JEMBER, Tugujatim.id – Viral di media sosial, sejumlah spanduk memuat narasi daerah rawan tuyul di Dusun Ampo, Desa Dukuh Mencek, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember. Spanduk imabuan itu dipasang di beberapa sudut dusun di RT 2, RW 15.
Bukan tanpa alasan warga sekitar memasang imbauan tersebut. Poster dipasang karena banyak warga yang merasa kehilangan uang secara misterius. Kejadian itu membuat warga resah dan menduga adanya keberadaan tuyul di dusun mereka tinggal.
Ketua RT 2 Suroso menjelaskan, sebelum viral di media sosial, beberapa warga sudah sejak lama mengalami kehilangan uang secara misterius. Namun ,tidak ada yang mempermasalahkan perihal tersebut karena jumlahnya terbilang kecil.
Baca Juga: Desain Simpel, Sortir Lipat Surat Suara Pilkada Mojokerto Ditarget Tuntas Tiga Hari
Dia membagikan pengalamannya saat kehilangan uang secara misterius untuk kali pertama.
“Dua minggu lalu saya mau ambil uang di tas, ternyata jumlahnya sudah berkurang. Saat itu saya tidak curiga karena mungkin lupa atau gimana,” jelas Sudarso pada Rabu (30/10/2024).
Kecurigaan Suroso mulai terkuak saat dirinya mengalami kehilangan uang berkali-kali. Tidak hanya itu, Suroso juga mendapat cerita warganya yang bernasib sama dengannya. Suroso mengungkap, uang yang hilang biasanya pecahan Rp100.000 dan Rp50.000.
Setidaknya, Suroso mengalami kehilangan uang secara misterius sebanyak tiga kali.
“Di waktu lain saya taruh uang di dalam pelindung HP. Saya ingat betul ada Rp400 ribu, saat mau diambil ternyata sisa Rp300 ribu. Padahal gak ada yang tau selain saya,” terang Suroso.
Keresahan yang dialami Suroso dan beberapa warganya itu memunculkan inisiatif untuk memasang spanduk imbauan dengan narasi “Lingkungan RT 02/RW 15 Rawan Tuyul. Ditengarai Ada yang Memelihara” dan “Anda Memasuki Daerah Rawan Tuyul Hati-Hati dengan Uang Anda”.
Melalui spanduk tersebut, Suroso dan warganya tidak menuduh salah satu warga yang memelihara tuyul.
“Kalau ada orang yang tiba-tiba kaya raya ya nggak masalah juga, yang jadi masalah kenapa uang kami yang terus menerus hilang, giliran pecahan lima ribu, dua puluh ribu gak ada yang diambil,” kata Suroso.
Dia melanjutkan, semenjak dipasang spanduk tersebut, tidak ada lagi warga yang kehilangan uangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati








