News  

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, PP LPPM UM Pertahankan Program Sekolah Unggulan sejak 1980

UM. (Foto: Dokumen/Tugu Jatim)
Bupati KTT dan Rektor Universitas Negeri Malang menandatangani prasasti peresmian Sekolah Terpadu Unggulan KTT yang disaksikan Ketua DPRD KTT, Sekretaris LP2M dan Penasihat Pengembangan STU KTT Drs Muhammad Ishom Ihsan MPd. (Foto: Dokumen)

MALANG, Tugujatim.id – Untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat, Universitas Negeri Malang (UM) getol menggalakkan berbagai program untuk selalu berkontribusi. Salah satunya UM melaksanakan program Pengembangan Model Sekolah Unggulan yang terus dipertahankan sejak 1980-an.

Kepala Pusat Pendidikan (PP) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UM Prof Dr Endah Tri Priyatni menyatakan penyataan itu pada Senin (11/04/2022). Endah menyampaikan, pusat pendidikan merupakan salah satu pusat di LPPM UM yang mengoordinasi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di bidang kependidikan yang bersifat multidisipliner. Tujuannya untuk pengembangan ilmu kependidikan dan kesejahteraan masyarakat.

UM. (Foto: Dokumen/Tugu Jatim)
Penandatanganan MoU dan PKS antara Bupati Kabupaten Tana Tidung dengan Rektor UM. (Foto: Dokumen)

“Sebenarnya semua fakultas di UM menangani penelitian dan pengabdian bidang pendidikan. Jika penelitian dan pengabdian hanya melibatkan peneliti atau pelaksana pengabdian internal fakultas, maka akan ditangani fakultas. Sedangkan yang melibatkan antarfakultas ditangani Pusat Pendidikan LPPM UM,” ujarnya.

Menurut dia, cakupan yang ditangani PP LPPM UM di antaranya berupa persoalan kurikulum, interaksi atau metodologi pembelajaran, media dan sumber belajar, asesmen dan evaluasinya. Selain itu, juga untuk pengembangan kompetensi peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan, tata kelola penyelenggaraan meliputi lembaga/sekolah/sarana prasarana, atau kaitannya dengan manajemen sekolah secara umum dan pengembangan sekolah unggulan.

UM. (Foto: Dokumen/Tugu Jatim)
Para tim pengembang STU dari UM, Sekretaris Dinas Pendidikan KTT, Kabid SD,SMP dan Kasi Kurikulum KTT, para guru STU KTT sedang berpose sebelum pelaksanaan pelatihan project based learning. (Foto: Dokumen)

Salah satu program unggulannya, yakni Pengembangan Model Sekolah Unggulan yang masih eksis hingga sekarang dan berhasil meningkatkan kualitas sekolah di beberapa daerah melalui jalinan kerja sama di berbagai daerah. Seperti di Riau, Jombang, Kota Bojonegoro, Kabupaten Tana Tidung (KTT) Kalimantan Utara, Kota Mojokerto, dan sebagainya.

“Dalam pengembangan sekolah unggulan itu dilakukan peningkatan dari sekolah biasa menjadi sekolah unggulan atau menjadi sekolah berasrama. Mulai dari manajemen asrama hingga manajemen sekolah. Yang dikembangkan mulai dari visi, misi, rencana strategis sekolah, kurikukulm, interaksi belajar-mengajar, sumber belajar, media sampai dengan asesmen. Selain, itu, PP LPPM UM juga melayani permintaan bimbimgan teknis terkait pengembangan kompetensi guru dan siswa, pendidikan karakter, pendidikan karakter, sampai TOT kompetisi sains nasional,” bebernya.

UM. (Foto: Dokumen/Tugu Jatim)
Wali Kota Mojokerto, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto, dan Kepala Pusat Pendidikan UM, beserta para peserta Bimtek Penguatan Literasi membaca dan Numerasi Guru di Kota Mojokerto. (Foto: Dokumen)

Dia juga mengatakan, PP LPPM UM juga kerap digandeng dinas pendidikan, sekolah, yayasan, dan MGMP se-Indonesia dalam workshop penguatan literasi dan numerasi guru serta implementasi pembelajaran berbasis masalah dan proyek sesuai Kurikulum Merdeka.

“PP LPPM UM punya pilot project dengan Pemkot Malang tahun ini untuk mengembangkan model pendidikan karakter jenjang SD di Kota Malang,” jelasnya.

Menurut dia, ada beragam pelatihan bidang penelitian seperti penelitian kuantitatif, kualitatif, mixed methods, tindakan kelas dan sekolah, evaluasi dan kebijakan, penyusunan proposal hingga artikel ilmiah, juga menjadi tugas pokok PP.

UM. (Foto: Dokumen/Tugu Jatim)
Narasumber bersama dengan para guru Kota Mojokerto berpose setelah kegiatan Bimtek Penguatan Literasi dan Numerasi Guru. (Foto: Dokumen)

Endah melanjutkan, selain Pengembangan Model Sekolah Unggulan, PP LPPM UM juga memiliki beberapa program unggulan. Di antaranya, pengembangan dan penguatan literasi; penguatan pendidikan karakter; 4K (Keterampilan, Berpikir Kritis, Kreatif, Kolaboratif dan Komunikatif); model asesmen HOTS; model STEM, Literasi, Lifeskills, Riset Edukits, IMRC (Indonesia Malaysia Research Consortium); pengembangan praktik kerja lapangan; pengkajian dan pengembangan kurikulum; maupun media/sumber belajar.

Dia berharap dapat memberikan sumbangsih untuk mengembangkan layanan di bidang pendidikan.

“Bisa betul-betul memberikan kontribusi untuk mengembangkan pendidikan, meningkatkan literasi pada guru maupun siswanya, meningkatkan pengembangan karakter sampai layanan di bidang manajemen pendidikan,” ujarnya. (ads)

 

 


Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim