• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Sastrawan Indonesia. (Foto: Wikipedia/Tugu Jatim)

Pramoedya Ananta Toer. (Foto: Wikipedia)

3 Sastrawan Indonesia yang Mendunia, Mana yang Menginspirasimu?

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in Pendidikan, Sastra & Budaya
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Indonesia memiliki sastrawan yang membanggakan hingga namanya mendunia. Bahkan, lewat karya-karyanya, seperti puisi, novel, prosa, dan lain-lainnya, begitu menginspirasi masyarakat di negeri ini hingga luar negeri. Siapa sajakah sastrawan Indonesia ini?

1. Ahmad Tohari

Sastrawan Indonesia. (Foto: Wikipedia/Tugu Jatim)
Ahmad Tohari. (Foto: Wikipedia)

Sastrawan Indonesia ini lahir pada 13 Juli 1948. Nama Ahmad Tohari dikenal setelah menulis novel berjudul Ronggeng Dukuh Paruh. Yaitu mengangkat sosok penari ronggeng bernama Srintil. Karyanya ini menarik perhatian di kalangan pembaca

You might also like

Sekolah terpencil di Sidoarjo.

Sekolah Terpencil di Sidoarjo Viral Disebut Tak Dapat Perhatian, Ini Penjelasan Dispendikbud

20/07/2026 7:42 PM
Polije

Polije Siapkan Kampus 7 di Situbondo, Perluas Akses Pendidikan Vokasi

20/07/2026 3:00 PM

Karena itu, banyak yang menerjemahkan novel karya Ahmad Tohari ke dalam beberapa bahasa seperti Mandarin, Inggris, Jerman, dan Belanda. Atas karya-karyanya, Ahmad Tohari menerima penghargaan SEA Write Award dan Sastra ASEAN pada 1995. Dia juga mendapatkan penghargaan lagi pada 2007 dari Rancage.

2. Pramoedya Ananta Toer

Sastrawan Indonesia. (Foto: Pinterest/Tugu Jatim)
Pramoedya Ananta Toer saat sedang membuat karya. (Foto: Pinterest)

Sastrawan yang sangat terkenal di dalam negeri maupun luar negeri ini lahir pada 6 Februari 1925. Dia dikenal sebagai penulis yang sangat produktif dalam sejarah Sastra Indonesia.

Pramoedya dikenal sebagai masternya karya sastra di Indonesia. Hal ini terbukti dengan 50 karya tulis yang diterjemahkan ke dalam 41 bahasa asing.

Perjalanannya memang tidak begitu mulus dengan apa yang dia tulis. Sebab, dia sering mengkritik zaman rezim Orde Baru lewat karya tulisnya. Dia pernah masuk jeruji besi selama 14 tahun tanpa adanya proses pengadilan.

Pramoedya dikenal di mancanegara sebagai orang yang sangat berkontribusi dalam dunia karya sastra, tak heran bila dia menyabet banyak penghargaan. Di antaranya, dari Ramon Magsaysay Award, UNESCO Madanjeer Singh Prize, Doctor of Humane Letter, dan masih banyak lagi yang tidak bisa disebutkan satu per satu.

3. Taufiq Ismail

Sastrawan Indonesia. (Foto: Wikipedia/Tugu Jatim)
Taufiq Ismail. (Foto: Wikipedia)

Penyair atau sastrawan Indonesia yang lahir pada 25 Juni 1935 ini merupakan putra dari seorang ulama dari Bukit Tinggi, Sumatera Barat. Cita-citanya sebagai sastrawan tertanam ketika dia duduk di bangku SMA. Karena itu, dia sangat mahir dalam menyairkan karya sastranya.

Taufiq Ismail dianggap sebagai pionir sastra di era 66-an. Karya sastranya di antaranya, Malu (aku) jadi orang Indonesia, Tirani dan Banteng, Debu diatas debu, dan masih banyak lagi karya dari sang penyair ulung ini

Karya Taufiq Ismail bahkan sampai diterjemahkan ke dalam bahasa Rusia dan Inggris. Bahkan, dia sering mendapat penghargaan dari sejumlah negara seperti Cultural Visit Award dari Pemerintah Australia (1977), South East Asia Write Award dari Kerajaan Thailand (1994), Dewan Bahasa dan Pustaka, Kuala Lumpur (1993).

 

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: Ahmad TohariDaftar sastrawan Indonesia yang terkenal di duniakarya sastranovelisPenulis sastraPenyairPramoedya Ananta ToersastrawanSastrawan IndonesiaSastrawan Indonesia menduniaSastrawan terkenal asal IndonesiaTaufiq Ismail
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Sekolah terpencil di Sidoarjo.

Sekolah Terpencil di Sidoarjo Viral Disebut Tak Dapat Perhatian, Ini Penjelasan Dispendikbud

by Dwi Linda
20/07/2026 7:42 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Sidoarjo Netti Lastiningsih angkat bicara setelah kondisi sekolah terpencil...

Polije

Polije Siapkan Kampus 7 di Situbondo, Perluas Akses Pendidikan Vokasi

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 3:00 PM
0

SITUBONDO, Tugujatim.id - Politeknik Negeri Jember (Polije) bersama Pemerintah Kabupaten Situbondo bergegas mematangkan persiapan pembukaan Kampus 7 Polije di Kabupaten...

Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 12:53 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Sebanyak 6 mahasiswa vokasi dinonaktifkan sementara selama proses investigasi yang dilakukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan...

Mahasiswa UM.

Mahasiswa UM Kembangkan GS-PBL, Strategi Pembelajaran Berbasis Game Tingkatkan Kolaborasi Siswa

by Dwi Linda
19/07/2026 12:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) kembali menghadirkan inovasi di bidang pendidikan. Yonna Divanka Yuanvanelli, mahasiswa UM Program...

Next Post
Ach. Dhofir Zuhry, pengasuh pesantren Luhur Baitul Hikmah Malang.

Kant Sarungan, ACT dan Begal Kelamin (1)

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID