MALANG, Tugujatim.id – Sayuran hasil panen raya di lahan asimilasi Lapas Kelas I Malang bakal dikirim untuk membantu korban bencana alam di Sumatra. Hal ini usai warga binaan atau narapidana Lapas Malang panen raya serentak nasional pada Kamis (15/01/2026).
Untuk diketahui, Lapas Kelas I Malang memiliki sarana asimilasi bernama SAE LSIMA. Program pembinaan kemandirian ada berbagai bidang. Salah satunya di bidang pertanian.
Baca Juga: 21 Napi Lapas Kelas I Malang Lolos Sidang TPP, Dukung Ketahanan Pangan Jalankan Program Asimilasi
Rinciannya, para napi memanen 1 kuintal kacang hijau sebagai hasil awal dari lahan yang sedang memasuki masa panen. Mereka juga memiliki komoditas kacang tanah di atas lahan seluas 1 hektare dengan estimasi hasil panen mencapai 9 ton.
Perkiraan, proses panen di lahan asimilasi sektor pertanian Lapas Kelas I Malang itu akan berlangsung hingga 20 Januari 2026.

Kepala Lapas Kelas I Malang Teguh Pamuji mengapresiasi para napi aktif dalam panen raya di SAE LSIMA.
“Tidak hanya wujud pembinaan kemandirian warga binaan, kegiatannya juga bentuk kepedulian sosial pemasyarakatan terhadap sesama,” ujarnya.
Baca Juga: Rayakan Natal 2025, Puluhan Napi Lapas Kelas I Malang Dapat “Kado” Remisi
Menariknya, Teguh menekankan, seluruh hasil panen Lapas Malang akan disalurkan untuk membantu korban bencana alam Sumatra.
“Seluruh hasil panen, baik dalam bentuk bahan pangan maupun hasil pendapatan panen, dikumpulkan ke pusat dan akan disalurkan untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang dilanda bencana alam di Sumatra,” ucapnya.
Dia berharap hasil panen bermanfaat nyata dan program pembinaan kemandirian warga binaan terus berjalan optimal, berkelanjutan, dan berdampak positif bagi masyarakat luas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: M. Sholeh
Editor: Dwi Lindawati








