MALANG, Tugujatim.id – Target penyelesaian proyek Jalan Gondanglegi-Balekambang di Kabupaten Malang dipastikan mundur. Hingga pertengahan 2026, progres pembangunan ruas jalan menuju kawasan wisata pantai selatan itu baru mencapai lebih dari 70 persen, sehingga penyelesaiannya kini ditargetkan pada Desember 2026.
Sebelumnya, proyek tersebut ditargetkan rampung pada Mei 2026. Namun, pelaksanaannya terkendala proses pembebasan lahan di sejumlah titik sehingga penyelesaian pekerjaan tidak sesuai jadwal awal.
Berdasarkan pantauan di lapangan, sebagian besar ruas jalan mulai pertigaan Puskesmas Gondanglegi hingga simpang empat Balekambang telah selesai diperlebar dan memiliki permukaan yang mulus. Meski demikian, masih terdapat beberapa titik yang dalam tahap pengerjaan dan dapat dilalui kendaraan dengan kehati-hatian.

Baca Juga : DPRD Kota Malang Pertanyakan Kualitas Aspal Perbaikan Jalan Berlubang
Pembangunan Jembatan Jadi Pekerjaan Tersisa
Sejumlah titik yang belum rampung berada di area pembangunan jembatan. Kondisi jalan di lokasi tersebut masih berupa permukaan berbatu dan belum rata sehingga pengendara diminta mengurangi kecepatan saat melintas.
Untuk menjaga akses kendaraan tetap terbuka, kontraktor memasang jembatan darurat yang hanya dapat dilalui satu arah secara bergantian. Warga setempat turut membantu mengatur lalu lintas agar kendaraan tidak berpapasan saat melintas di atas jembatan sementara tersebut.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang, Khairul Isnaidi Kusuma, mengatakan jembatan darurat hanya digunakan selama proses pembangunan jembatan permanen berlangsung.
“Di sana sedang dibangun jembatan dan saat ini sudah dibuatkan jembatan pengganti sementara,” ujar Khairul Isnaidi Kusuma.
Disiapkan Berstatus Jalan Nasional
Jalan Gondanglegi-Balekambang sebelumnya juga diproyeksikan meningkat statusnya menjadi jalan nasional. Di sejumlah titik, telah terlihat marka berwarna oranye sebagai penanda ruas jalan tersebut nantinya menjadi tanggung jawab Pemerintah Pusat.
Proyek pembangunan dibagi dalam dua paket pekerjaan. Lot A memiliki panjang 16 kilometer yang menghubungkan Gondanglegi dengan Desa Wonokerto, Kecamatan Bantur. Sementara Lot B sepanjang 14,48 kilometer menghubungkan Desa Wonokerto hingga simpang empat Balekambang yang tersambung dengan Jalur Lintas Selatan (JLS).
Dengan progres yang baru melampaui 70 persen, penyelesaian pekerjaan di titik-titik jembatan akan menjadi penentu tercapainya target baru penyelesaian proyek pada Desember 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer : Aisyah Nawangsari Putri
Editor: Mochamad Abdurrochim








