• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Para siswa Sekolah Alam Ramadhani Kediri yang mengikuti dengan antusias ketika mereka dikenalkan dengan wayang. (Foto: NOE/Tugu Jatim)

Para siswa Sekolah Alam Ramadhani Kediri yang mengikuti dengan antusias ketika mereka dikenalkan dengan wayang. (Foto: NOE/Tugu Jatim)

Sekolah Alam Ramadhani Kediri Kenalkan Wayang kepada Anak-anak

Redaksi by Redaksi
5 years ago
in Featured, Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

KEDIRI, Tugujatim.id – Setahun pandemi Covid-19, aktivitas persekolahan masih belum juga dibuka sepenuhnya. Begitu pula dengan Sekolah Alam Ramadhani, di Kelurahan Mojoroto, Kota Kediri. Meskipun belum membuka sekolahnya, dengan protokol kesehatan yang cukup ketat sekolah tersebut menghibur anak-anak dengan wayangan sederhana.

Keriangan anak-anak di Sekolah Alam Ramadhani tampak ketika Ki Ompong Soedharsono asal Temanggung, Jawa Tengah (Jateng). Kedatangannya ke Kediri pada Selasa (9/3/2021) siang ini sengaja untuk memperkenalkan tradisi wayang kepada anak-anak.

You might also like

Sekolah terpencil di Sidoarjo.

Sekolah Terpencil di Sidoarjo Viral Disebut Tak Dapat Perhatian, Ini Penjelasan Dispendikbud

20/07/2026 7:42 PM
Polije

Polije Siapkan Kampus 7 di Situbondo, Perluas Akses Pendidikan Vokasi

20/07/2026 3:00 PM
Ki Ompong Soedharsono asal Temanggung memperagakan wayang. (Foto: NOE/Tugu Jatim)
Ki Ompong Soedharsono asal Temanggung memperagakan wayang. (Foto: NOE/Tugu Jatim)

“Saya ajak mereka kenal dengan pentas pertunjukan wayang sebagai sarana interaksi dengan alam dan sekitarnya,” terang Ki Ompong.

Menurutnya, pertunjukan wayang merupakan salah satu wadah untuk memberikan contoh pendidikan karakter, misalnya seperti sopan santun. Namun, kondisi pandemi dikhawatirkan akan mengikis pesan yang ada dalam cerita pewayangan.

Belum lagi, kata Ki Ompong, digitalisasi juga harus disikapi dengan bijak. Termasuk mengikuti perkembangan zaman, Ki Ompong menilai hal perlu dilakukan para dalang dan pegiat dunia wayang. Dikarenakan, agar anak tetap mendapatkan warisan tradisi wayangan ini sesuai dengan zamannya.

Secara spesifik, Ki Ompong menamakan pertunjukan wayangnya dengan sebutan Wayang Blang Bleng.

Para siswa Sekolah Alam Ramadhani Kediri yang mengikuti dengan antusias ketika mereka dikenalkan dengan wayang. (Foto: NOE/Tugu Jatim)
Para siswa Sekolah Alam Ramadhani Kediri yang mengikuti dengan antusias ketika mereka dikenalkan dengan wayang. (Foto: NOE/Tugu Jatim)

Maksudnya ialah ia hanya memberikan pengenalan wayang dengan menggabungkan penceritaan wayang dengan dunia keseharian.

Dalam cerita wayang yang ia kisahkan di Sekolah Alam Ramadhani itu terdapat tokoh polisi, petani, dan sebagainya. Bahkan, ia juga menyelipkan permainan tradisional seperti egrang dan balap bakiak.

“Ya begitu Blang Bleng, saya gabung biar ada edukasi, kesannya memang gak teratur tapi biar anak-anak bisa mengenal satu mainan dengan mainan lainnya,” pungkasnya. (noe/gg)

Tags: KediriKota Kediripendidikansekolahsiswa
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Sekolah terpencil di Sidoarjo.

Sekolah Terpencil di Sidoarjo Viral Disebut Tak Dapat Perhatian, Ini Penjelasan Dispendikbud

by Dwi Linda
20/07/2026 7:42 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Sidoarjo Netti Lastiningsih angkat bicara setelah kondisi sekolah terpencil...

Polije

Polije Siapkan Kampus 7 di Situbondo, Perluas Akses Pendidikan Vokasi

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 3:00 PM
0

SITUBONDO, Tugujatim.id - Politeknik Negeri Jember (Polije) bersama Pemerintah Kabupaten Situbondo bergegas mematangkan persiapan pembukaan Kampus 7 Polije di Kabupaten...

Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 12:53 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Sebanyak 6 mahasiswa vokasi dinonaktifkan sementara selama proses investigasi yang dilakukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan...

Mahasiswa UM.

Mahasiswa UM Kembangkan GS-PBL, Strategi Pembelajaran Berbasis Game Tingkatkan Kolaborasi Siswa

by Dwi Linda
19/07/2026 12:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) kembali menghadirkan inovasi di bidang pendidikan. Yonna Divanka Yuanvanelli, mahasiswa UM Program...

Next Post
Petugas pemadam kebakaran Kabupaten Tuban berusaha memadamkan api yang melahap bangunan toko di Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban, Selasa (9/3/2021). (Foto: Humas BPDB Tuban)

Korsleting Listrik Picu Kebakaran, Sebuah Toko di Grabagan Tuban Hangus Terbakar

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID