Wisata Kampung Tematik di Kota Malang Kembali Mulai Bergeliat

  • Bagikan
Pagelaran Seni dan Budaya di Kampung Budaya Polowijen, Minggu (4/4/2021). (Foto : Pokdarwis KBP) wisata kampung tematik kota malang
Pagelaran Seni dan Budaya di Kampung Budaya Polowijen, Minggu (4/4/2021). (Foto : Pokdarwis KBP)

MALANG, Tugujatim.id – Denyut nadi Wisata Kampung Tematik di Kota Malang mulai kembali bergeliat. Sebanyak 15 kampung wisata tematik aktif mulai menggeber jadwal serangkaian kegiatan event per bulan April hingga Desember 2021 mendatang.

Event pertama Kampung Tematik yang digagas oleh Forkom Pokdarwis Kota Malang di pandemi ini dimulai dari Kampung Budaya Polowijen (KBP) Kota Malang pada Minggu (4/4/2021). Mereka menggelar pagelaran budaya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Ketua Forkom Pokdarwis Kota Malang, Isa Wahyudi menuturkan, Pagelaran ini menjadi penanda semangat baru pariwisata di Kota Malang mulai bangkit. Total, kata dia ada 40 festival yang akan digelar secara bertahap dalam kurun setahun ini.

Penanda kebangkitan pariwisata Kota Malang ini dimulai dari Kampung Budaya Polowijen. Dengan menampilkan berbagai hasil kreativitas warga sekitar selama ini. Mulai dari tari-tarian tradisional, tari kreasi topeng, gamelan, mocopat, pasar kuliner dan kerajinan.

”Intinya untuk kembali membangkitkan gairah seni dan budaya masyarakat setempat agar terus lestari,” kata pria yang juga akrab disapa Ki Demang ini, Minggu (4/4/2021).

Adapun, festival budaya serupa akan dilanjut secara bertahap di 15 kampung tematik lain yang masih aktif. Tentu dengan menekankan kreativitas dan karakter masing-masing kampung.

”Tentu ini bisa jadi semangat baru bagi warga sekitar untuk kembali berkreativitas dan menggerakkan ekonomi warga. Ya lewat event-event ini,” terangnya.

Lebih jauh, jika bicara soal eksistensi Kampung Wisata Tematik, memang harus melibatkan kerja sama antar lintas stakeholder. ”Bukan hanya dari Dinas Pariwisata saja, semuanya yang berwenang juga bisa terlibat membantu masyarakat,” harapnya.

”Dengan begitu, roda ekonomi pariwisata di Malang bisa kembali bergeliat dan juga ekonomi warga sekitar ikut tergerak,” pungkasnya. (azm/gg)

  • Bagikan