• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Anggaran pendidikan Surabaya.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bertemu dengan siswa dalam kegiatan belajar di salah satu sekolah. (Foto: dok. Humas Pemkot Surabaya)

Viral Isu Anggaran Pendidikan di Surabaya Rendah Hanya 19 Persen, Pemkot: Faktanya 20,96 Persen!

Dwi Linda by Dwi Linda
1 year ago
in Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membantah keras tudingan miring yang menyebut anggaran pendidikan di kota ini berada di bawah ambang batas 20 persen dari APBD. Diketahui, isu anggaran pendidikan Surabaya rendah tersebut beredar dari akun media sosial @maulifikr hingga viral.

Video singkat itu menyebutkan anggaran pendidikan Surabaya hanya 19 persen dari total APBD sebesar Rp12,3 triliun. Sehingga, menjadikan Kota Pahlawan ini sebagai salah satu daerah dengan anggaran pendidikan terendah di Jatim.

You might also like

Sekolah terpencil di Sidoarjo.

Sekolah Terpencil di Sidoarjo Viral Disebut Tak Dapat Perhatian, Ini Penjelasan Dispendikbud

20/07/2026 7:42 PM
Polije

Polije Siapkan Kampus 7 di Situbondo, Perluas Akses Pendidikan Vokasi

20/07/2026 3:00 PM

Baca Juga: Sambut Positif SE Gubernur, DPRD Kota Surabaya Siap Kawal Dunia Kerja Lebih Inklusif

Faktanya, anggaran fungsi pendidikan dalam APBD Surabaya 2025 mencapai Rp2,588 triliun atau setara 20,96 persen dari total APBD sebesar Rp12,3 triliun.

Pembagian Anggaran Pendidikan Sudah sesuai UU

Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Surabaya M. Fikser mengaku bahwa isu anggaran pendidikan Surabaya yang rendah beredar itu tidak benar dan tidak berdasar.

“Ini jelas menyesatkan. Mereka hanya melihat anggaran di dinas pendidikan. Padahal secara sistem, belanja pendidikan juga tersebar di berbagai perangkat daerah lain sesuai fungsi pendidikan,” kata Fikser pada Jumat (16/05/2025).

Anggaran pendidikan di Surabaya viral.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di tengah giat siswa di salah satu sekolah. (Foto: dok. Humas Pemkot Surabaya)

 

Fikser menjelaskan, penghitungan anggaran pendidikan Surabaya mengacu pada fungsi, bukan instansi semata. Hal ini sesuai amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 dan Permendagri Nomor 15 Tahun 2024 yang mewajibkan daerah mengalokasikan minimal 20 persen APBD untuk fungsi pendidikan.

“Data ini bukan hasil penghitungan manual, melainkan dari Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) milik Kemendagri yang mengelompokkan anggaran secara otomatis berdasarkan fungsi. Tidak bisa dimanipulasi,” jelas Fikser.

Anggaran Pendidikan Wajib Melebihi Ambang Batas

Sementara itu, Plh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Surabaya Rachmad Basari memperkuat pernyataan tersebut.

Dia menyebut alokasi belanja pendidikan sudah memenuhi bahkan melampaui batas wajib yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.

“Jadi dari total Rp2,588 triliun anggaran pendidikan, hanya Rp2,335 triliun dikelola dinas pendidikan. Sisanya tersebar di instansi lain yang juga menjalankan program pendidikan. Semua tercatat dan diverifikasi melalui SIPD,” terang Basari.

Basari juga menegaskan bahwa Pemkot Surabaya telah lama konsisten dalam memenuhi ketentuan mandatory spending, termasuk 20 persen untuk pendidikan dan 40 persen untuk infrastruktur.

“Isu-isu seperti ini harus diluruskan. Jangan sampai publik terprovokasi oleh informasi yang tidak akurat,” tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Layla Aini

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Anggaran pendidikan viral di SurabayaBerita Kota Surabaya hari iniBerita viral di SurabayaKota Surabaya hari iniPemkot SurabayaSurabaya
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Sekolah terpencil di Sidoarjo.

Sekolah Terpencil di Sidoarjo Viral Disebut Tak Dapat Perhatian, Ini Penjelasan Dispendikbud

by Dwi Linda
20/07/2026 7:42 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Sidoarjo Netti Lastiningsih angkat bicara setelah kondisi sekolah terpencil...

Polije

Polije Siapkan Kampus 7 di Situbondo, Perluas Akses Pendidikan Vokasi

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 3:00 PM
0

SITUBONDO, Tugujatim.id - Politeknik Negeri Jember (Polije) bersama Pemerintah Kabupaten Situbondo bergegas mematangkan persiapan pembukaan Kampus 7 Polije di Kabupaten...

Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 12:53 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Sebanyak 6 mahasiswa vokasi dinonaktifkan sementara selama proses investigasi yang dilakukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan...

Mahasiswa UM.

Mahasiswa UM Kembangkan GS-PBL, Strategi Pembelajaran Berbasis Game Tingkatkan Kolaborasi Siswa

by Dwi Linda
19/07/2026 12:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) kembali menghadirkan inovasi di bidang pendidikan. Yonna Divanka Yuanvanelli, mahasiswa UM Program...

Next Post
Aone Trawas di Mojokerto.

Aone Trawas di Mojokerto Tawarkan Staycation Unik, Lengkap dengan Fasilitas dan Harga Tiket Masuk  

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID