• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Begal Probolinggo.

Ilustrasi aksi begal Probolinggo kembali menghantui.(Foto: ilustrasi AI)

Aksi Begal Probolinggo Makin Nekat Cegat Warga saat Berangkat Kerja, Penolong Korban Ikut Dirampas Motornya

Dwi Linda by Dwi Linda
13 hours ago
in Kriminal
0
Share on FacebookShare on Twitter

PROBOLINGGO, Tugujatim.id – Aksi begal kembali menghantui pengguna jalan di Kabupaten Probolinggo. Seorang karyawan laundry menjadi korban begal Probolinggo saat berangkat bekerja pada Kamis dini hari (23/07/2026). Ironisnya, seorang warga yang berhenti untuk memberikan pertolongan juga harus kehilangan sepeda motornya setelah dirampas kawanan pelaku.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.30 WIB di tikungan Jalan Raya Pantura kawasan Gunung Bentar, Desa Curahsawo, Kecamatan Gending.

You might also like

Kakek di Malang.

Iming-imingi Cuan Rp2 Ribu, Kakek di Malang Usia 61 Tahun Diduga Cabuli Bocah SD

25/07/2026 7:19 PM
Pria di Surabaya.

Pikat Wanita Nyamar Jadi Polisi, Pria di Surabaya Diduga Perdaya Korban hingga Lakukan Kekerasan Seksual

25/07/2026 6:05 PM

Berdasarkan keterangan korban begal Probolinggo, pelaku diduga berjumlah empat orang yang mengendarai dua motor serta membawa senjata tajam jenis celurit.

Baca Juga: 2 Komplotan Begal Motor di Malang Ditangkap Pasca Rampas Kendaraan Mahasiswa, Pelaku Lain Diburu usai Kabur

Korban pertama, Eka Dewi Agustini, 28, warga Dusun Krajan, Desa Curahsawo. Saat itu dia tengah mengendarai Honda Scoopy bernomor polisi N 2431 MD menuju tempat kerjanya di sebuah usaha laundry di Kelurahan Ketapang, Kota Probolinggo.

Di tengah perjalanan, korban dipepet dua motor yang dikendarai pelaku hingga kehilangan kendali dan terjatuh di bahu jalan.

“Awalnya saya mengira ditabrak pengendara dari belakang. Setelah jatuh baru sadar ternyata sedang dibegal,” ujar Eka.

Warga yang Hendak Menolong Ikut Jadi Korban

Saat korban berteriak meminta pertolongan, Tulis, 55, warga Desa Tamansari, Kecamatan Dringu, yang melintas di lokasi langsung menghentikan sepeda motornya karena mengira telah terjadi kecelakaan.

Namun niat baik tersebut justru dimanfaatkan pelaku. Salah seorang begal mengacungkan celurit ke arah Tulis dan memaksanya mundur dari sepeda motor Yamaha Vega R yang dikendarainya.

Dalam hitungan menit, kawanan pelaku berhasil membawa kabur dua sepeda motor sekaligus sebelum melarikan diri ke arah barat.

Selain kehilangan kendaraan, Eka juga kehilangan telepon genggam, STNK, KTP, serta mengalami luka di bagian kaki akibat terjatuh saat berusaha menghindari pelaku. Kasus tersebut telah dilaporkan ke Polsek Gending dan kini masih dalam penyelidikan Satreskrim Polres Probolinggo.

Kasi Humas Polres Probolinggo Ipda Widy Purwa mengatakan, pihaknya telah menerima laporan dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan tersebut.

“Petugas masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku serta melengkapi alat bukti,” ujarnya.

Pola Begal Bergeser ke Waktu Subuh

Kasus di Gending menambah daftar aksi begal yang terjadi di Kabupaten Probolinggo sepanjang Juli 2026. Dari empat kasus yang tercatat, empat di antaranya terjadi pada rentang pukul 04.30 hingga 05.30 WIB, saat masyarakat mulai berangkat bekerja dan kondisi jalan masih relatif lengang.

Sebelumnya, kasus serupa juga dialami dua karyawan pabrik rokok di Kecamatan Maron pada Jumat (03/07/2026). Salah satu korban, Anggie Anggraini, 22, dibegal saat berangkat bekerja bersama rekannya.

Pada 6 Juli, seorang bidan Desa Blado Kulon, Eka Jamiati, menjadi korban pembegalan di Jalan Curah Bubur, Desa Paras, Kecamatan Tegalsiwalan. Honda Scoopy miliknya dibawa kabur pelaku saat dia berangkat menuju tempat tugas.

Kemudian pada 9 Juli, M. Safiyudin, seorang pedagang tempe asal Wonoasih, kehilangan Honda Beat miliknya setelah dibegal di depan Makam Tionghoa, Jalan Mastrip, ketika hendak berjualan pada pagi buta.

Aksi serupa kembali terjadi pada 14 Juli, ketika Siti Rofi’ah, 20, menjadi korban pembegalan di perbatasan Desa Blado Kulon dan Desa Tegalmojo saat hendak menjemput adiknya pulang sekolah. Pelaku berhasil membawa kabur Honda Vario milik korban.

Baca Juga: Lukai Diri Sendiri, Perawat RS di Probolinggo Rekayasa Dibegal demi Tutupi Jual Motor sang Ayah

Pada 21 Juli 2026 warga Desa Tarokan, Banyuanyar. Seorang buruh pabrik rokok bernama Mariyani, 42, diapit oleh dua pelaku bercelurit saat diantarkan oleh putrinya berangkat kerja sekitar pukul 04.40 WIB di Jalan Los Malang, Dusun Polai. Pelaku mengancam menggunakan senjata tajam dan berhasil melarikan sepeda motor Honda Beat milik korban.

Rentetan kejadian tersebut memunculkan kekhawatiran di tengah masyarakat karena pola aksi pelaku mulai bergeser. Jika sebelumnya pembegalan identik terjadi larut malam, kini pelaku diduga memanfaatkan waktu subuh hingga pagi hari ketika banyak warga mulai berangkat bekerja.

Masyarakat berharap aparat kepolisian meningkatkan patroli di jalur-jalur rawan pada jam keberangkatan kerja, khususnya di ruas jalan yang minim penerangan dan jauh dari permukiman. Warga juga diimbau lebih waspada serta menghindari bepergian seorang diri apabila melintasi lokasi yang sepi.

Masyarakat berharap aparat kepolisian meningkatkan patroli di jalur-jalur yang dinilai rawan, khususnya pada jam keberangkatan kerja sekitar pukul 04.00 hingga 06.00 WIB. Warga juga diimbau lebih waspada serta menghindari melintas seorang diri di ruas jalan yang sepi apabila memungkinkan.

Hingga berita ini ditulis, pihak Polres Probolinggo belum memberikan keterangan resmi terkait evaluasi maupun langkah khusus untuk mengantisipasi maraknya aksi begal yang terjadi sepanjang Juli 2026.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Umi Kulsum

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Aksi begal ProbolinggoBegal di ProbolinggoBerita Kabupaten Probolinggo hari iniKabupaten Probolinggo hari iniKasus begal di ProbolinggoProbolinggo
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Kakek di Malang.

Iming-imingi Cuan Rp2 Ribu, Kakek di Malang Usia 61 Tahun Diduga Cabuli Bocah SD

by Dwi Linda
25/07/2026 7:19 PM
0

MALANG, Tugujatim.id - Satreskrim Polresta Malang Kota mengamankan seorang kakek berinisial AP, 61, atas dugaan pencabulan terhadap anak perempuan berusia...

Pria di Surabaya.

Pikat Wanita Nyamar Jadi Polisi, Pria di Surabaya Diduga Perdaya Korban hingga Lakukan Kekerasan Seksual

by Dwi Linda
25/07/2026 6:05 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Polrestabes Surabaya mengungkap kasus seorang pria di Surabaya berinisial MA, 34, yang diduga menyamar sebagai anggota Polri...

Lapas Blitar.

1.000 Butir Pil Dobel L Gagal Masuk Lapas Blitar, Pelaku Pelemparan Kocar-kacir Dikejar Warga

by Dwi Linda
25/07/2026 4:37 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Upaya penyelundupan narkoba ke dalam Lapas Kelas IIB Blitar kembali digagalkan. Kali ini, ribuan butir pil koplo...

Kejari Blitar.

Kejari Blitar Eksekusi Kasus Korupsi Sanitasi 7 Terpidana, Baru Setor Rp287,9 Juta ke Kas Negara

by Dwi Linda
25/07/2026 1:04 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Kejaksaan Negeri (Kejari) Blitar mengeksekusi uang pengganti dan denda dari para terpidana kasus korupsi Program Pengelolaan dan...

Next Post
Bendungan Lahor.

Akses Mobil Bendungan Lahor Ditutup, Ekonomi Ratusan Pedagang di Blitar Terancam Lumpuh

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID