• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Penyu.

Petugas konservasi membantu proses penetasan telur penyu. (Foto: Aisyah Nawangsari Putri/Tugu Jatim)

28 Ribu Tukik Kembali ke Laut, Upaya BSTC Konservasi Penyu di Pantai Bajulmati Malang Tuai Hasil

Dwi Linda by Dwi Linda
13 hours ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Upaya pelestarian penyu di pesisir selatan Kabupaten Malang terus menunjukkan hasil positif. Bajulmati Sea Turtle Conservation (BSTC) mencatat telah melepasliarkan lebih dari 28 ribu tukik ke habitat alaminya sejak program konservasi dimulai pada 2012 hingga semester pertama 2026.

Data BSTC menunjukkan, selama periode 2012–2025 terdapat 345 sarang penyu yang berhasil direlokasi. Dari 34.659 butir telur yang diamankan, sebanyak 28.640 tukik berhasil menetas, sedangkan 27.625 ekor tukik telah dilepasliarkan ke laut.

You might also like

Trans Jatim Koridor 2.

Rute Trans Jatim Koridor 2 Final lewat Bululawang dan Gondanglegi Malang, Operasional Mulai Oktober 2026

27/07/2026 9:05 PM
Direktur KBS.

Buka Seleksi Calon Direktur KBS, Eri Cahyadi Cari Talenta Terbaik Se-Indonesia hingga 31 Juli 2026

27/07/2026 6:26 PM

Memasuki semester pertama 2026, BSTC kembali melepas sekitar 1.000 ekor tukik ke habitat alaminya. Tingkat keberhasilan penetasan mencapai 82,6 persen, mencerminkan efektivitas metode konservasi yang diterapkan.

Baca Juga: Konservasi Pantai Papuma, Burung dan Tukik Dilepas Bebas

Tren keberhasilan konservasi juga terus meningkat. Tahun 2024 menjadi pencapaian terbaik dengan 100 sarang penyu direlokasi, 9.692 telur diamankan, 8.401 tukik menetas, dan 8.042 tukik berhasil dilepasliarkan ke laut.

Sementara itu, sepanjang 2025 BSTC mencatat relokasi 91 sarang penyu, mengamankan 9.410 telur, menghasilkan 6.720 tukik menetas, serta melepasliarkan 6.497 tukik ke habitat aslinya.

Ketua BSTC Sutari mengatakan misi utama konservasi adalah menyelamatkan telur penyu yang berada di kawasan rawan, terutama di sekitar pantai wisata. Relokasi dilakukan agar telur tidak diambil pemburu maupun dimangsa predator.

“Pada bulan-bulan tertentu penyu bertelur, kami harus merelokasi dan menetaskan di semi-alam,” ujar Sutari.

Penyu Bajulmati.
Pelepasan tukik di Pantai Bajulmati, beberapa waktu lalu. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Menurut dia, telur penyu dipindahkan ke lokasi penetasan semi-alami dengan kondisi suhu dan keamanan yang dikontrol sehingga peluang menetas menjadi lebih tinggi.

Setelah menetas, tukik juga tidak dibiarkan terlalu lama berada di lokasi penangkaran. Saat berusia sekitar 15 hari, tukik segera dilepas ke laut agar mampu beradaptasi secara alami dan tidak bergantung pada manusia.

“Di situlah suhu dan keamanannya kami jaga hingga menetas,” tambahnya.

Penyu Lekang Jadi Spesies yang Paling Dominan

Selama periode 2012–2025, penyu lekang (Lepidochelys olivacea) menjadi spesies yang paling sering mendarat di Pantai Bajulmati. Tercatat 297 kali pendaratan atau sekitar 86,1 persen dari seluruh pendaratan penyu yang berhasil didokumentasikan BSTC.

Selain penyu lekang, BSTC juga mencatat 32 pendaratan penyu hijau, 9 penyu sisik, 6 penyu belimbing, dan 1 penyu pipih.

Baca Juga: Hasilkan Penyu dari Inkubator, Mahasiswa Kedokteran Hewan Unair Lepas Tukik di Laut Banyuwangi

Sutari menilai keberhasilan konservasi tidak lepas dari meningkatnya kesadaran masyarakat, pengelola wisata, serta dukungan Perum Perhutani KPH Malang. Saat menemukan penyu bertelur, masyarakat maupun pengelola wisata kini langsung melaporkannya kepada BSTC untuk dilakukan relokasi secara aman.

“Pengelola wisata selalu menginformasikan kepada kami apabila ada penyu yang bertelur. Kami akan datang untuk melakukan relokasi. Pengelola dan masyarakat tidak diizinkan menggali atau mengambil telur penyu,” tutup Sutari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Aisyah Nawangsari Putri

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Malang hari iniKabupaten Malang hari iniKonservasi penyu di Bajulmati MalangPantai Bajulmati MalangPelepasan tukik Bajulmati Malang
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Trans Jatim Koridor 2.

Rute Trans Jatim Koridor 2 Final lewat Bululawang dan Gondanglegi Malang, Operasional Mulai Oktober 2026

by Dwi Linda
27/07/2026 9:05 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Timur memastikan rute Trans Jatim Koridor 2 di Kabupaten Malang telah ditetapkan....

Direktur KBS.

Buka Seleksi Calon Direktur KBS, Eri Cahyadi Cari Talenta Terbaik Se-Indonesia hingga 31 Juli 2026

by Dwi Linda
27/07/2026 6:26 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya saat ini tengah membuka seleksi direktur untuk memimpin Perusahaan Daerah Kebun Binatang Surabaya...

Prabowo

Buntut Pidato Prabowo Sebut ‘Londo Ireng’, Jurnalis Malang Raya Gelar Aksi di Balai Kota

by Mochamad Abdurrochim
27/07/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pernyataan Presiden RI Prabowo Subianto yang menyebut wartawan sebagai "Londo Ireng" memicu reaksi dari kalangan insan pers....

Jalan Gondanglegi-Balekambang

Target Mundur, Proyek Jalan Gondanglegi-Balekambang Baru Capai 70 Persen

by Mochamad Abdurrochim
27/07/2026 12:30 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Target penyelesaian proyek Jalan Gondanglegi-Balekambang di Kabupaten Malang dipastikan mundur. Hingga pertengahan 2026, progres pembangunan ruas jalan...

Next Post
Air terjun Jawa Timur.

20 Air Terjun Jawa Timur Terindah yang Wajib Masuk Bucket List

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID