• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
sekolah tatap muka

Sekolah tatap muka di era New Normal di Kabupaten Malang menggunakan sistem ganjil genap. (Foto: RAP)

Uji Coba Sekolah Tatap Muka di Malang Pakai Sistem Ganjil-Genap

Redaksi by Redaksi
6 years ago
in Pendidikan, News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG – Kegalauan orang tua murid di Kabupaten Malang lantaran anaknya belum bisa masuk sekolah kembali rupanya akan segera menghilang. Sebab, SMAN 1 Turen sudah menjalani percobaan pembelajaran tatap muka selama 3 minggu.

Hasil percobaan ini nantinya akan menjadi pertimbangan bagi SMA/SMK lain di Kabupaten Malang untuk ikut mengaktifkan pembelajaran tatap muka kembali.

You might also like

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

04/06/2026 8:52 PM
Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM

“Ini jadi simulasi untuk pembukaan sekolah lagi. Karena ini adalah arahan dari Gubernur Jatim dan dari Diknas (Pendidikan),” ungkap Bupati Malang, Muhammad Sanusi usai mengunjungi SMAN 1 Turen pada Senin (07/09/2020).

Baca Juga: Tengkorak Kepala Diduga Harimau Jawa Ditemukan di Kali Metro, Malang

Siswa-siswi yang masuk sendiri akan dipisahkan berdasarkan nomor absen tiap kelas. “Ini sudah jalan dan masuk kembali tapi dengan separuh kapasitas kelas dan ganjil genap setiap minggu,” jelasnya.

Sementara SD dan SMP tampaknya masih harus menunggu waktu lebih lama lagi. “Kalau SD dan SMP masih menunggu kita. Kalau yang SMK dan SMA bukan kewenangan Bupati,” tukasnya.

Kepala Sekolah SMAN 1 Turen, Ibnu Harsoyo mengatakan jika dalam satu kelas hanya diisi 16-18 siswa. Setiap meja juga hanya diisi satu siswa dengan dipisahkan bilik-bilik mika.

“Dalam satu kelas maksimal 16 – 18 anak, dan mengacu pada protokol kesehatan dari Kementerian Kesehatan,” bebernya.

“Dan kami juga menerapkan ganjil genap sesuai nomor absen siswa. Jadi, jika hari ini yang masuk ganjil, maka besok yang masuk genap,” sambungnya.

Dalam seminggu, siswa hanya diberikan jatah 2 kali masuk. “Karena siswa kami sejumlah 1.200 siswa, jadi kami bagi shift seminggu 2 kali. Dan siswa yang tidak masuk ke sekolah dia belajar daring di rumah,” jelasnya.

bupati malang
Bupati Malang, Sanusi menginspeksi uji coba sekolah tatap muka di SMAN 1 Turen, Malang. (Foto: RAP)

Baca Juga: Pencemaran Mikroplastik Sungai Brantas Tinggi, Didominasi Limbah Rumah Tangga

“Jadi siswa masuk sekolah tatap muka ini sejenis konsultasi klinis tentang pendidikan. Seperti sekolah online kendalanya apa, sehingga menekan biaya operasional seperti kuota internet,” lanjutnya.

Percobaan ini sendiri sebenarnya sudah berjalan selama 3 minggu. Kebijakan ini Sesuai Surat Edaran (SE) yang dikeluarkan Gubernur Jawa Timur Nomor 420/11350/101.1/2020 tentang Ujicoba Pembelajaran Tatap Muka.

Uji coba ini terbatas pada jenjang SMA/SMK/SLB di Jawa Timur, ujicoba sendiri dimulai sejak 18 Agustus 2020.

“Percobaannya di minggu pertama kita coba seminggu masuk satu kali. Lalu setelah feedback dari guru dan orang tua/wali murid, kita sempurnakan menjadi seminggu 2 kali,” jelasnya.

Bila memungkinkan, nantinya di Bulan Januari SMAN 1 Turen akan melangsungkan pembelajaran tatap mata seminggu 3 kali.

Sementara itu, untuk indikator-indikator kesuksesan uji coba ini mulai kedatangan siswa, permasalahan belajar sampai produk pembelajaran siswa. Dan siswa sendiri maksimal hanya belajar selama 4 jam di kelas dengan jam pulang pukul 11.30 WIB.

Untuk sekolah-sekolah yang melaksanakan uji coba pembelajaran tatap muka sendiri di Kabupaten Malang hanya SMAN 1 Turen, SMK Bina Bangsa Dampit dan SLB Sumberpucung.

Terakhir, Ibnu berujar jika saat ini setidaknya sudah ada 13 sekolah yang sudah siap melaksanakan pembelajaran tatap muka. (rap/gg)

 

Tags: corona viruscovid-19Kabupaten MalangKebiasaan Barunew normalpsbbsekolahSMAN 1 Turenvirus corona
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 8:52 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id- Sebagai upaya meningkatkan transparansi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, memasang foto juru parkir (jukir) pada rambu parkir digital di...

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Next Post
Prof Malik Fadjar

Mantan Wantimpres Malik Fadjar Meninggal, Cak Nun Langsung Gelar Salat Gaib

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID