JEMBER, Tugujatim.id – Keterlibatan kaum muda dalam penguatan kearifan lokal memiliki peran tersendiri bagi suatu kebudayaan. Di Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, tradisi Tilik Sumber menjadi salah satu kearifan lokal yang telah lama ditinggalkan.
Tercatat, sekitar lima dekade atau setengah abad tradisi tilik sumber tidak digelar. Upaya untuk menghidupkan kembali, para kaum muda terlibat dalam tradisi yang digelar untuk kali pertama pada 2024 ini.
Founder Rumah Tunjung Indonesia sekaligus panitia pelaksana, Irham Fidaruzziar menjelaskan, pelaksanaan tilik sumber, pihaknya melibatkan anak-anak muda dari jenjang sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA) yang ada di Kecamatan Panti.
Dia menegaskan, keterlibatan kaum muda tersebut sebagai bentuk penguatan dan mengawal eksistensi dari tradisi Tilik Sumber.
“Teman-teman muda ini perlu ranah positif untuk kegiatan yang berkaitan dengan kearifan lokal maupun budaya setempat,” ujar Irham Fidaruzziar pada Sabtu (07/09/2024).
Selain itu, kembali dihadirkannya tradisi Tilik Sumber bertujuan untuk meningkatkan sektor pariwisata yang ada di Kecamatan Panti. Selain tradisi tersebut menjadi agenda tahunan, Irham Fidaruzziar berharap, keberadaan kaum muda dapat menjadi generasi penerus yang melestarikan kearifan lokal, tradisi Tilik Sumber.
Baca Juga: Perkuat Program Prioritas, Kemenkeu Gelontor Insentif Fiskal Pemkab Mojokerto Rp25 Miliaran
“Harapan juga, tradisi ini menjadi tradisi tahunan ke depannya, kan ini mengawali kegiatan kami (sedekah desa, Red) dan harapannya ke depan anak-anak muda ini menjadi pelaksana nantinya untuk kegiatan tahun-tahun ke depan,” jelasnya.
Selain menghidupkan kembali tradisi Tilik Sumber, Irham Fidaruzziar mengungkap, keberadaan sumber mata air yang memberikan penghidupan bagi masyarakat itu perlu dilestarikan.
“Jadi kami belajar bagaimana orang-orang dulu menjaga lingkungan dengan cara kebudayaan, kaya mitos, dan yang dibuat orang-orang dulu dalam proses penjagaan ini (sumber mata air, Red),” ujar Irham Fidaruzziar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati








