JEMBER, Tugujatim.id – Sarana dan prasarana di Sekolah Rakyat (SR) Kabupaten Jember telah siap menerima siswa baru, setelah melalui pembenahan. Upaya tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil tinjauan Sekolah Rakyat Jember yang dilakukan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada kunjungan sebelumnya.
Kepala Dinas Sosial Jember Akhmad Helmi mengatakan, aktivitas pembelajaran perdana dijadwalkan berlangsung 14 Agustus mendatang, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan orientasi siswa sehari sesudahnya, di tanggal 15 Agustus.
“Pada tanggal 15 nanti, para peserta didik akan diantar keluarga mereka dan akan ada ceremonial pelepasan,” ungkap Helmi saat dikonfirmasi pada Kamis (07/08/2025).
Baca Juga: Gubernur Khofifah Tinjau Sekolah Rakyat di Jember, Rencana Beroperasi Awal Agustus
Berbagai perbaikan telah direalisasikan pada fasilitas yang sebelumnya dinilai belum memadai. Helmi menyebutkan, gantungan baju dan kamar mandi yang posisinya terlalu tinggi kini telah disesuaikan ketinggiannya.
Selain itu, jendela pada ruang makan yang sebelumnya memiliki ukuran yang kurang sesuai sudah dilakukan perbaikan.
“Semua telah dibongkar ulang dan disesuaikan dengan keperluan anak-anak,” terangnya.
Lebih lanjut, dia mengatakan, ruang tidur putra yang semula terbatas kini mendapat penambahan pembatas dan perluasan area.
“Ruang belajar juga akan diperluas supaya anak-anak merasa lebih leluasa dalam proses pembelajaran,” tambah Helmi.
Perbaikan Utamakan Keamanan dan Kenyamanan Para Siswa
Rangkaian perbaikan ini terlaksana setelah kunjungan langsung Gubernur Khofifah ke lokasi Sekolah Rakyat Jember yang terletak di kawasan dinas pendidikan tersebut.
Dia juga menekankan pentingnya mengutamakan aspek keamanan dan kenyamanan bagi para siswa, mengingat SR diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu atau memerlukan perhatian khusus. Helmi menegaskan meskipun siswa Sekolah Rakyat Jember akan berdomisili di asrama, pihak sekolah tetap memfasilitasi komunikasi dengan keluarga.
“Apabila anak mengalami kesulitan atau masalah tertentu, kami akan segera menghubungi keluarganya. Orang tua juga diperbolehkan berkunjung kapan saja,” jelasnya.
Program Sekolah Rakyat merupakan inisiatif pendidikan tanpa biaya yang diselenggarakan pemerintah daerah untuk kelompok masyarakat yang membutuhkan. Seluruh keperluan dan fasilitas siswa dibiayai pemerintah, mulai dari akomodasi, konsumsi, hingga peralatan belajar.
“Hal ini mencerminkan dedikasi kami dalam menyediakan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga yang memerlukan bantuan,” tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati








