• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Gereja Katolik Santo Yusup

Gereja Katolik Santo Yusup Jember memiliki gaya seni bangunan gothic khas era kolonial Belanda. (Foto: parokijember.com)

Sejarah Gereja Katolik Santo Yusup Jember dengan Bangunan Gaya Seni Gothic Khas Era Kolonial Belanda

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
1 year ago
in Featured
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Gereja Katolik Santo Yusup Jember tidak hanya menyimpan nilai keagamaan yang tinggi, tetapi juga menjadi saksi bisu perjalanan sejarah dan kebudayaan era kolonial Belanda.

Dengan gaya arsitektur Gothic yang khas, gereja ini menarik minat wisatawan dan penikmat sejarah serta seni bangunan. Itu tidak terlepas dari kedatangan orang-orang Belanda di awal abad ke-20, menjadikan Jember sebagai lokasi strategis untuk mengembangkan kegiatan ekonomi.

You might also like

Malang

Kakao Malang Diam-Diam Punya Varietas Premium Langka

29/05/2026 7:00 AM
Ledakan balon udara.

Sosok Korban MD Ledakan Balon Udara Blitar di Mata Keluarga, Dikenal Pekerja Keras dan Pulang Kampung Melepas Rindu

27/05/2026 8:08 PM

Dilansir dari ppid.jemberkab.go.id, orang-orang belanda yang mayoritas menganut agama Katolik, merasa perlu mendirikan tempat ibadah. Berangkat dari kebutuhan itu, pada 17 Juli 1927 didirikanlah Gereja Katolik Santo Yusup sebagai pusat peribadatan bagi umat Katolik di wilayah tersebut.

BACA JUGA: Telusur Keunikan Natal: Gereja di Jember Gunakan Alkitab Berbahasa Madura Sejak Puluhan Tahun Lalu

“Akhirnya mereka membangun sebuah gereja untuk beribadah,” dikutip Tugujatim.id di laman ppid.jemberkab.go.id pada Jumat (14/2/2025).

Proses pembangunan dimulai dengan peletakan batu pertama oleh Pastor Clemens van der Pas O.Carm. Setahun kemudian, tepatnya pada 4 Juni 1928, gereja ini diresmikan dan diberkati oleh Mgr.

Clemens van der Pas O.Carm, yang kemudian diangkat sebagai Uskup Malang. Seiring waktu, bangunan gereja mengalami beberapa kali pembaruan; renovasi pertama dilaksanakan pada tahun 1974, diikuti oleh pembaruan pada tahun 1990, 2007, dan yang terakhir pada tahun 2018.

Pada pembaruan kali ini, desain gereja kembali mengusung gaya arsitektur Gothic yang mengingatkan pada tampilan aslinya saat pertama kali dibangun.

Selain keunikan gaya bangunan, gereja ini juga dilengkapi dengan patung-patung dua belas rasul Yesus yang terletak di sisi bangunan, menambah nilai artistik dan historisnya.

Dengan segala keistimewaan tersebut, Gereja Katolik Santo Yusup telah menjadi salah satu ikon wisata bersejarah di Jember yang menarik perhatian banyak pengunjung.

BACA JUGA: 5 Destinasi Wisata Sejarah di Jember, Alternatif Berlibur dan Belajar Masa Lalu Bersama Anak

Gereja Katolik Santo Yusup di Jember merupakan saksi sejarah yang kaya akan nilai-nilai keagamaan dan budaya. Berdiri sejak tahun 1927, bangunan ini telah melalui berbagai fase renovasi yang menjaga keaslian arsitektur Gothic khas era kolonial Belanda.

Dengan keindahan desain dan nilai historisnya, gereja ini tidak hanya menjadi tempat ibadah tetapi juga destinasi wisata yang mengajak kita untuk menelusuri jejak sejarah masa lalu.

Jika Anda berkunjung ke Jember, jangan lewatkan kesempatan untuk mengagumi keindahan dan keunikan Gereja Katolik Santo Yusup, simbol harmoni antara sejarah dan seni.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter : Diki Febrianto

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: berita jemberGereja di JemberJemberKabupaten JemberSejarah GerejaSejarah Gereja KatolikSejarah Jember
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Malang

Kakao Malang Diam-Diam Punya Varietas Premium Langka

by Mochamad Abdurrochim
29/05/2026 7:00 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabupaten Malang ternyata tidak hanya dikenal lewat sektor pertanian hortikultura maupun wisata alam. Di balik hamparan kebun...

Ledakan balon udara.

Sosok Korban MD Ledakan Balon Udara Blitar di Mata Keluarga, Dikenal Pekerja Keras dan Pulang Kampung Melepas Rindu

by Dwi Linda
27/05/2026 8:08 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Duka mendalam menyelimuti sebuah rumah sederhana di Desa Tambakan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, menyusul insiden ledakan balon...

Biya Agus.

Biya Agus, Magister Fisika yang Viral di TikTok Berkat Pembahasan soal Rezeki bersama Chatour Travel

by Dwi Linda
19/05/2026 4:41 PM
0

GRESIK, Tugujatim.id - Senin malam (18/05/2026), H Agus Rahman MPd atau yang populer dengan nama Biya Agus Chatour Gresik, sesenggukan...

Mie Cendana.

Atika C. Larasati, Owner Mie Cendana Viral di Malang Kolaborasi Unik bareng Pelaku UMKM Lokal Perempuan

by Dwi Linda
01/05/2026 7:27 PM
0

MALANG, Tugujatim.id - Siapa sih yang nggak mengenal Mie Cendana sebagai salah satu kuliner viral dari Malang, Jawa Timur? Bahkan,...

Next Post
iPhone SE 4.

iPhone SE 4 Meluncur 19 Februari 2025? Yuk Simak Kelebihan dan Kekurangan Dibanding iPhone 14!

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID