Sekolah di Tuban Mulai Jalani Pembelajaran Tatap Muka, Ramadhan Fokus Kegiatan Keagamaan - Tugujatim.id

Sekolah di Tuban Mulai Jalani Pembelajaran Tatap Muka, Ramadhan Fokus Kegiatan Keagamaan

  • Bagikan
Proses kegiatan pondok Ramadhan di sekolah di Tuban yang telah menggunakan sistem tatap muka. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)
Proses kegiatan pondok Ramadhan di sekolah di Tuban yang telah menggunakan sistem tatap muka. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

TUBAN, Tugujatim.id – Sejumlah sekolah di masing-masing tingkatan di Kabupaten Tuban mulai pembelajaran tatap muka. Kendati baru sekedar uji coba, namun para siswa tampak antusias mengikuti pembelajaran ini.

Bagaimana tidak, hampir setahun lebih, sekolah dengan bertemu langsung belum diperbolehkan dengan alasan untuk pencegahan penyebaran Covid-19.

Seperti halnya di Madrasah Aliyah (MA) Ash Shomadiyah, Tuban ini. Sekolah yang beralamat di Jalan KH Agus Salim no. 44 ini, sudah memasukan anak didiknya untuk agenda pondok Ramadhan di mana lebih fokus pada kegiatan keagamaan seperti mengaji kitab kuning.

Bahkan, klaim pihak sekolah kegiatan belajar mengajar akan dilakukan sejak Juli 2020. Meski demikian, pihaknya menyatakan tetap mengedepankan protokol kesehatan.

“Di semester 1 sudah masuk. Namun hanya beberapa jam saja. Mulai pukul 8-11. Untuk semester II ditambah masanya. Dari jam 8 hingga 13.00 WIB,” kata Kepala MA Ash Shomadiyah Tuban, Riza Shalihuddin Habibi kepada Tugu Jatim, Selasa (20/4/2021).

Proses kegiatan pondok Ramadhan di sekolah di Tuban yang telah menggunakan sistem tatap muka. Rencananya sekolah tatap muka dilakukan pada tahun ajaran baru mendatang. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)
Proses kegiatan pondok Ramadhan di sekolah di Tuban yang telah menggunakan sistem tatap muka. Rencananya sekolah tatap muka dilakukan pada tahun ajaran baru mendatang. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Pria yang akrab dipanggil Gus Riza ini menambahkan. Meskipun sudah masuk lebih awal. Sampai hari ini belum ada kasus terkonfirmasi dari kegiatan yang dilakukan. Sebab penerapan protokol kesehatan sangat ketat.

“Siswa masuk harus cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, kemudian kita cek suhunya, dan pastinya menggunakan masker saat kegiatan,” ungkapnya.

Pengajian secara virtual pun juga dilakukan, hal tersebut untuk memberikan fasilitas bagi siswa yang belum bisa bergabung ke sekolah. Jadi, siswa bisa mengikuti pengajian kitab meskipun dari rumah.

“Ini juga ikhtiar kita dalam pengedaljan Covid-19,” terang pria yang juga menjadi Pengasuh di Ponpes Ash Shomadiyah ini.

Sementara itu, Imam Syafii satu di antara siswa dari Madrasah ini mengatakan pihaknya senang bisa bertema dewan guru dan teman-teman. Meski dalam keterbatasan tidak boleh diberkerumun dan dengan waktu singkat. Pihaknya bisa menikmatinya.

“Ini juga hasil kesepakatan orang tua walu kita. Dari pada diluar hanya bermain gaway saja. Walapun memang mengerjakan tugas. Tapi setidaknya kalau sekolah masuk kita ada kegiatan,” sambungnya.

Sebatas diketahui, Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban mengeluarkan surat pelaksanaan pembelajaran Tatap muka terbatas. Pemkab Tuban mengizin kegiatan ini dengan berdasarkan ceklist kesiapan Satuan Pendidikan melaksanakan pembelajaran di tengah pandemi Covid-19.

  • Bagikan