Kepanjen ada 130 tempat tidur sudah penuh,” sambungnya.

Namun, Pemkab Malang mengatakan akan menambah jumlah tempat tidur untuk mengantisipasi lonjakan pasien positif Covid-19.

“Kita ada 2.300 tempat tidur, kemarin 30 persen ada 600 sekian tempat tidur dan saya minta tambahan 10 persen sehingga ada tambahan 240 tempat tidur untuk cadangan,” tuturnya.

Baca Juga: Otoritas Jasa Keuangan Blokir Ribuan Pinjol – javasatu.com

Baca Juga: KMP Yunicee Tenggelam, 6 Jenazah Terevakuasi, 33 Selamat, 14 Hilang – kliktimes.com

Selain itu, Menteri Sosial, Tri Rismaharini mengatakan juga akan menyumbangkan 10 tenda untuk menampung pasien positif Covid-19.

“Ini dibantu Bu Risma ada 10 tenda yang bisa menampung 150 tempat tidur, per tendanya sekitar 15 tempat tidur. Ini nanti saya tempatkan di rumah-rumah sakit yang menangani COVID-19 seperti RS UMM, RSUD Kepanjen, RSUD Lawang, dan RS Wava,” imbuhnya.

Sementara itu, Risma mengatakan bahwa tenda-tenda tersebut akan segera dikirim ke Kabupaten Malang.

“Tenda COVID-19 Insyaallah nanti dikirim, yang di Solo sudah dikirim. Mudah-mudahan bisa segera sampai di sini. Kita sudah kirim di beberapa daerah lain seperti Ngawi, Solo, Bekasi. Kota juga lagi cek di daerah lain,” paparnya.

Terakhir, Risma berharap agar tenda-tenda tersebut tidak harus dipergunakan.

“Harapan saya tenda tersebut tidak perlu digunakan, karena kalau sampai digunakan artinya penyebaran Covid-19 di sini mengalami peningkatan. Kam harapan kita tidak terjadi lonjakan itu,” pungkasnya.

  • Bagikan