Sambut HUT Ke-76 RI, Polres dan PPDI Bojonegoro Gelar Vaksinasi untuk Difabel - Tugujatim.id

Sambut HUT Ke-76 RI, Polres dan PPDI Bojonegoro Gelar Vaksinasi untuk Difabel

  • Bagikan
Polres Bojonegoro tampak melayani para disabilitas saat vaksinasi Covid-19 pada Selasa (10/08/2021). (Foto: Dokumen PPDI Bojonegoro/Tugu Jatim)
Polres Bojonegoro tampak melayani para disabilitas saat vaksinasi Covid-19 pada Selasa (10/08/2021). (Foto: Dokumen PPDI Bojonegoro)

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Vaksinasi Covid-19 telah menyasar kalangan difabel, kali ini
Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) bekerja sama dengan Polres dan Dinsos Bojonegoro melakukan vaksinasi Covid-19 pada Selasa (10/08/2021) untuk menyambut HUT ke-76 RI.

Sekretaris 1 PPDI Bojonegoro Roni Setyanto mengatakan, sebanyak 53 difabel ada sebagian yang dijemput langsung oleh polres untuk vaksinasi, dan ada pula beberapa yang datang secara mandiri di Polres Bojonegoro.

“Ada beberapa dari mereka yang menggunakan sistem jemput bola. Jadi, petugas polres yang mendatangi mereka dan diajak untuk vaksinasi,” kata Roni saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (10/08/2021).

Roni menambahkan, ada kurang lebih 9.000 difabel di Kabupaten Bojonegoro. Tidak semua melakukan vaksinasi di Polres Bojonegoro karena ada yang melaksanakannya di puskesmas masing-masing kecamatan.

“Nggak semua ikut vaksinasi hari ini karena dari polres hanya memberi kuota 50 orang. Untuk difabel lainnya juga bisa melakukan vaksinasi di puskesmas,” tuturnya.

Sebanyak 53 difabel yang mengikuti vaksinasi di polres, ada sebagian yang tidak lolos pada tahap screening. Roni mengatakan, penyebabnya ada yang memiliki tekanan darah tinggi dan penyakit bawaan lainnya.

Polres Bojonegoro memberikan pengarahan sebelum vaksinasi untuk para disabilitas diberikan pada Selasa (10/08/2021). (Foto: Dokumen PPDI Bojonegoro/Tugu Jatim)
Polres Bojonegoro memberikan pengarahan sebelum vaksinasi untuk para disabilitas diberikan pada Selasa (10/08/2021). (Foto: Dokumen PPDI Bojonegoro)

“Tidak semua lolos tahap screening saat vaksinasi tadi, ada beberapa yang takut sehingga tekanan darahnya tinggi saat dicek. Ada pula dari mereka yang mempunyai penyakit bawaan sehingga tidak dapat melakukan vaksinasi,” jelasnya.

Untuk jenis vaksinnya yaitu sinovac dengan dua kali dosis penyuntikan. Sedangkan untuk vaksinasi kedua, para difabel bisa datang ke berbagai faskes maupun jemput bola.

Roni berharap setelah pelaksanaan vaksinasi ini, penyandang difabel selalu diberi kesehatan dan terhindar dari virus Covid-19.

“Semoga beberapa penyandang difabel yang takut vaksinasi, nantinya bisa ikut,” ujarnya.

  • Bagikan