Tiba di Madura, Dr Aqua Dwipayana Sampaikan Sharing Komunikasi Tiga Hari Beruntun di Sumenep

Tiba di Madura, Dr Aqua Dwipayana Sampaikan Sharing Komunikasi Tiga Hari Beruntun di Sumenep

  • Bagikan
Sharing Komunikasi dan Motivasi Dr Aqua Dwipayana di Hotel Utami Sumenep.
Sharing Komunikasi dan Motivasi Dr Aqua Dwipayana di Hotel Utami Sumenep. (Foto: Dokumen)

SUMENEP, Tugujatim.idDr Aqua Dwipayana, Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional, tiba di tanah garam Madura tepatnya di Kabupaten Sumenep, Provinsi Jawa Timur. Pria yang juga pakar komunikasi itu menjadi pembicara dalam sharing komunikasi selama tiga hari berturut-turut di kabupaten yang kini memiliki julukan “Kota Keris” tersebut.

Doktor komunikasi dari Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran tersebut menyampaikan rangkaian Sharing Komunikasi dan Motivasi yang diinisiasi oleh Komunitas Para Sales Super Nusantara atas Kompass Nusantara (Konus).

Yudi Ananta, Founder Konus mengatakan bahwa pihaknya sengaja kembali mengundang Dr. Aqua karena sosok beliau yang selalu konsisten melakukan silaturahim dan kegiatan sosial lainnya. Hal itu, menurutnya, merupakan salah satu bagian yang sangat erat kaitannya dengan ilmu komunikasi. Dengan kata lain, hubungan sesama manusia tidak akan harmonis bila komunikasi tidak terjalin dengan baik.

Pendiri Konus, Yudi Ananta. (Foto: Dokumen)

“Dengan silaturahim tentunya kita bisa berkomunikasi dua arah dengan lebih dekat. Hubungan emosional pun tercipta lebih erat melalui komunikasi verbal dan nonverbal. Sehingga tali persaudaraan akan menjadi semakin erat dan terasa harmonis,” ucap Yudi yang juga merupakan penggagas Hari Sales Sedunia tersebut.

Kehadiran pria dengan jejaring pertemanan sangat luas tersebut di Kabupaten Sumenep bisa membawa aura positif bagi sejumlah pihak dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Kompass Nusantara (Komunitas Para Sales Super Nusantara) atau yang dikenal dengan nama  Konus awalnya bernama KOMPASS (KOMunitas PAra Sales Sumenep) merupakan sebuah komunitas yang didirikan oleh Yudi Ananta (founder), Agung Dharmono, SE sebagai President of KOMPASS dan Muhammad Idham Azhari sebagai Co-founder of KOMPASS.

Awalnya komunitas ini berasal dari Group BBM yang memiliki tujuan sarana untuk meningkatkan skill atau kemampuan di antara para sales/tenaga penjual di perusahaan manapun khususnya di Kabupaten Sumenep melalui sharing motivasi dan diskusi.

Sharing Komunikasi dan Motivasi Dr Aqua Dwipayana di Kantor Pusat BMT NU Jawa Timur. (Foto: Dokumen)

Pada 1 Januari 2018, KOMPASS berevolusi dari Komunitas Para Sales Sumenep menjadi Komunitas Para Sales Super Nusantara dan disebut sebagai KOMPASS-Nusantara. Keberadaan KOMPASS semakin lama mendapat respons positif dari masyarakat luas karena jumlah anggotanya yang semakin hari makin bertambah. Bahkan, Grup BBM KOMPASS harus beralih ke Grup WhatsApp yang notabene bisa menampung member yang lebih banyak.

Berbagai Instansi

Selama hadir di kabupaten penghasil minyak dan gas bumi di Pulau Madura tersebut, Dr Aqua menurut jadwal akan memberikan motivasi ke beberapa instansi di Kabupaten Sumenep seperti Pemerintah Kabupaten Sumenep, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, RSUD dr. H. Moh. Anwar, Bank BPRS Bhakti Sumekar, dan BMT NU Jawa Timur.

Menurut jadwal, Dr Aqua yang menjadi salah seorang “10 Tokoh Inspirator Konus” mengawali sharing di Baitul Maal Wattamwil Nahdlatu Ulama (BMT NU) pada Senin, (23/5/2022) mulai pukul 06.30 – 08.30 WIB di Kantor Pusat BMT NU Jatim dengan tema “Menguatkan Emosional dan Kesejahteraan Anggota melalui Harmonisasi Komunikasi Internal dan Eksternal”.

Kemudian, pada pukul 09.00 – 11.00 WIB di Bank BPRS Bhakti Sumekar yang temanya “Sharia Marketing and Selling Strategy”, dan pada pukul 13.00 – 15.00 WIB di Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep. Di Ruang Rapat Adhirasa lantai 2 Sekretariat Daerah Sumenep dengan tema “Memberikan Pelayanan Terbaik kepada Masyarakat dengan Memperkuat Komunikasi Internal di Dinas Kesehatan Sumenep”.

Dirut BPRS Bhakti Sumekar Sumenep, Hairil Fajar. (Foto: Dokumen)

Kemudian, pada Selasa (24/5/2022) pukul 09.00 – 11.00 WIB di Dinas Pendidikan Sumenep Gedung Ki Hajar Dewantara yang temanya “Pimpin Pemulihan untuk Bergerak Menyukseskan Merdeka Belajar”,  pukul 13.00 – 15.00 WIB di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep yang tempatnya di aulanya dengan tema “Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Pegawai untuk Memberikan Pelayanan Terbaik Kepada Semua Mitra”.

Terakhir, puncak acara Sharing Komunikasi dan Motivasi pada Rabu (25/5/2022) mulai 07.30 – 09.30 WIB, Dr Aqua menyampaikan Sharing Komunikasi dan Motivasi di Pemerintah Kabupaten Sumenep yang tempatnya diRuang Rapat Arya Wiraraja lantai 2 Sekretariat Daerah Kabuapaten Sumenep dengan tema “Sinergi Komunikasi Antar OPD Dalam Mengawal ‘Bismillah Melayani’”.

Prestasi BMT NU Jatim

Sementara itu, Direktur Utama KSPP Syariah BMT NU Jatim Masyudi Kanzilla dalam katerangannya menjelaskan BMT NU lahir berangkat dari sebuah keprihatinan atas kondisi masyarakat Sumenep pada umumnya dan masyarakat Kecamatan Gapura pada khususnya.

“Saat itu,  kesejahteraan mereka tidak ada peningkatan secara signifikan. Padahal etos kerja mereka cukup tinggi. Hal ini sesuai dengan lagu Madura asapok angen abantal ombek (berselimut angin dan berbantal ombak). Masyarakat Kecamatan Gapura Kabupaten Sumenep termasuk pekerja keras. Suami istri saling bahu membahu untuk memenuhi kebutuhan hidup. Akan tetapi kerja keras mereka tidak mampu meningkatkan taraf hidupnya. Hal inilah yang menjadi salah satu alasan mendasar kenapa BMT NU yang bergerak dibidang keuangan syariah menjadi sebuah kenscayaan yang harus didirikan,” ungkap Masyudi.

Ia menegaskan BMT NU pertama kali berdiri pada 2004 dengan hanya 17 anggota dan aset Rp 400 ribu. Kini total anggota mencapai 383.120 orang dengan aset sekarang sudah mencapai Rp 604 miliar.

“Prinsip kami dan teman teman adalah senantiasa mengedepankan kejujuran, giat bekerja, dan dilandasi hati yang ikhlas. Kemudian, mengabdi tanpa batas dan terus menebar manfaat. Di antara kami tidak ada jabatan tertinggi dan terendah. Kami tidak mau menjaga jarak dengan siapapun dan selalu mengutamakan doa bersama. Saya selalu menekankan bahwa BMT NU tidak mencetak pekerja ekonomi tapi pejuang ekonomi,” katanya menegaskan.

Pihaknya saat ini mengapungkan visi ke depan yakni terwujudnya BMT NU yang jujur, amanah, dan profesional sehingga  anggun dalam layanan, unggul dalam kinerja menuju terbentuknya 100 kantor cabang pada tahun 2026 untuk terwujudnya kemandirian dan kesejahteraan anggota.

Beberapa prestasi yang dicapai BMT NU Jatim: PWNU Jawa Timur Award kategori BMT (2019), Koperasi Berprestasi Tingkat Nasional Kategori : Koperasi Simpan Pinjam (2014), KSP Award 2014 (Kategori: Penumbuhan Keanggotaan Paling Cepat, Penumbuhan Aset Paling Cepat, Memiliki Rasio Keuangan Terbaik, Sistem Informasi Laporan Keuangan Paling Baik, Peringkat I Koperasi Berprestasi Kategori : Koperasi Simpan Pinjam (2014), MNCTV Pahlawan Untuk Indonesia Kategori Penggerak Ekonomi  Rakyat Kecil (2013/tingkat nasional), Liputan 6 SCTV Award Kategori Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (2012/nasional), Peringkat II Koperasi Terbaik Kategori KJK. Konvensional – Syariah (2012/Jatim), Peringkat I Koperasi Berkinerja Terbaik. Kategori KJK Syariah (2010/Jatim).

Tiba di Sumenep

Minggu tadi malam (22/5/2022) Dr Aqua tiba di Sumenep. Setelah menempuh perjalanan sekitar empat jam dari Surabaya.

Bapak dari Alira Vania Putri Dwipayana dan Savero Karamiveta Dwipayana itu meninggalkan rumahnya di Bogor pada pukul 02.30 Minggu dini hari. Kemudian pukul 05.45 naik pesawat Super Air Jet dari Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Banten menuju Bandara Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur.

Begitu mendarat di Bandara Juanda Dr Aqua langsung membesuk wartawan senior Hadiaman Santoso di rumahnya di Surabaya. Sejak beberapa waktu lalu bapak empat putri dan dua cucu itu sakit dan keluar masuk rumah sakit untuk dirawat.

Siangnya Dr Aqua “mengawal” dua Setia di resepsi pernikahan putri Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto dan Evy Trisula Wijayati  di Convention Hall lantai 3 Grand City Convex Surabaya. Putrinya adalah Dinda Novita Cahyaputri yang menikah dengan Lettu Inf Rony Andrean Pramanto.

Kedua Setia itu adalah kakak beradik pengusaha sukses di Surabaya yang rendah hati. Mereka antara lain memiliki Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya dan Grand Mercure Malang Mirama serta belasan SPBU.

Mereka yang didampingi stafnya Alfred Limantoro, adalah Agus Yudisudarto Setia dan Yohan Setia Putra bersama istrinya Octavia Soerodjo. Keduanya teman baik Nurchahyanto dan rumahnya bertetangga._

Seusai acara Dr Aqua langsung ke Sumenep. Sudah menanti enam sesi Sharing Komunikasi dan Motivasi di daerah paling ujung pulau Madura itu. Alhamdulillah. (*)


Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

  • Bagikan