• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Wali Kota Malang Sutiaji menanggapi instruksi penurunan tarif PCR.(Foto: M. Sholeh/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Wali Kota Malang Sutiaji menanggapi instruksi penurunan tarif PCR.(Foto: M. Sholeh/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Tarif PCR Tertinggi di Kota Malang Hanya Rp 300 Ribu

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Kota Malang akan menjalankan tarif tes Polymerase Chain Reaction (PCR) Covid-19 menjadi Rp 300 ribu sesuai instruksi Presiden Jokowi. Instruksi tersebut tampaknya juga sebagai pendukung rencana kebijakan wajib PCR untuk moda transportasi umum saat Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Menanggapi hal itu, Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan, pihaknya siap mengikuti kebijakan yang telah ditetapkan pemerintah pusat. Apalagi, dia mengatakan, saat Nataru nanti memang dikhawatirkan ada gejolak kasus Covid-19.

You might also like

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

21/07/2026 8:30 PM
Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

21/07/2026 7:17 PM

Menurut dia, berdasarkan survei yang ada, akumulasi masyarakat yang akan pulang kampung ke daerahnya masing-masing saat Nataru itu diperkirakan bisa mencapai 19,5 juta orang.

“Ketika memakai pesawat, PCR itu nanti paling tidak akan mengurangi orang yang mau bepergian. Ini masih debatebelkan. Kalau kami, jika itu kebijakan pemerintah pusat, ya apa pun harus diikuti,” tutur Sutiaji pada Selasa (26/10/2021).

Namun, dia juga berharap penurunan tarif swab PCR tersebut bisa dijangkau semua masyarakat. Sehingga tidak membebani masyarakat di tengah mobilitas umum yang bukan keperluan pulang kampung saat Nataru.

“Kalau di angka Rp 300 ribu, saya kira tidak ada kendala dan manfaatnya saya kira nanti bisa menguatkan testing. Jadi, saya sepakat saja,” ujarnya.

Sementara itu, dia juga menjelaskan sebenarnya kebijakan wajib PCR untuk moda transportasi juga masih menjadi perdebatan khalayak umum.

Menurut dia, sejauh ini pemerintah memang selain memberikan kelonggaran aktivitas masyarakat demi menggerakkan roda perekonomian, juga ada pembatasan aktivitas jika memang dinilai berpotensi bisa terjadi penyebaran Covid-19.

“Ada kemarin memang sempat (berdebat), kenapa harus pakai PCR, gak pakai antigen saja. Karena itu antara gas dan remnya aja,” ucapnya.

 

Tags: Berita tarif PCRKota MalangPCR Covid-19Presiden JokowiTarif PCR turunWali Kota Malang Sutiaji
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Next Post
Koramil Sukun Kota Malang tampak mendampingi nakes saat melakukan 3T kepada warga. (Foto: Rubianto/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Terdeteksi Kontak Erat dengan Pasien Suspek Covid, 35 Warga Sukun Kota Malang Di-Swab Antigen

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID