Tips Aman Makan Bersama saat Natal dan Tahun Baru di Masa Pandemi - Tugujatim.id

Tips Aman Makan Bersama saat Natal dan Tahun Baru di Masa Pandemi

  • Bagikan
Ilustrasi makan bersama. (Foto: Pexels)
Ilustrasi makan bersama. (Foto: Pexels)

Tugujatim.id – Saat libur panjang Natal dan Tahun Baru 2021, maka tak bisa dipungkiri akan ada kegiatan makan-makan bersama keluarga atau kerabat dekat. Padahal, pandemi COVID-19 belum berakhir. Lalu, bagaimana tips aman makan bersama saat pandemi?

Dr Christrijogo Sumartono W, dr SpAn KAR, KIC mengatakan, jika masyarakat berencana mengadakan kegiatan makan-makan saat Nataru, sebaiknya dilakukan di luar ruangan atau secara outdoor.

“Kalau bisa makan-makan nggak di ruangan, tapi di outdoor. Kalau di outdoor kan delusi dari kumannya turun, kemudian tetap menerapkan protokol kesehatan,” kata Dr Christrijogo ketika dihubungi Basra, partner Tugu Jatim, Kamis (24/12).

Baca Juga: Penuh Humor dan Kebijaksanaan: Simak 25 Kata Bijak dari Gus Dur

Selain itu, Dr Christrijogo menyarankan, agar ketika makan masyarakat tidak sambil berbicara. Karena hal itu akan mempercepat proses penyebaran virus.

“Terus kalau mau ngobrol, jangan sambil makan. Karena kalau sambil makan kan maskernya terbuka. Kalau bisa makan dulu diselesaikan, terus maskernya digunakan lagi baru ngobrol,” ucapnya.

Selain tips makan bersama tersebut, tak lupa, ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap melakukan physical distancing dengan jarak minimal 1,5 meter hingga 2 meter.

Ketika ditanya lebih lanjut terkait makan bersama di dalam ruangan, dokter yang bertugas di RS Darurat Lapangan (RSDL) Indrapura Surabaya ini mengatakan, hal yang perlu diperhatikan yakni ventilasi udara di dalam ruangan.

“Mungkin AC-nya bisa dimatikan, jendela dibuka. Kalau bisa di dalam ruangan ada hepa filter atau penyaring udarnya. Lalu jaraknya juga harus diatur,” tuturnya.

Baca Juga: Resmi, Tarif Cukai Rokok Tahun 2021 Naik 12,5 Persen

Terakhir, selain saat makan bersama, ia berpesan kepada masyarakat agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Tetap pakai masker, jaga jarak, dan mencuci tangan. Karena klaster keluarga juga makin banyak. Orang-orang boleh parno, tapi kita harus tetap menjaga diri,” pungkasnya. (Amm/Basra/gg)

 

Sumber Artikel: Berita Anak Surabaya (Basra)

  • Bagikan