Tugujatim.id – Setiap tanggal 5 Desember, dunia merayakan Hari Relawan Dunia atau International Volunteer Day. Adanya momen ini adalah untuk mengakui dan menghormati kontribusi tidak ternilai oleh para relawan di seluruh dunia untuk perdamaian, pembangunan berkelanjutan, dan kemanusiaan.
Ide Hari Relawan Dunia ini datang dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Pada 17 Desember 1985 silam, melalui Resolusi A/RES/40/212, Majelis Umum PBB resmi menetapkan 5 Desember sebagai hari peringatan tersebut. Peringatan ini bertujuan mendorong pemerintah di dunia untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya layanan relawan dan mendorong lebih banyak orang untuk ikut berpartisipasi.
Baca Juga: PMI Jember Terjunkan Dua Relawan Bantu Korban Bencana Sumatera
Sejak saat itu, perayaan Hari Relawan Dunia menjadi kesempatan di seluruh dunia untuk menyoroti peran relawan di berbagai bidang, mulai soal penanggulangan bencana, kesehatan, pendidikan, hingga isu lingkungan dan hak asasi manusia.
Sementara itu, menjadi seorang relawan bukan hanya bermanfaat bagi komunitas yang dibantu, namun juga menawarkan sejumlah keuntungan bagi individu yang terlibat.
Relawan Asah Skill Baru
Keuntungan yang dimaksud di antaranya menjadi medium pengembangan keterampilan. Kegiatan relawan sering kali memaksa seseorang untuk mengasah keterampilan baru (seperti kepemimpinan, komunikasi, atau teamwork) dan menerapkan keterampilan yang dipunyai dalam lingkungan non-profesional. Kondisi ini bisa menjadi aset berharga untuk karir dan kehidupan pribadi.
Lalu, keuntungan lainnya adalah peningkatan kesehatan mental. Maksudnya, dengan mengikuti kegiatan non profit, ternyata bisa berdampak untuk mengurangi stres, melawan depresi, dan meningkatkan rasa bahagia. Tindakan altruistik ini juga memberikan tujuan yang kuat serta kepuasan diri.
Selain itu, menjadi relawan juga berguna untuk perluasan jaringan. Seorang relawan akan bertemu dan bekerja sama dengan beragam orang dari berbagai latar belakang yang memiliki semangat dan nilai yang sama. Kondisi ini bisa menjadi peluang emas untuk membangun hubungan profesional dan pertemanan yang bermakna.
Seorang relawan juga bisa memahami isu sosial yang sedang berkembang. Artinya, seorang relawan bisa mendapatkan pandangan langsung tentang tantangan dan isu yang dihadapi sebuah komunitas atau dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Dwi Lindawati








