• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Naga Komodo, kadal terbesar yang hidupnya terancam oleh perubahan ekstrim iklim global/tugu jatim

Naga Komodo, kadal terbesar yang hidupnya terancam oleh perubahan ekstrim iklim global. (Foto: Pexels)

Tak Hanya Manusia, Perubahan Iklim Global Juga Ancam Kadal Terbesar di Indonesia

Herlianto A by Herlianto A
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Iklim di dunia mengalami perubahan yang signifikan sejak memasuki awal abad 21 lalu. Perubahan ini yang membuat cuaca cukup fluktutif di beberapa daerah Indonesia.

BMKG (Badan Metereologi Klimatologi  dan Geofisika) memprediksi di Indonesia akan terjadi curah hujan  yang tidak menentu (probabilistik) selama 3 bulan kedepan (September, Oktober, November).

You might also like

Bus Trans Jatim Kepanjen-Arjosari.

15 Armada Siap Mengaspal, Bus Trans Jatim Kepanjen-Arjosari Beroperasi Oktober 2026

15/06/2026 3:43 PM
Tuban

Pria Paruh Baya di Tuban Ditemukan Bersimbah Darah, Polisi Buru Pelaku Penganiayaan

15/06/2026 12:30 PM

Perubahan ini bukan hanya akan berdampak pada manusia dan lingkungan, tapi juga satwa yang ada.  Sebuah laporan baru dari organisasi konservasi keanekaragaman hayati internasional mengatakan bahwa Naga Komodo yang habitatnya di Pulau Komodo mendekati kepunahan. Keberadaannya diprediksi tinggal sebentar lagi.

Meningkatnya suhu global dan permukaan laut yang lebih tinggi, papar IUCN (International Union for Conservation of Nature’s), akan mengurangi habitat Varanus Komodoensis. Bahkan pengurangan itu bisa mencapai setidaknya 30 persen selama 45 tahun ke depan.

Komodo merupakan hewan asli Indonesia yang hanya bertempat tinggal di Taman Nasional Komodo, sebuah situs warisan dunia UNESCO (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization) saat ini.

Dilansir dari Minnesota Public Radio, subpopulasi komodo di Taman Nasional Komodo saat ini stabil dan terlindungi dengan baik, sementara komodo di luar kawasan lindung di Flores terancam oleh hilangnya habitat yang signifikan karena aktivitas manusia yang berkelanjutan

Sementara itu, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan telah berupaya menjaga kestabilan atmosfir bumi dengan mengadakan Program Kampung Iklim (Proklim). Tujuannya adalah untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat dan pemangku kepentingan lain untuk melakukan penguatan kapasitas adaptasi terhadap dampak perubahan iklim.

Adaptasi serta mitigasi yang dilakukan di antaranya pengendalian kekeringan banjir, peningkatan ketahanan pangan, antisipasi bencana alam, juga penyakit terkait iklim. Pengelolaan sampah, serta penggunaan energi terbarukan terus dilakukan demi tidak menaikkan suhu dunia 2° C lebih hangat.

Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan ketahanan iklim dapat dimulai dari masalah krusial, yaitu pembakaran hutan ilegal dan pembuangan sampah sembarangan.

Tags: BMKGHewan PurbaIklim Globalkomodo
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Bus Trans Jatim Kepanjen-Arjosari.

15 Armada Siap Mengaspal, Bus Trans Jatim Kepanjen-Arjosari Beroperasi Oktober 2026

by Dwi Linda
15/06/2026 3:43 PM
0

MALANG, Tugujatim.id - Kabar baik bagi masyarakat Malang Raya, khususnya pengguna transportasi umum. Pemerintah Provinsi Jawa Timur tengah mempersiapkan penambahan...

Tuban

Pria Paruh Baya di Tuban Ditemukan Bersimbah Darah, Polisi Buru Pelaku Penganiayaan

by Mochamad Abdurrochim
15/06/2026 12:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Seorang pria paruh baya di Kabupaten Tuban ditemukan tergeletak di tanah dengan kondisi bersimbah darah usai diduga...

Cuaca di Jawa Timur

Kabut, Hujan Ringan, dan Dominasi Cerah Warnai Cuaca di Jawa Timur Senin 15 Juni 2026.

by Mochamad Abdurrochim
15/06/2026 9:40 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Senin (15/06/2026) menunjukkan variasi kondisi yang cukup kontras, mulai dari kabut, udara kabur,...

Tuban

Harga Pertamax Naik, Nelayan Tuban Khawatir Pertalite Langka

by Mochamad Abdurrochim
14/06/2026 12:27 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Kenaikan harga Pertamax mulai memicu kekhawatiran di kalangan nelayan Kabupaten Tuban. Mereka cemas perpindahan pengguna Pertamax ke...

Next Post
Beberapa transfer pemain paling mengejutkan di bursa transfer musim panas 2021/2022. Salah satunya Cristiano Ronaldo dari Juventus ke Manchester United. (Foto-foto: Dok) tugu jatim

5 Transfer Pemain Sepak Bola Paling Mengejutkan Selama Musim Panas 2021/22

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID