Tim Pengabdian Masyarakat UM Berbagi Tips Menjaga Kesehatan Reproduksi Remaja secara Virtual - Tugujatim.id

Tim Pengabdian Masyarakat UM Berbagi Tips Menjaga Kesehatan Reproduksi Remaja secara Virtual

  • Bagikan
Kepala Sub Bidang Kesertaan KB dan Jalur Pemerintah dan Swasta BKKBN Jawa Timur dr Zekson Alpian PS saat menyampaikan materi dalam Seminar Kesehatan Reproduksi Remaja Seri 2 pada Sabtu (14/08/2021). (Foto: Dokumen/Tugu Jatim)
Kepala Sub Bidang Kesertaan KB dan Jalur Pemerintah dan Swasta BKKBN Jawa Timur dr Zekson Alpian PS saat menyampaikan materi dalam Seminar Kesehatan Reproduksi Remaja Seri 2 pada Sabtu (14/08/2021). (Foto: Dokumen)

MALANG, Tugujatim.id – Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Negeri Malang (UM) telah melaksanakan Seminar Kesehatan Reproduksi Remaja Seri 2 pada Sabtu (14/08/2021). Acara yang diketuai oleh Rany Ekawati SKM MPH dengan anggota terdiri dari Ema Novita Deniati SKM MKM, Windi Chusniah Rachmawati SKM MKes, Muhammad Irfan Syahputra, Weva Rahmadana, dan Siti Salma Hanifah itu digelar secara virtual.

Seminar yang dilaksanakan pada pukul 09.00 WIB ini mengangkat tema “Melek Kesehatan Reproduksi untuk Remaja yang Selangkah Lebih Maju Beranjak dari Stigma Tabu”. Seminar ini merupakan kelanjutan dari seminar kesehatan reproduksi remaja yang telah dilaksanakan 2 pekan lalu. Berdasarkan tema ini, topik bahasan seminar kali ini berfokus untuk mengenalkan dan mengedukasi remaja khususnya untuk dapat melek akan kesehatan reproduksi.

Peserta dan narasumber dalam Seminar Kesehatan Reproduksi Remaja Seri 2 memberikan salam GenRe pada Sabtu (14/08/2021). (Foto: Dokumen/Tugu Jatim)
Peserta dan narasumber dalam Seminar Kesehatan Reproduksi Remaja Seri 2 memberikan salam GenRe pada Sabtu (14/08/2021). (Foto: Dokumen)

Webinar ini pun mendapat dukungan dan antusias dari 150 peserta yang telah terdaftar melalui google form yang disediakan oleh panitia. Pesertanya berasal dari Lampung, Sumatera Selatan, Jambi, Riau, Kapuas, Medan, Batam, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, DKI Jakarta, Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Selatan.

Seminar Kesehatan Reproduksi Remaja Seri ke-2 ini bertujuan untuk membuka wawasan serta memberikan edukasi kepada remaja agar dapat menjaga serta memahami pentingnya menjaga kesehatan reproduksi. Selain itu, memiliki pengetahuan yang tepat terhadap proses reproduksi serta cara menjaga kesehatannya diharapkan mampu membuat remaja lebih bertanggung jawab. Terutama mengenai proses reproduksi dan dapat berpikir ulang sebelum melakukan hal yang dapat merugikan. Jadi, remaja di Jawa Timur khususnya, bisa lebih berproduktif demi memajukan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pada seminar kali ini didukung oleh 2 narasumber yang ahli di bidangnya. Narasumber pertama pada seminar kali ini merupakan Kepala Sub Bidang Kesertaan KB dan Jalur Pemerintah dan Swasta BKKBN Jawa Timur, yaitu dr Zekson AlpianPS. Ayah 2 anak ini menyampaikan materi mengenai permasalahan medis kesehatan reproduksi yang umumnya terjadi pada usia remaja.

Dia mengatakan, miris sekali terjadi permasalahan medis terkait kesehatan reproduksi remaja saat ini di antaranya gonore, sifilis, sankroid, HSV, HIV, dan masih banyak penyakit IMS lainnya. Dia melanjutkan, hal tersebut disebabkan karena remaja saat ini belum mengetahui cara menjaga alat kesehatan reproduksinya sendiri.

“Jika organ reproduksi tidak dijaga kebersihannya, maka organ reproduksi di dalam tubuh bisa rusak oleh penyakit menular seksual dan mengakibatkan kemandulan,” ujarnya.

Selain tidak dapat menjaga kebersihan alat reproduksi, gaya hidup seperti sex bebas juga menjadi faktor penyebab penyakit menular seksual marak terjadi pada usia remaja saat ini. Dia juga membahas mengenai perbedaan HIV dan AIDS yang dianggap masyarakat jika 2 penyakit ini merupakan penyakit yang sama.

“HIV itu virusnya, sedangkan AIDS itu kumpulan gejala akibat infeksi HIV,” kata dr Zekson.

Sebelum sampai pada tahap AIDS, pasien akan terinfeksi terlebih dulu oleh HIV. Setelah terinfeksi akan menyebabkan kekebalan tubuh menjadi menurun. Hal ini yang menyebabkan kuman-kuman lain mudah masuk ke dalam tubuh penderita. Setelah kuman-kuman tersebut telah masuk dan bermutasi, maka akan muncul kumpulan gejala yang disebut dengan AIDS.

“HIV ini dapat ditularkan melalui darah, cairan sperma, cairan vagina, bahkan dapat ditularkan melalui ASI,” ujarnya.

Setelah mendapatkan materi dari narasumber pertama, peserta semakin paham terkait masalah medis kesehatan reproduksi yang biasanya terjadi pada usia remaja serta semakin paham perbedaan antara HIV dan AIDS.

Di akhir sesi penyampaian materi, dr Zekon berpesan kepada para peserta webinar.

“Jarak terjauh bukanlah jarak dari kutub utara ke kutub selatan. Tapi, jarak antara hati ke kaki kita. Api terpanas bukanlah api dari gunung berapi, tapi api dari nafsu angkara dalam hati kita sendiri,” tutupnya.

Setelah dr Zekson Alpian PS memberikan materi yang luar biasa, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang tampak antusias. Dan ada 3 penanya yang berhak mendapatkan merchandise menarik dari panitia berupa tumbler, note, kaus, dan goodie bag.

Sebelum melanjutkan ke sesi pemaparan materi kedua, dari panita menyiapkan hiburan untuk seluruh peserta yang hadir berupa penampilan live music dari mahasiswa Ilmu Kesehatan Masyarakat UM. Personelnya yaitu Wenny sebagai vokalis, Dimas (cajon), serta Aji (gitaris) siap menghibur peserta Seminar Kesehatan Reproduksi Remaja Jawa Timur Seri ke-2 ini.

Pada sesi kali ini, mereka membawakan 2 judul lagu, “Teman Bahagia” dari Jazz dan “Dekat di Hati” oleh RAN. Live music ini sedikit mengobati rasa rindu peserta seminar untuk datang ke konser secara offline. Di tengah-tengah penampilan mereka, banyak sekali peserta yang request lagu untuk menyanyikan lagu sesuai keinginan peserta.

Untuk narasumber kedua yaitu Moh. Khoirul Anam selaku Plt Ketua Insan GenRe Jawa Timur sebagai yang membahas terkait kegiatan-kegiatan positif untuk remaja. Remaja lulusan SMAN 1 Gurah ini biasa disapa dengan Kak Irul. Dalam merencanakan kegiatan yang positif itu diperlukan mencari isu yang sedang tren saat ini.

Selain itu, dia mengatakan, dibutuhkan konsep dan komunikasi yang baik untuk menyelesaikan konsep tersebut. Setelah melihat isu dan merancang konsep, maka diperlukan eksekusi yang maksimal agar mendapatkan hasil yang optimal. Pada sesi kali ini, Kak Irul menyampaikan beberapa kegiatan positif yang dilakukan oleh GenRe Jawa Timur. Salah satunya adalah pembentukan Group WhatsApp yang digunakan untuk pendampingan pelaksanaan edukasi di PIK Remaja sebagai wadah promosi, meningkatkan pemahaman dan penguasaan substansi, serta kemampuan memfasilitasi dan mengimplementasikan kurikulum dan Modul “Tentang Kita” serta masih banyak lagi.

Dia mengatakan, manfaat dari kegiatan positif bagi remaja ini di antaranya dapat menumbuhkan sikap kerja sama, mengembangkan bakat, meningkatkan kemampuan bersosialisasi, serta berbagi ilmu dan pengalaman. Setelah penyampaian materi, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab bagi peserta yang ingin bertanya. Banyak sekali peserta yang antusias bertanya kepada Kak Irul sebagai narasumber kedua.

Seluruh pertanyaan dari peserta dapat Kak Irul jawab dengan singkat padat dan jelas. Sebagai bentuk apresiasi dari panitia, maka seluruh penanya yang pertanyannya dijawab oleh Kak Irul mendapatkan merchandise menarik dari panitia berupa kaus, note, tumbler, dan goodie bag.

Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Negeri Malang (UM) menggelar Seminar Kesehatan Reproduksi Remaja Seri 2 pada Sabtu (14/08/2021) dengan menghadirkan Moh. Khoirul Anam selaku Plt Ketua Insan GenRe Jawa Timur. (Foto: Dokumen/Tugu Jatim)
Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Negeri Malang (UM) menggelar Seminar Kesehatan Reproduksi Remaja Seri 2 pada Sabtu (14/08/2021) dengan menghadirkan Moh. Khoirul Anam selaku Plt Ketua Insan GenRe Jawa Timur. (Foto: Dokumen)

Selain itu, sebagai bentuk apresiasi kami kepada seluruh narasumber yang telah berbagi pengetahuan dan ilmunya, panitia pun memberikan sertifikat secara simbolis yang diberikan langsung oleh Ibu Rany Ekawati SKM MPH selaku Ketua Penyelenggara Seminar Kesehatan Reproduksi Remaja Seri Ke-2. Sebab, 2 narasumber ini membawakan materi yang sangat menarik dan informatif. Hal tersebut membuat peserta yang hadir begitu antusias dan terhibur dalam mengikuti jalannya Seminar Kesehatan Reproduksi Seri ke-2 ini hingga akhir.

Menurut Fahmi, salah satu peserta seminar, narasumber dan materi yang disajikan sangat menarik dan informatif.

“Selain itu dengan adanya live music, membuat seminar ini lebih meriah dan semoga diadakan kembali seminar seperti ini,” ujarnya.

Sebagai penutup acara seminar ini, ada penampilan spesial dari live music dengan membawakan lagu “Hariku Bersamanya” dari Sheila on 7 serta lagu terakhir yaitu “Inikah Cinta” dari Kahitna. (ads)

 

  • Bagikan