SURABAYA, Tugujatim.id – Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya terpilih menjadi tuan rumah pelenyelanggaraan International Convention of Asia Scholars (ICAS) 2024 yang melibatkan 598 perguruan tinggi dari 66 negara mulai Rabu (28/7/2024).
Sebagai tuan rumah ICAS 2024, UNAIR Surabaya bekerjasama dengan Airlangga Indian Ocean Crossroads (AIIOC).
ICAS di UNAIR kali ini merupakan penyelenggaraan ke-13 tahun sebagai wadah dari para akademisi dan budayawan untuk saling berkolaborasi.
Pertama kali diadakan di Surabaya, ICAS 2024 mengusung tema yang cukup berbeda yakni Conference Festival (Confes). Sehingga akan ada banyak diskusi, workshop dan juga pameran yang bisa dinikmati.
“Konferensi Internasional ini sangat menarik. Serangkaian acara dari konferensi, workshop hingga pameran akan berlangsung dengan tatap muka,” kata Direktur AIIOC, Lina Puryanti.
Lina menjelaskan, ICAS 2024 di UNAIR Surabaya akan diramaikan oleh 1.500 peserta dan obsever. Selain itu, juga melihatkan 598 perguruan tinggi dari 66 negara di dunia.
“Ada lebih dari 360 panel diskusi beserta roundtables. Lalu ada 17 pameran dan 24 workshop dengan berbagai tema,” imbuhnya.
Untuk venue sendiri, ada 11 titik yang akan digunakan ICAS 2024 di Surabata. Narasumber yang diundang-undang juga tak kalah keren. Mereka berasal merupakan kalangan praktisi, akademisi hingga aktivis dari berbagai negara.
Sementara itu, Direktur IIAS Prof Phillipe Peycam mengungkapkan alasan terpilihnya Surabaya menjadi tuan rumah ajang perkumpulan akademisi dari seluruh dunia tersebut.
Phillipe mengatakan, Kota Pahlawan menjadi salah satu kota yang memiliki nilai sejarah panjang dan mengundang ketertarikan tersendiri.
“Karena Surabaya memiliki kampung sejarah yang menarik,” ucapnya.
Sebagai informasi, peserta ICAS 2024 juga mengunjungi Kampung Pecinan Tambak Bayan yang terkenal dengan bangunan Tapal Kudanya. Di sana, para peserta ditunjukkan tradisi kebudayaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Izzatun Najibah
Editor: Imam Abu Hanifah








