MOJOKERTO, Tugujatim.id – Sejarah utuh tentang Bung Karno dan upaya De-Soekarnoisasi menjadi perhatian utama Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasionalis Indonesia (GMNI) Mojokerto Raya.Topik tersebut terselip di sela giat seminar kebangsaan Bulan Bung Karno yang digelar oleh GMNI Mojokerto Raya.
Seminar mengusung tema Gerakan Pemuda melalui Pancasila sebagai Pedoman Membangun Bangsa di Grha Nuswantara lantai I Universitas Islam Majapahit (Unim) Mojokerto, Senin (30/06/2025) kemarin.
Ketua DPC GMNI Mojokerto Raya, Mohammad Thohir mengatakan bahwa De-Soekarnoisasi merupakan sebuah upaya penghilangan peran maupun warisan Soekarno dalam sejarah bangsa Indonesia. Menurut Thohir, upaya tersebut perlu mendapat perhatian inklusif, termasuk dari berbagai organisasi ekstra kampus lainnya.
“Perlu teman-teman mahasiswa faham juga soal adanya De-Soekarnoisasi ini. Soal arah gerak GMNI Mojokerto Raya tentu melibatkan kawan-kawan organisasi lain. Artinya De-Soekarnoisasi ini tentang upaya penyelewengan terhadap peristiwa 1 Juni yang menimbulkan banyak pertanyaan bagi kalangan yang belum tahu,” kata Thohir, Selasa (01/07/2025).
Masih soal Bung Karno, Thohir melanjutkan bahwa pihaknya memberi apresiasi terhadap dibangunnya Galeri Soekarno Kecil oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto beberapa waktu lalu. Galeri yang diresmikan oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon tersebut berlokasi di SDN Purwotengah Kota Mojokerto. “Kami apresiasi itu,” tandasnya.
Meski demikian, peran publik termasuk mahasiswa perlu perhatian Pemkot Mojokerto, terutama berkaitan dengan sejarah Soekarno kecil. Sebab, sejarah dengan muatan edukatif butuh dibingkai lebih baik lagi agar dikenal masyarakat secara luas.
“Jadi peran publik yang luas, termasuk mahasiswa, sangat penting, agar sejarah bisa utuh dipahami dan tidak kabur,” tegas Thohir.
Sebagai informasi, DPC GMNI Mojokerto Raya melangsungkan seminar kebangsaan dengan tema Gerakan Pemuda melalui Pancasila sebagai Pedoman Membangun Bangsa.
Seminar ini mengundang 3 narasumber yakni Wakil Wali Kota Mojokerto Rachman Sidharta Arisandi, Ketua Bawaslu Kabupaten Mojokerto Dody Faizal, dan Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa Bakesbangpol Kabupaten Mojokerto Mari Sudiastati.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Darmadi Sasongko








