• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Sejarah halalbihalal. (Foto: Pexels/Tugu Jatim)

Ilustrasi halalbihalal saat Lebaran Idul Fitri. (Foto: Pexels)

Sejarah Halalbihalal Pertama di Era Presiden Sukarno, Damaikan Konflik Elite Politik hingga Jadi Tradisi di Indonesia

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Momen halalbihalal adalah hal yang paling dinanti masyarakat usai menjalankan ibadah puasa Ramadhan selama sebulan. Tapi, tahukah Anda dari mana sejarah halalbihalal dilakukan hingga menjadi tradisi di Indonesia?

Ya, tradisi halalbihalal di Indonesia biasanya dilakukan dengan cara berkumpul bersama dan saling bermaaf-maafan, baik antara keluarga besar, antar teman kerja, antar organisasi, hingga lingkup instansi negeri maupun swasta. Namun, istilah ini ternyata bukanlah berasal dari tradisi Arab, tapi tradisi asli masyarakat Indonesia pada saat Lebaran Idul Fitri lho. Kok bisa ya?

You might also like

Sekolah terpencil di Sidoarjo.

Sekolah Terpencil di Sidoarjo Viral Disebut Tak Dapat Perhatian, Ini Penjelasan Dispendikbud

20/07/2026 7:42 PM
Polije

Polije Siapkan Kampus 7 di Situbondo, Perluas Akses Pendidikan Vokasi

20/07/2026 3:00 PM

Sejarah halalbihalal itu kali pertama dilakukan di era Presiden Sukarno. Istilah ini dicetuskan langsung KH Abdul Wahab Chasbullah yang notabene juga perintis organisasi Nahdlatul Ulama (NU).

Dikutip dari laman NU.or.id, sejarah kemunculan tradisi halalbihalal terjadi pada 1948. Saat itu Indonesia sedang dilanda konflik politik dan jadi ancaman disintegrasi bangsa pasca kemerdekaan.

Selain pertengkaran di kalangan elite politik yang tidak satu visi, bermunculan pula berbagai pemberontakan seperti DI/TII dan PKI di Madiun. Prihatin dengan kondisi tersebut, Presiden Sukarno meminta saran dan memanggil KH Wahab Chasbullah ke Istana Negara pada pertengahan Ramadhan tahun 1948.

KH Wahab menyarankan Bung Karno agar melakukan silaturahmi dengan para elite politik saat Hari Raya Idul Fitri. Namun, Bung Karno menganggap bahwa istilah silaturahmi terlalu biasa.

“Silaturahmi kan sudah biasa, saya ingin istilah lainnya,” kata Bung Karno dikutip dari NU.or.id.

Di situlah muncul ide dari Kiai Wahab untuk mengganti istilah silaturahmi dengan halalbihalal.

“Para elite politik tidak mau bersatu karena saling menyalahkan. Itu kan dosa dan haram. Supaya tidak punya dosa, jadi harus dihalalkan, saling memaafkan. Jadi, kami pakai istilah ‘halalbihalal,” ucap Kiai Wahab saat menjelaskan sejarah halalbihalal.

Semenjak itu, seluruh instansi pemerintah di era Presiden Bung Karno menggelar halalbihalal setelah Lebaran. Tradisi ini juga disebarkan Kiai Wahab Chasbullah kepada kalangan umat Islam di Jawa sehingga diikuti masyarakat luas.

Hingga kini, tradisi itu sudah menjadi budaya turun-temurun di Indonesia untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri. So, gimana tahu kan sejarahnya halalbihalal yang selalu dilakukan masyarakat? Apa Anda baru tahu soal sejarah ini?

 

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: Ajang halalbihalalBung KarnoHalalbihalalKH Abdul Wahab ChasbullahKH Abdul Wahab Chasbullah pencetus istilah halalbihalalPresiden SoekarnoPresiden SukarnoSejarah halalbihalalSejarah istilah halalbihalalSejarah istilah halalbihalal di era Presiden SukarnoSejarah istilah halalbihalal era Presiden Soekarno
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Sekolah terpencil di Sidoarjo.

Sekolah Terpencil di Sidoarjo Viral Disebut Tak Dapat Perhatian, Ini Penjelasan Dispendikbud

by Dwi Linda
20/07/2026 7:42 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Sidoarjo Netti Lastiningsih angkat bicara setelah kondisi sekolah terpencil...

Polije

Polije Siapkan Kampus 7 di Situbondo, Perluas Akses Pendidikan Vokasi

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 3:00 PM
0

SITUBONDO, Tugujatim.id - Politeknik Negeri Jember (Polije) bersama Pemerintah Kabupaten Situbondo bergegas mematangkan persiapan pembukaan Kampus 7 Polije di Kabupaten...

Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 12:53 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Sebanyak 6 mahasiswa vokasi dinonaktifkan sementara selama proses investigasi yang dilakukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan...

Mahasiswa UM.

Mahasiswa UM Kembangkan GS-PBL, Strategi Pembelajaran Berbasis Game Tingkatkan Kolaborasi Siswa

by Dwi Linda
19/07/2026 12:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) kembali menghadirkan inovasi di bidang pendidikan. Yonna Divanka Yuanvanelli, mahasiswa UM Program...

Next Post
8 Tips Make Up Tahan Lama saat Lebaran

8 Tips Make Up Tahan Lama saat Lebaran

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID