Urban Farming Ala Kota Malang, Solusi di Tengah Lonjakan Harga Pangan 

Urban Farming Ala Kota Malang, Solusi di Tengah Lonjakan Harga Pangan 

  • Bagikan
Gusti Patmi, ketua kelompok tani Cassiavera, sedang melakukan perawatan tanaman menggunakan bahan organik.
Gusti Patmi, ketua kelompok tani Cassiavera, sedang melakukan perawatan tanaman menggunakan bahan organik. (Foto: Fonda Imelia Pradinitama/Tugu Jatim)

Tugujatim.id – Lonjakan harga pangan terus menjadi perhatian pemerintah di berbagai daerah, termasuk di Kota Malang. Untuk mengatasi persoalan tersebut Kota Malang menawarkan satu solusi, yaitu Urban Farming.

Program yang bertujuan menyiapkan kesediaan pangan keluarga ini, salah satunya dikembangkan oleh kelompok PKK di RW 09, Kelurahan Tlogomas, Lowokwaru, Kota Malang. Kelompok ini berhasil memanfaatkan lahan fasum (fasilitas umum) perumahannya sebagai tempat untuk menanam berbagai jenis sayuran organik.

Gusti Patmi, ketua kelompok tani Cassiavera, mengatakan bahwa dengan Urban Farming cukup membantu mereka di saat terjadi lonjakan harga-harga bumbu dapur dan juga sayur. Menurutnya, hasil Urban Farming bisa selisih hampir separo harga dengan di pasaran.

“Cukup membantu, cabai misalkan di pasar Rp 100 ribu. Kalau untuk dijual ke anggota, saya kasih Rp 50 ribu saja. Jadi para ibu-ibu itu terbantu sekali. Biasanya mereka pesan dulu sebelum beli, jadi biasanya sehabis panen itu langsung habis,” jelasnya.

Beberapa jenis sayuran (daun bawang, cabai, pakcoy, kangkung) yang dibudidayakan oleh kelompok PKK.
Beberapa jenis sayuran, sepertidaun bawang, cabai, pakcoy, dan kangkung yang dibudidayakan oleh kelompok PKK. (Foto: Fonda Imelia Pradinitama/Tugu Jatim)

Beberapa warga juga telah menerapkan ilmu mereka tentang Urban Farming di rumah masing-masing dengan memanfaatkan lahan yang mereka miliki.

Menurut Gusti Patmi, hasil kebun yang dikelola akan dijual pada para anggota ataupun warga. Uang dari hasil penjualan akan digunakan untuk pembelian bibit dan perawatan tanaman. Selain sayuran, para kelompok tani juga menanam bunga Telang.

“Ini juga bunga Telang sekarang PKK dianjurkan untuk menanam ini, karena programnya ketua TP PKK Kota Malang mau menggalakkan supaya ibu-ibu menanam,” terangnya.

Penanaman bunga Telang dalam pergerakan urbang farming di kota Malang sendiri telah dimulai pada 24 Januari 2022 yang dapat dilihat pada akun @pkkkotamalang.

 


Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

  • Bagikan