• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Produksi susu. (Foto: M. Ulul Azmy/Tugu Malang)

Peternak sapi perah di Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, tengah memberi makan sapinya yang sedang menjalani pemulihan pasca terpapar PMK. (Foto: M. Ulul Azmy/Tugu Malang)

Wabah PMK Bikin Produksi Susu Ngantang Kabupaten Malang Merosot Drastis

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Penyebaran kasus virus PMK yang makin meluas, membuat peternak di Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, ikut terdampak. Bahkan, jumlah produksi susu di sana merosot drastis. Berdasarkan data dari KUD Sumbermakmur, setoran susu yang semula hingga 104 ton per hari, kini hanya 40 ton.

Penurunan jumlah produksi susu itu nanti masih berkurang karena ada proses seleksi dari pabrik yang tidak menerima susu terkontaminasi antibiotik. Karena itu, kerugian KUD bakal semakin banyak jika ditemukan susu terkontaminasi.

You might also like

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

21/07/2026 8:30 PM
Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

21/07/2026 7:17 PM

Ketua KUD Sumbermakmur Ngantang Sugiyono mengatakan, situasi itu membuat KUD harus membuang susu terkontaminasi antibiotik. Dia melanjutkan, sapi perah itu memang harus mendapat perawatan suntik antibiotik dengan masa inkubasi total hingga sepekan.

Dalam masa itu, biasanya peternak tidak melakukan pemerahan sapi. Namun berhubung di situasi darurat, peternak mau tidak mau tetap harus menyetorkan susu meski sapinya masih dalam pengaruh obat.

”Kami sebagai KUD juga badan sosial, jadi meski ada susu antibiotik, kami tetap beli. Total ada 5.000 liter susu per hari terpaksa harus kami buang. Harga per liter dibeli Rp6 ribu, tinggal dikalikan saja kerugiannya,” bebernya pada Kamis (23/06/2022).

Sebaran virus PMK di Kecamatan Ngantang terbilang sudah luar biasa. Berdasarkan data dari KUD Sumbermakmur Ngantang per 21 Juni 2022, total sudah ada 8.000 lebih dari total populasi 17.872 ekor sapi perah positif PMK.

Kasus paparan PMK kali pertama mulai muncul sejak 27 April 2022 di satu dusun. Wabah itu kini sudah menyebar di 13 desa lain. Situasi ini mau tak mau menimbulkan kepanikan. Terlebih, mayoritas warga di sana bergantung hidup dari beternak sapi perah. Ratusan sapi terpapar dan mulai bertumbangan. Total ada sekitar 250 ekor sapi perah mati akibat PMK.

Sugiono mengatakan, ada 250 ekor sapi yang mati dan 550 ekor sapi yang dijual atau dipotong paksa. Bahkan, peternak yang kelimpungan terpaksa menjual sapinya di bawah harga normal.

”Itu 3 ekor sapi yang mestinya seharga Rp10 juta-Rp15 juta per ekor, akhirnya dijual Rp10 juta, 3 ekor. Situasinya sudah sangat luar biasa. Kami harap pemerintah bisa segera mengatasinya,” ungkapnya.

Menurut dia, KUD terus berupaya menekan laju sebaran virus dengan suplai obat-obatan seperti vitamin, antibiotik, dan obat-obatan kimia lain yang direkomendasikan dinas. Bahkan, peternak juga sampai menerapkan pengobatan alternatif seperti obat herbal dan dukun.

Sugiono berharap pemerintah bisa bertindak cepat dan maksimal dalam melakukan penanganan. Peran pemerintah untuk terjun ke lapangan dirasa masih belum optimal.

”Tapi, alhamdulillah per hari ini kami sudah dapat 500 dosis vaksin,” kata dia.

Untuk diketahui, selain di Kecamatan Ngantang, ada 5 kecamatan di Kabupaten Malang yang melaporkan sebaran PMK seperti Kecamatan Wajak, Gondanglegi, Bululawang, Singosari, dan terbanyak di Kecamatan Ngantang.

 

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: Akibat wabah virus PMKBerita Kabupaten Malang hari iniBerita penurunan produksi susu karena virus PMKData Suspek PMK MalangKasus virus PMK di Kabupaten MalangPenurunan produksi susu di Ngantang Kabupaten MalangProduksi SusuProduksi susu di Ngantang
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Next Post
Sapi sakit. (Foto: Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Pasuruan/Tugu Jatim)

Wabah PMK Masuk ke Kota Pasuruan, 44 Sapi Sakit di 3 Kecamatan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID