• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Sidang tragedi Kanjuruhan.

Keluarga korban Tragedi Kanjuruhan Devi Athok memberikan tanggapan soal sidang perdana kasus Tragedi Kanjuruhan pada Senin (16/01/2023). (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang)

Sidang Tragedi Kanjuruhan Digelar Tertutup, Keluarga Korban Ungkap Kekecewaan

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in Kriminal
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Sidang Tragedi Kanjuruhan digelar tertutup di Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (16/01/2023), membuat keluarga korban mengungkapkan kekecewaannya. Padahal, kasus pada 1 Oktober 2022 yang menewaskan 135 korban jiwa itu bukanlah kasus asusila.

Salah satu keluarga korban yang mengungkapkan kekecewaan soal sidang Tragedi Kanjuruhan yang digelar tertutup bernama Devi Athok. Dia telah kehilangan dua anak dan mantan istrinya yang tewas dalam Tragedi Kanjuruhan.

You might also like

Warga Turen.

Dugaan demi Judi Slot, Warga Turen Malang Nekat Curi Emas Tetangganya

20/07/2026 2:40 PM
Tuban

Polresta Tuban Ungkap Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak, Ayah Tiri Jadi Tersangka

20/07/2026 12:04 PM

Dia mengaku heran dengan proses hukum sidang Tragedi Kanjuruhan yang digelar tertutup. Devi pun mengatakan keadilan bagi para korban Tragedi Kanjuruhan tampaknya memang sulit didapatkan.

“Kami tidak boleh datang, media tidak boleh mengekspos. Ada apa keadilan di negeri ini. Apa ini kasus asusila. Ini kan tragedi yang bukannya tidak boleh diekspos,” ucapnya.

Menurut dia, sejumlah keluarga korban Tragedi Kanjuruhan pernah memohon agar persidangan bisa disiarkan secara live di televisi agar bisa mengikuti meski tak hadir ke Surabaya.

“Kalau lihat dinamika yang ada, kami tidak boleh menghadiri, persidangan tertutup dan tidak boleh disiarkan media secara langsung. Ini kan pembodohan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Untuk diketahui, Devi Athok satu-satunya keluarga korban Tragedi Kanjuruhan yang merelakan kedua anaknya diotopsi. Dia mengaku belum bisa menaruh kepercayaan secara penuh atas penegakan hukum di Indonesia.

“Kami tidak boleh melihat langsung, masyarakat tidak bisa mengikuti dan pasal yang dikenakan hanya itu (pasal kelalaian). Kan ini saya jadi tidak percaya dengan hukum di Indonesia,” ujarnya.

Dia berharap majelis hakim PN Surabaya menetapkan keputusan berdasarkan hati nurani.

“Kalau masih kurang adil, coba bertukar posisinya dengan saya sebagai ayah korban,” ujarnya.

Tags: Artikel tragedi Stadion KanjuruhanBerita korban tragedi KanjuruhanBerita Kota Malang hari iniBerita Kota Surabaya hari iniBerita Sidang Tragedi KanjuruhanBerita update tragedi Stadion KanjuruhanKota Malang hari iniKota Surabaya hari inisidang tragedi kanjuruhanSidang Tragedi Kanjuruhan di PN Surabaya
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Warga Turen.

Dugaan demi Judi Slot, Warga Turen Malang Nekat Curi Emas Tetangganya

by Dwi Linda
20/07/2026 2:40 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Seorang pria berinisial DCP, 40, warga Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, ditangkap jajaran Polres Malang setelah diduga mencuri...

Tuban

Polresta Tuban Ungkap Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak, Ayah Tiri Jadi Tersangka

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 12:04 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Satreskrim Polresta Tuban mengungkap kasus dugaan kekerasan seksual terhadap seorang anak di bawah umur. Seorang pria berinisial...

Gudang distributor makanan.

Terungkap! Warga Gresik Bobol Gudang Distributor Makanan di Kota Batu, Kirim Barang Curian lewat Ekspedisi

by Dwi Linda
18/07/2026 11:52 AM
0

BATU, Tugujatim.id – Satreskrim Polres Batu berhasil mengungkap kasus pembobolan gudang distributor makanan di Kota Batu, Jawa Timur. Seorang pria...

Tuban

Komplotan Pencuri Lintas Kota Dibekuk Polresta Tuban, Sasar Lima Toko Modern

by Mochamad Abdurrochim
17/07/2026 10:00 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Satreskrim Polresta Tuban membekuk komplotan pencuri lintas kota yang beraksi di lima toko modern di Kabupaten Tuban....

Next Post
KPU Tuban.

Petakan TPS Pemilu 2024, KPU Tuban Proyeksikan 3.917 Lokasi Pemungutan dan Perhitungan Suara

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID