Salah Satu ABK KRI Nanggala-402 Merupakan Warga Bojonegoro, Bupati Kunjungi Rumah Keluarga - Tugujatim.id

Salah Satu ABK KRI Nanggala-402 Merupakan Warga Bojonegoro, Bupati Kunjungi Rumah Keluarga

  • Bagikan
Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah saat mengunjungi rumah Kopda Mes Khoirul Faizin (36) yang menjadi korban tenggelamnya KRI Nanggala. (Foto: Dokumen/Kominfo Bojonegoro)

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Salah satu anak buah kapal (ABK) KRI Nanggala-402 yang saat ini ditanyatakan tenggelam di perairan Bali merupakan warga Bojonegoro. Ia adalah Kopda Mes Khoirul Faizin (36). Musibah tersebut banyak mengundang simpati masyarakat, termasuk Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah, yang melakukan kunjungan ke rumah yang bersangkutan, Minggu (25/04/2021).

Ia datang dan memberikan dukungan morel kepada istri dan anak Khoirul Faizin. Seperti diketahui, Kapal Selam KRI Nanggala-402 dinyatakan hilang kontak di titik 60 kilometer perairan utara pulau Bali pada, Rabu (21/04/2021) saat latihan gabungan penembakan torpedo dan rudal TNI-AL.

Kapal selam KRI Nanggala 402 buatan Jerman saat persiapan melaksanakan operasi siaga tempur perbatasan (Trisula) tahun 2017 di Ambon. (Foto: Dokumen/TNI AL)
Kapal selam KRI Nanggala 402 buatan Jerman saat persiapan melaksanakan operasi siaga tempur perbatasan (Trisula) tahun 2017 di Ambon. (Foto: Dokumen/TNI AL)

Khoirul Faizin merupakan warga Desa Ngraseh Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro. Tenggelamnya kapal KRI Nanggala menyisakan kesedihan mendalam bagi istrinya, Alfiatus Zuhria (35) dan keluarganya.

Selain itu, Anna Muawanah juga datang untuk mendoakan agar Khorirul Faizin beserta awak KRI Nanggala-402 lainnya segera ditemukan dengan selamat.

“Kami turut berempati terhadap keluarga Bapak Faizin atas kabar hilangnya kontak kapal Selam KRI Nanggala-402 yang membawa sejumlah 53 prajurit TNI-AL saat latihan gabungan penembakan torpedo dan rudal,” ungkap Bupati Bojonegoro, Anna Muawannah.

Bupati juga meminta kepada seluruh warga Bojonegoro agar senantiasa turut mendoakan 53 prajurit TNI-AL yang dinyatakan hilang kontak di titik 60 kilometer perairan utara pulau Bali. Agar bisa kembali pulang dengan selamat karena keluarga sudah menanti.

  • Bagikan