Wakil Bupati Trenggalek Syah Natanegara: RAPI Harus Menjadi Garda Terdepan bagi Warga dalam Komunikasi

  • Bagikan
Wakil Bupati Syah M. Natanegara dalam membuka acara Muswilub. (Foto: Muhammad Zamzuri/Tugu Jatim)
Wakil Bupati Syah M. Natanegara dalam membuka acara Muswilub. (Foto: Muhammad Zamzuri/Tugu Jatim)

TRENGGALEK, Tugujatim.id – Wakil Bupati Trenggalek Syah M. Natanegara membuka kegiatan Musyawarah Wilayah Luar Biasa (Muswilub) Radio Amatir Penduduk Indonesia (RAPI) wilayah 28 Kabupaten Trenggalek pada Sabtu (20/03/2021).

Dalam musyawarah wilayah luar biasa yang digelar di Pendapa Manggala Praja Nugraha untuk memilih ketua RAPI Trenggalek yang baru karena ketua terpilih yang lama telah mengundurkan diri setelah 2 tahun menjabat.

Wakil Bupati Trenggalek Syah M. Natanegara pun menaruh harapan terhadap Muswilub RAPI yang nantinya dapat mendorong Kabupaten Trenggalek dalam komunikasi terkini sehingga apa pun yang terjadi RAPI menjadi garda terdepan.

“RAPI telah bersumbangsih banyak dalam Kabupaten Trenggalek, utamanya dalam bidang komunikasi. Selain itu, juga jika terjadi bencana alam, RAPI mampu membuat koordinasi di lapangan secara terkini,” kata Syah.

Dia menambahkan, ketika komunikasi berhenti saat terjadi bencana, kemudian RAPI berkiprah banyak dalam hal komunikasi.

“Dengan terobosan dan kiprah RAPI, mohon tetap dipertahankan. Kami sangat membutuhkan RAPI di Kabupaten Trenggalek, apalagi di sini masuk kawasan rawan bencana,” jelasnya.

Syah pun berpesan jika muswilub sangat penting untuk regenerasi dan merangkul generasi yang muda, apalagi peran RAPI sangat strategis berbekal memiliki data dan daya, apalagi nantinya jika pemerintah ada dan bisa untuk menyokong dana.

Sementara itu, Wakil Ketua RAPI Jatim Aep Saefudin mengatakan, rencananya Muswilub RAPI wilayah 28 Trenggalek digelar untuk memilih ketua baru.

Saefudin berharap, dengan adanya muswilub ini dapat tersusun kepengurusan yang baik dan RAPI mampu bersinergi serta ikut mendukung program-program pemerintah.

Dia juga berpesan kepada pengurus wilayah bisa membaca AD ART yang ada sehingga maksud dan tujuan organisasi bisa dijalankan. (Muhammad Zamzuri/ln)

  • Bagikan