Yuk Kenali Suneung, Ujian Terbesar di Korea Selatan

Yuk Kenali Suneung, Ujian Terbesar di Korea Selatan

  • Bagikan
Gedung sekolah di Korea Selatan/tugu jatim
Gedung sekolah di Korea Selatan. (Foto: Pinterest)

KOREA SELATAN, Tugujatim.id – Ujian kemampuan skolastik ke perguruan tinggi (College Scholastic Ability Test/CSAT) atau biasa dikenal dengan “Suneung” dalam bahasa korea merupakan ujian penentuan siswa untuk memasuki perguruan tinggi di Korea selatan.

Mengenai ujian ini, ada beberapa fakta yang perlu Anda ketahui sebagaimana berikut ini.

1. Perubahan Aturan Lalu Lintas

CSAT dianggap sebagai ujian terpenting bagi para calon mahasiswa. Selama ujian berlangsung semua kegiatan berubah, seperti, aturan lalu lintas. Jadwal kereta api maupun pesawat ditunda. Toko-toko dan bank pun juga ditutup. Hal ini dilakukan dengan tujuan agar calon mahasiswa yang mengikuti ujian tidak terganggu konsentrasinya.

2. Pengawalan Khusus

Tak hanya aturan lalu lintas yang berubah. Jika peserta ujian hampir terlambat, banyak polisi patroli yang siap memberikan pengawalan khusus. Pengawalan ini diberikan dengan tujuan agar para peserta lebih mudah mengakses jalan dan membantu agar tidak terlambat.

3. Berlangsung Selama 8 Jam di Bulan November

Suneung berlangsung pada bulan November dengan tanggal yang berbeda-beda setiap tahunnya. Ujian ini berlangsung selama 8 jam yang mencakup 5 macam ujian, seperti bahasa Korea, matematika, bahasa Inggris, ilmu sosial, Sains, pendidikan kejuruan, dan bahasa asing.

4. Perbedaan Selama Pandemi

Melansir Korea Herald, selama pandemi berlangsung pun tak banyak yang berubah dari ujian kemampuan ini. Hanya para pendukung yang biasanya ada di depan tempat ujian ditiadakan.

Tak hanya itu, pemberlakuan protokol juga dilaksanakan seperti pemasangan plastik disetiap meja, memakai masker, dan bahkan selama jam makan siang para peserta ujian dilarang berpindah tempat duduk.

Sedangkan para peserta yang dinyatakan positif di menit-menit terakhir ujian masih di izinkan untuk mengikuti ujian di rumah sakit. Para peserta yang menunjukkan gejala tertentu masih disatukan di ruangan khusus.

  • Bagikan