• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Menggoyang lidah ketika Tahu Lontong Lonceng disajikan. (Foto: Feni Yusnia/Tugu Jatim)

Menggoyang lidah ketika Tahu Lontong Lonceng disajikan. (Foto: Feni Yusnia/Tugu Jatim)

Tahu Lontong Lonceng, Menu Legendaris Malang yang Eksis hingga 86 Tahun

Redaksi by Redaksi
5 years ago
in News, Wisata
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Siapa sih yang tak kenal kuliner satu ini di Kota Malang, tahu lontong! Meski tampak sederhana, kudapan satu ini banyak dijumpai di berbagai tempat. Salah satunya, Tahu Lontong Lonceng di Jalan Martadinata No 66, Kota Malang.

Menariknya, kuliner satu ini terkenal legendaris sejak 1935 atau selama 86 tahun. Artinya, Tahu Lontong Lonceng ini sudah ada lebih dari 50 tahun yang lalu. Dan kini, dikelola oleh generasi keempat, sang cucu bernama Apriono.

You might also like

Jombang

Merasa Tak Pernah Pinjam Rp70 Juta, Nenek Ngatini Seret Bank Jombang ke Jalur Hukum

07/07/2026 7:30 PM
Blitar

Sita 2,2 Juta Batang, Blitar Jadi Rute Empuk Selundupan Rokok Ilegal ke Sumatera

07/07/2026 7:00 PM

Meski ukuran kedainya tak terlalu luas, tapi suasananya nyaman dan sejuk. Tempatnya juga bersih. Kedai sederhana ini buka setiap hari mulai pukul 11.00 WIB, bahkan hampir tak pernah sepi pengunjung.

Tahu Lontong Lonceng yang tetap eksis hingga 86 tahun karena memakai resep nenek moyang. (Foto: Feni Yusnia/Tugu Jatim)
Tahu Lontong Lonceng yang tetap eksis hingga 86 tahun karena memakai resep nenek moyang. (Foto: Feni Yusnia/Tugu Jatim)

Ada tiga variasi menu yang dapat dipesan sesuai selera pengunjung. Selain tahu lontong biasa, ada tahu telor lontong dan tahu telor nasi.

Penyajiannya, tak jauh berbeda dengan tahu lontong dan tahu telur pada umumnya. Untuk tahu telur, tahu dicampur telur kemudian digoreng. Sedangkan untuk tahu lontong, berasal dari tahu yang digoreng kering.

Setelah itu, keduanya sama-sama disajikan dalam satu piring ditambah nasi ataupun lontong sebagai asupan karbohidrat. Sebagai pelengkapnya disiram bumbu kacang yang dicampur dengan kecap. Dan ditambah kecambah dan kerupuk. Wow, mantul banget!

Tak pernah sepi pengunjung, kudapan Tahu Lontong Lonceng bikin kangen. (Foto: Feni Yusnia/Tugu Jatim)
Tak pernah sepi pengunjung, kudapan Tahu Lontong Lonceng bikin kangen. (Foto: Feni Yusnia/Tugu Jatim)

Dan yang membuat makanan ini lebih istimewa adalah cita rasa yang khas dari tahu dan bumbunya. Sebab, keduanya dibuat sendiri lewat resep dan racikan nenek moyang yang diwariskan turun temurun.

Farid Fatahillah, 23, salah seorang pembeli asal Jalan Mayjen Panjaitan, Kota Malang, ini menyatakan, kuliner tersebut menjadi salah satu favorit dan diketahuinya sejak SD.

“Ini legend ya, saya SD saja sudah ada. Baunya dari luar sudah tercium uenak,” katanya.

Soal rasa, kuliner ini mengandalkan racikan bumbu yang enak. Rasa kacangnya terasa dan cenderung rasa manis. “Bumbunya fresh, pas pesan baru kami buatkan semuanya. Dominan rasa kacang, hmmm… enak. Ditambah nasi dan kerupuk, ini jadi kombinasi terbaik,” tandasnya. (fen/ln)

Tags: Kota MalangkudapanKulinerkuliner legendariskuliner malangTahu Lontong LoncengWisata Kuliner
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Jombang

Merasa Tak Pernah Pinjam Rp70 Juta, Nenek Ngatini Seret Bank Jombang ke Jalur Hukum

by Mochamad Abdurrochim
07/07/2026 7:30 PM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Kasus kredit bermasalah yang menimpa Ngatini, lansia asal Desa Banjardowo, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang memasuki babak baru....

Blitar

Sita 2,2 Juta Batang, Blitar Jadi Rute Empuk Selundupan Rokok Ilegal ke Sumatera

by Mochamad Abdurrochim
07/07/2026 7:00 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Wilayah Blitar ternyata tidak hanya menjadi pasar, melainkan telah bertransformasi menjadi jalur distribusi peredaran rokok ilegal. Sepanjang...

Pemkot Surabaya

Eri Cahyadi Tegaskan Pemkot Surabaya Belum Bayar Rp104 Miliar ke PT Unicomindo, Ini Alasannya

by Mochamad Abdurrochim
07/07/2026 6:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id- Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menanggapi surat peringatan yang dilayangkan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya oleh kuasa hukum...

Chatour Travel

Bersejarah! Lebih dari 2.000 Jama’ah Bersiap Berangkat, Chatour Travel Gelar Manasik di Jawa Timur hingga Sulawesi

by Mochamad Abdurrochim
07/07/2026 4:58 PM
0

GRESIK, Tugujatim.id – Gelombang keberangkatan umrah periode Juli–Agustus 2026 melalui Chatour Travel dipastikan meningkat signifikan. Hingga awal Juli 2026, tercatat...

Next Post
Ilustrasi seorang perempuan yang mengalami mata lelah saat belajar. (Foto: Pexels) tugu jatim mata lelah

6 Cara Hindari Mata Lelah selama Belajar Online

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID