Wisata Asyik di Bojonegoro: Sensasi Petik Jambu Kristal Langsung dari Pohonnya

  • Bagikan
Pengunjung sedang menikmati memetik jambu dari kebunnya di Wisata Kebun Jambu Kristal di Desa Padang, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro. (Foto: Mila Arinda/Tugu Jatim)
Pengunjung sedang menikmati memetik jambu dari kebunnya di Wisata Kebun Jambu Kristal di Desa Padang, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro. (Foto: Mila Arinda/Tugu Jatim)

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Bagi Anda yang ingin menghabiskan waktu luang bersama keluarga, Anda bisa menjajal Wisata Kebun Jambu Kristal di Desa Padang, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro.

Di tempat ini, pengunjung bisa merasakan sensasi memetik jambu dari pohonnya secara langsung. Kebun jambu kristal ini sangat cocok untuk alternatif destinasi agrowisata bagi keluarga.

Lahan yang dahulu merupakan ladang jagung, kini disulap menjadi perkebunan jambu kristal, dan telah digeluti oleh warga setempat sejak lima tahun yang lalu.

“Dulu kan programnya Kang Yoto (Suyoto, Bupati Bojonegoro periode 2013-2018, red) itu, kita dikasih bibit jambu kristal buat ditanam, ya sekitar lima tahun lalu,” ujar Sundari, salah satu pemilik kebun jambu kristal saat ditemui Tugu Jatim, Senin (22/03/2021).

Pengunjung bisa mendatangi tempat ini setiap hari mulai pukul 08.00 WIB. Kebun yang dikelola oleh individu ini memiliki luas 17 hektar dengan rincian 300 petani produktif dan 200 petani yang terus mengembangkan jambu kristal.

Total ada 24 Hektar lahan kebuh jambu yang tersebar di tiga desa, yaitu Desa Padang, Desa Mori, dan Desa Pagerwesi.

Pengunjung sedang menikmati memetik jambu dari kebunnya di Wisata Kebun Jambu Kristal di Desa Padang, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro. (Foto: Mila Arinda/Tugu Jatim)
Pengunjung sedang menikmati memetik jambu dari kebunnya di Wisata Kebun Jambu Kristal di Desa Padang, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro. (Foto: Mila Arinda/Tugu Jatim)

Menurut Sundari, setiap harinya, kebun jambu yang ada di Desa Padang ini ramai dikunjungi wisatawan.

“Setiap hari ya Alhamdulillah ada yang datang, tapi kalau sabtu minggu lebih ramai lagi, sampai banyak mobil yang parkir di sini,” tuturnya.

Sundari juga mengatakan, bahkan ada salah satu pengunjung yang datang dari Pati, Jawa Tengah untuk sekedar menikmati jambu Kristal yang ada di kebunnya.

“Setiap harinya pengunjung dari Bojonegoro, Surabaya, Madura maupun Pati sering datang kemari merasakan sensasi memetik jambu kristal dari agro wisata,” ungkap Sundari.

Tak ayal jambu kristal yang dijual oleh Sundari seharga Rp 12.500 per kilogram nya, dalam sehari meraup keuntungan dari Rp 1.000.000 hingga Rp 2.000.000.

“Saya jual jambu kristal petik sendiri per kilogram nya Rp 12.500, sebelum pandemi pernah sehari omzet capai Rp 2.000.000,” tutur Sundari.

Selain itu, pengunjung juga bisa mencicipi jambu kristal sebelum memutuskan untuk memetiknya sendiri di kebun. Salah satu pengunjung wisata mengatakan jika jambu kristal tersebut rasanya sangat manis.

“Jambunya manis, enak, dan besar-besar,” ujar Liza. (Mila Arinda/gg)

  • Bagikan