Saya Orang Beruntung, Menyesal Berburuk Sangka

  • Bagikan
Penulis (kanan) bersama suaminya, Serka Eko Susilo dan dua orang anaknya. (Foto: Dokumen)

Oleh Ernawati*

Tugujatim.id – Saya termasuk salah seorang yang  beruntung karena bisa mengenal dan berkomunikasi langsung sama Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana. Apalagi jika dilihat dari profesi saya yang hanya sebagai guru honorer di salah satu sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Keberuntungan itu dimulai saat saya bertatap muka langsung dengan Dr Aqua pada Rabu, 10 Juli 2019 lalu. Waktu itu bapak dari Alira Vania Putri Dwipayana dan Savero Karamiveta Dwipayana ini memberikan Sharing Komunikasi dan Motivasi di Yon Bek Ang 2 Kostrad Malang. Saya hadir sebagai peserta.

Suami saya Serka Eko Susilo yang menjabat sebagai Bamin Kompi Pembekalan Yon Bek Ang 2 Kostrad Malang yang menginfokan acara tersebut dan meminta saya hadir. Selain saya banyak anggota Persit lainnya yang datang. Total pesertanya ratusan orang.

Penulis bersama rekan dan murid-muridnya di PAUD Raudhlatul Athfal Sunan Giri Desa Tangkilsari, Tajinan, Kabupaten Malang. (Foto: Dokumen) tugu jatim
Penulis bersama rekan dan murid-muridnya di PAUD Raudhlatul Athfal Sunan Giri Desa Tangkilsari, Tajinan, Kabupaten Malang. (Foto: Dokumen)

Kegiatan Sharing Komunikasi dan Motivasi dengan pembicara tunggal Dr Aqua itu merupakan program Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad Bapak Mayjen TNI Tri Yuniarto. Beliau meminta Pak Aqua datang ke semua satuan di bawah Divisi Infanteri 2 Kostrad yang tersebar di Jawa Timur dan Jawa Tengah untuk memotivasi para prajurit dan istrinya.

Selama acara berlangsung saya menyimak semua yang disampaikan Dr Aqua. Saya kagum pada motivator ulung yang telah memotivasi ratusan ribu orang di seluruh Indonesia dan puluhan negara itu.

Saat acara itu saya mendapat satu dari buku “super best seller” Trilogi The Power of silaturahim. Judulnya “The Power of Silaturahim: Rahasia Sukses Menjalin Komunikasi”. Juga buku “Produktif Sampai Mati”.

Ketika itu dalam benak saya, mungkin pertemuan tersebut yang terakhir dengan Dr Aqua. Cukup sampai di situ saja. Apalagi saya tahu beliau sangat sibuk dan temannya banyak sekali.

Dugaan saya ternyata salah. Tuhan memberikan kesempatan kepada saya untuk dapat berkomunikasi dengan Dr Aqua. Terutama setelah saya bergabung dengan Komunitas Komunikasi Jari Tangan.

Setiap hari saya membaca tulisan yang beliau bagikan kepada ribuan orang termasuk saya. Semuanya saya baca sampai tuntas sambil memahami artinya dan mengambil hikmahnya.

Banyak pelajaran yang saya peroleh. Diantaranya tahu pengalaman orang-orang hebat. Semampu diri, saya amalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Sempat Kaget

Memang benar yang diajarkan Dr Aqua bahwa keikhlasan itu membuat kehidupan kita semakin tenang dalam menghadapi semua cobaan dari Tuhan. Terasa ada tempat mengadu dan menyandarkan diri saat penat.

Saya semakin percaya dan mengerti betapa pentingnya berbagi pada sesama dengan ikhlas. Juga selalu memudahkan urusan orang lain saat mereka membutuhkan bantuan kita.

Dengan membaca tulisan-tulisan yang dikirimkan Dr Aqua termasuk yang dimuat di Tugu Media Group, tugumalang.id, kumparan.com/tugumalang, dan tugujatim.id, saya berpikir dalam hati apakah memang liputan itu hanya buat orang-orang penting termasuk para pejabat dan pemilik gelar yang tinggi. Apakah orang kecil seperti saya bisa dimuat di media-media itu.

Waktu itu saya menilai Dr Aqua hanya berteman dengan mereka yang memang orang-orang hebat dan sudah terkenal. Saya berburuk sangka atau suudzon pada mantan wartawan harian Jawa Pos ini.

Terkait itu, karena penasaran, saya sampai mengajukan pertanyaan kepada doktor Komunikasi dari Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran Bandung itu. “Pak Aqua mohon maaf apakah saya boleh bertanya? Untuk dimuat jadi berita tugumalang.id seperti itu apa memang harus orang yang memiliki jabatan penting saja? Dalam artian memang hanya untuk para pejabat?”

Pada Minggu sore, 18 Juli 2021 lalu lewat WA saya secara tidak sengaja bercerita kepada Dr Aqua bahwa saya beberapa bulan lalu sakit yang menunjukkan gejala Covid-19. Cerita saya itupun mengalir begitu saja dan saya sudah lupa dengan semua yang saya sampaikan.

Beberapa hari kemudian, seorang wartawan Tugu Media Group menghubungi saya untuk wawancara mengenai pengalaman saya saat terpapar Covid-19. Saya sempat kaget, dari mana wartawan tersebut bisa mendapatkan nomer WA saya. Sempat penasaran.

Belakangan saya baru tahu bahwa wartawan itu langsung dapat tugas dari CEO Tugu Media Group Mas Irham Thoriq untuk mewawancarai saya. Dalam hati saya baru sadar: ini pasti atas bantuan Dr Aqua Dwipayana.

Atas kejadian ini, seketika saya langsung sadar. Semua yang saya pikirkan tentang Dr Aqua selama ini salah. Saya berpikiran penulis banyak buku “super best seller” itu hanya perhatian pada teman-temannya yang sudah beliau kenal akrab. Orang-orang penting yang memiliki jabatan.

Ternyata beliau peduli dan selalu memberikan semangat pada saya yang hanya seorang guru PAUD. Saya banyak mengenal beliau melalui tulisan di  Komunitas Komunikasi Jari Tangan.

Melanjutkan Kuliah

 Penulis (baju pink) usai menyabet 4 kali juara 1 menyanyi vokal solo dan duet di kesatuannya.(Foto: Dokumen)

Penulis (baju pink) usai menyabet 4 kali juara 1 menyanyi vokal solo dan duet di kesatuannya.(Foto: Dokumen)

Saya menyesal sekali telah berburuk sangka pada Dr Aqua. Ini merupakan pelajaran dan pengalaman berharga buat saya. Jangan pernah menuduh negatif seseorang apabila tidak mengenal orang itu secara utuh.

Saya sangat bersyukur dan bahagia sekali. Baru kali ini saya diliput media dan sekaligus dimuat di tiga media. Ketiga media itu adalah milik Tugu Media Group: tugumalang.id, kumparan.com/tugumalang, dan tugujatim.id. Media-media yang sangat kredibel dan berpengaruh.

Saya sadar sekali bahwa itu terjadi karena bantuan Dr Aqua. Beliaulah yang mengkomunikasikan tentang saya kepada Mas Thoriq.

Ternyata yang semula saya pikirkan tidak bakal terjadi, akhirnya menjadi kenyataan. Itu terealisasi lewat orang-orang terbaik pilihan TUHAN.

Selain selalu amanah dalam mengajar, Dr Aqua memberikan motivasi kepada saya agar melanjutkan kuliah untuk meraih semua yang saya cita-citakan. Juga disampaikannya salah satu upaya mengubah kehidupan adalah dengan menyelesaikan pendidikan setinggi mungkin hingga program studi S3 atau doktoral.

Selama ini saya banyak belajar dari Dr Aqua. Terus berusaha secara maksimal menjadi orang yang bermanfaat buat banyak orang. Di samping konsisten untuk rajin berbagi dengan orang lain.

Banyak ilmu yang saya dapat selama mengenal Dr Aqua. Nasihat yang juga konsisten dilaksanakannya adalah rajin belajar termasuk rutin membaca, rendah hati, terus menjaga silaturahim dengan siapapun, dan selalu berbagi dengan ikhlas.

Semua pelajaran yang saya dapatkan dari Dr Aqua, secara bertahap akan saya sampaikan kepada dua permata hati saya:
Rendyanzah Eko Fatur dan Amira Nabila Kirana. Pasti sangat bermanfaat buat mereka.

Semoga Dr Aqua sekeluarga selalu diberikan kekuatan, kesehatan, kebahagiaan, dan umur panjang yang berkah agar dapat terus-menerus membahagiakan orang lain dan berbagi dengan orang-orang yang membutuhkan mereka. Aamiin ya robbal aalamiin…

Malang, 23 Juli 2021

 

*Penulis adalah Guru PAUD Raudhlatul Athfal Sunan Giri Desa Tangkilsari, Tajinan, Kabupaten Malang

 

 

  • Bagikan