Tak Terimbas Covid-19, Jumlah Produksi Rokok Gudang Baru Justru Meningkat 20 Persen - Tugujatim.id

Tak Terimbas Covid-19, Jumlah Produksi Rokok Gudang Baru Justru Meningkat 20 Persen

  • Bagikan
Pabrik rokok PT Gudang Baru Berkah berusaha menjalankan protokol kesehatan (prokes) bagi karyawannya agar tidak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19. (Foto: Rap/Tugu Jatim) 
Pabrik rokok PT Gudang Baru Berkah berusaha menjalankan protokol kesehatan (prokes) bagi karyawannya agar tidak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19. (Foto: Rap/Tugu Jatim) 

MALANG, Tugujatim.id – Musim pandemi Covid-19 ini tak selalu mengalami kondisi buruk. Buktinya, tak semua sektor terpengaruh dengan adanya pandemi ini. Salah satunya di sektor perekonomian yang justru mendapatkan berkah, yaitu bisnis rokok.

Humas HRD PT Gudang Baru Berkah Didit Ardiyanto mengatakan jika selama masa pandemi ini, jumlah produksi rokok mereka justru meningkat.

“Kalau dari sisi produksi ada penambahan hampir 10-20 persen. Satu minggu untuk kretek itu biasanya 14.000 bal, setelah adanya pandemi ini mencapai 17.000 bal. Satu bal itu bergantung mereknya. Kalau satu press rata 10 pack rokok. Kalau bal itu ada yang 10 press, ada juga yang 20 press ,” ungkapnya saat dikonfirmasi pada Jumat (05/02/2021).

Aktivitas karyawan PT Gudang Baru Berkah di tengah pandemi Covid-19. (Foto: Rap/Tugu Jatim)
Aktivitas karyawan PT Gudang Baru Berkah di tengah pandemi Covid-19. (Foto: Rap/Tugu Jatim)

Didit berspekulasi jika saat pandemi ada banyak orang yang bekerja dari rumah sehingga memungkinkan jumlah konsumsi rokok mereka meningkat.

Selain itu, dengan peningkatan jumlah produksi rokok ini, tentu diimbangi dengan peningkatan jumlah pemasukan juga. Namun, dia tidak mau mengungkapkan berapa kenaikan omzet PT Gudang Baru Berkah.

“Kalau untuk pemasukan, sebenarnya kalau dari sisi umum meningkatkan, tapi kalau dari sisi dalam kami menurun,” ungkapnya.

Penurunan dari sisi dalam yang dimaksud Didit adalah pengeluaran untuk pencegahan Covid-19 juga meningkat.

“Karena pengeluaran untuk Covid-19 juga banyak, misalnya ada karyawan tidak enak badan langsung rapid test, kan biayanya juga banyak,” bebernya.

Meski begitu, PT Gudang Baru Berkah tetap mengutamakan protokol kesehatan (prokes) agar tidak terjadi klaster baru penyebaran Covid-19.

“Alhamdulillah, sudah ada pemasangan sekat-sekat (antar karyawan) untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19,” tegasnya.

Hal ini terbukti cukup ampuh karena penerapan protokol kesehatan di PT Gudang Baru Berkah berhasil menanggulangi serbuan virus asal Wuhan, China, ini.

“Dulu mulai Maret-Mei 2020, kami menerapkan WFH 50 persen. Lalu saat Lebaran mulai masuk lagi, kami tes semua. Total karyawannya lebih dari 3.900 orang, alhamdulillah tidak ada yang terkena Covid-19,” ujarnya. (rap/ln)

 

  • Bagikan