• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Universitas Negeri Malang.

Suasana workshop potensi bambu untuk solusi ketahanan pangan, ekonomi hijau, dan lingkungan yang berkelanjutan di Graha Rektorat Universitas Negeri Malang. (Foto: Yona Arianto/Tugu Jatim)

Universitas Negeri Malang Dorong Optimalisasi Potensi Bambu untuk Ketahanan Pangan, Ekonomi Hijau, dan Lingkungan yang Berkelanjutan

Dwi Linda by Dwi Linda
2 years ago
in Advertorial, Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Universitas Negeri Malang (UM) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) menyelenggarakan workshop dengan tema besar yakni potensi bambu.

Kepala Pusat Sains dan Rekayasa LPPM UM Eli Hendrik Sanjaya SSi MSi PhD mengatakan tujuan workshop adalah meningkatkan pengetahuan mengenai potensi bambu sebagai solusi untuk ketahanan pangan, ekonomi hijau, dan lingkungan yang berkelanjutan.

You might also like

Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

19/07/2026 12:53 PM
Mahasiswa UM.

Mahasiswa UM Kembangkan GS-PBL, Strategi Pembelajaran Berbasis Game Tingkatkan Kolaborasi Siswa

19/07/2026 12:00 PM

“Peran dan potensi bambu sebagai salah satu objek untuk meningkatkan ketahanan pangan, ekonomi hijau dan lingkungan yang berkelanjutan, ini sangat penting untuk dimaksimalkan,” ungkap Eli pada Tugujatim, Jumat (02/08/2024).

Workshop ini menghadirkan dua narasumber yang berkompeten dalam bidangnya, yakni Iman Rahman Heru Wijaya yang memiliki jabatan sebagai tim percepatan Perhutsos UNU Blitar. Sementara yang kedua adalah Mastok Setyanto yang merupakan pendiri bengkel hijau Indonesia.

Eli Sanjaya sebagai moderator dalam workshop kali ini mengatakan, banyak orang hanya mengenal bambu sebagai material untuk konstruksi rumah dan peralatan tradisional atau bahkan mengaitkannya dengan hal-hal mistis. Namun, bambu sebenarnya memiliki potensi besar di berbagai bidang.

“Dalam aspek lingkungan, bambu dapat berperan dalam konservasi air, penangkapan karbon, dan mitigasi tanah longsor. Dari sisi pangan, berbagai olahan rebung memberikan manfaat nutrisi,” bebernya.

Selain itu, bambu mengandung banyak antioksidan yang bermanfaat dalam bidang medis. Di sektor infrastruktur, bambu dapat digunakan untuk membangun rumah, jembatan, dan lain-lainnya.

Kerajinan tangan seperti alat rumah tangga, mainan anak, dan suvenir juga bisa dibuat dari bambu. Dengan semua potensi tersebut, industri bambu diyakini sangat menjanjikan untuk mendukung ekonomi hijau.

Workshop Universitas Negeri Malang.
Workshop potensi bambu untuk solusi ketahanan pangan, ekonomi hijau, dan lingkungan yang berkelanjutan di Graha Rektorat Universitas Negeri Malang. (Foto: Yona Arianto/Tugu Jatim)

Workshop ini dihadiri oleh peserta internal UM, termasuk para Ketua Pusat, Pengembang dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) serta peneliti yang fokus pada topik bambu di lingkungan UM.

Acara dibuka oleh Wakil Rektor III Prof Dr Munjin Nasih MAg yang menyampaikan komitmen UM dalam meningkatkan kegiatan terkait bambu. Prof Munjin juga menegaskan adanya kerja sama penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dengan Pemkab Trenggalek yang melibatkan dosen dan mahasiswa.

“UM komitmen untuk meningkatkan kegiatan terkait bambu. Bahkan sudah ada kerja sama proyek penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di Kabupaten Trenggalek,” ungkap Prof Munjin.

Dia harapannya melalui workshop ini, pengetahuan tentang potensi bambu akan meningkat dan dapat memotivasi sivitas academic UM untuk lebih mendalami dan mengembangkan potensi bambu dalam berbagai aspek.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Yona Arianto

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kota Malang hari iniBerita Universitas Negeri MalangKota Malang hari iniLPPM Universitas Negeri MalangWorkshop Universitas Negeri Malang
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 12:53 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Sebanyak 6 mahasiswa vokasi dinonaktifkan sementara selama proses investigasi yang dilakukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan...

Mahasiswa UM.

Mahasiswa UM Kembangkan GS-PBL, Strategi Pembelajaran Berbasis Game Tingkatkan Kolaborasi Siswa

by Dwi Linda
19/07/2026 12:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) kembali menghadirkan inovasi di bidang pendidikan. Yonna Divanka Yuanvanelli, mahasiswa UM Program...

Peneliti UM.

Peneliti UM Kembangkan EL-PBL, Inovasi Pembelajaran IPA Bikin Siswa Lebih Kreatif dan Semangat Belajar

by Dwi Linda
19/07/2026 11:05 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Tim peneliti Universitas Negeri Malang (UM) menghadirkan inovasi pembelajaran berupaya menciptakan suasana belajar IPA yang lebih menyenangkan...

LPPM UM.

LPPM UM Gelar Pelatihan Pembuatan Tepache, Mahasiswa Belajar Olah Limbah Kulit Nanas Jadi Minuman Fungsional

by Dwi Linda
19/07/2026 10:20 AM
0

MALANG, Tugujatim.id - Pusat Kesehatan dan Pangan Lembaga Penelitian dan Pendidikan Kepada Masyarakat Universitas Negeri Malang (LPPM UM) menggelar kegiatan...

Next Post
Krisis air bersih.

3 Desa di Mojokerto Krisis Air Bersih, Anggaran Minim Butuh Bantuan Pemprov Jatim

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID