• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Anak di Surabaya.

Ilustrasi penertiban jam malam anak. (Foto: dok Humas Pemkot Surabaya)

Keliaran di Atas Jam 10 Malam, Anak di Surabaya Siap-Siap Dijemput Satgas RW

Dwi Linda by Dwi Linda
1 year ago
in Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memberlakukan jam malam bagi anak-anak di bawah usia 18 tahun yang masih berkeliaran di luar rumah di atas pukul 22.00-04.00 WIB. Pemberlakuan jam malam anak di Surabaya ini dilakukan mulai Kamis (03/07/2025).

Kebijakan jam malam anak di Surabaya ini bukan sekadar imbauan biasa. Sebab mulai Kamis malam (03/07/2025), tim gabungan dari satgas RW, kelurahan, dan linmas akan menyisir sejumlah titik ruang publik untuk menertibkan anak-anak yang nongkrong tanpa tujuan jelas.

You might also like

Polije

Polije Siapkan Kampus 7 di Situbondo, Perluas Akses Pendidikan Vokasi

20/07/2026 3:00 PM
Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

19/07/2026 12:53 PM

Baca Juga: Atasi Ledakan Siswa, Pemkot Surabaya Tancap Gas Bangun 3 SMP Baru

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan, langkah ini adalah bentuk perlindungan terhadap generasi muda dari bahaya laten di malam hari.

“Kalau anaknya sedang belajar, silakan. Tapi kalau keluyuran, pacaran di taman, boncengan bertiga tanpa helm, itu yang akan kami amankan dan antar langsung ke orang tuanya,” kata Eri, Rabu (02/07/2025).

Satgas RW Turun ke Jalan

Untuk mendukung kebijakan ini, pemkot telah menyiapkan Surat Keputusan (SK) pembentukan satuan tugas (satgas) di setiap rukun warga (RW). Nantinya, satgas ini akan jadi ujung tombak pengawasan di lapangan.

“Kami bentuk satgas per RW. Jadi pengawasan dilakukan dari lingkungan terkecil. Ini bukan semata urusan pemkot, tapi kerja bareng seluruh elemen masyarakat,” papar Eri.

Tak Ada Sanksi, tapi Akan Dibina

Eri memastikan, sweeping ini bukan untuk menghukum, tapi mendidik. Anak-anak yang terjaring razia tidak akan dikenai sanksi administratif, melainkan akan dibawa pulang untuk dibina oleh orang tua dan lingkungan RW.

“Tidak bisa pemerintah jalan sendiri. Pendidikan karakter butuh peran orang tua, sekolah, lingkungan, dan pemerintah. Jadi, anak-anak yang terjaring akan langsung dikembalikan ke orang tuanya, didampingi satgas RW,” ungkapnya.

Menurut Eri, pembatasan jam malam anak di Surabaya ini bukan kebijakan temporer, melainkan bagian dari gerakan jangka panjang untuk membentuk karakter dan moral anak sejak dini.

“Ini bukan selesai sehari dua hari. Kami ingin membentuk anak-anak Surabaya tumbuh dengan akhlak yang baik, mental yang kuat, dan kehidupan yang terarah. Maka kami libatkan LSM, komunitas, dan tokoh agama,” ucap Eri

Tujuan Surat Edaran Pemkot Surabaya

Sebagai informasi, kebijakan ini ditegaskan lewat Surat Edaran (SE) Nomor 400.2.4/12681/436.7.8/2025 tentang Pembatasan Jam Malam bagi Anak. Tujuannya jelas mencegah anak dari pengaruh buruk seperti narkoba, miras, kenakalan remaja, kekerasan, dan pergaulan bebas.

“Ini bentuk tanggung jawab kami terhadap masa depan anak-anak Kota Pahlawan. Kami ingin mereka tumbuh dalam lingkungan yang aman dan sehat, baik fisik maupun mental,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Layla Aini

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Aturan jam malam anak di SurabayaBerita Kota Surabaya hari iniJam malam anak SurabayaKota Surabaya hari iniPemberlakuan jam malam anak SurabayaSurabayaWali Kota Surabaya Eri Cahyadi
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Polije

Polije Siapkan Kampus 7 di Situbondo, Perluas Akses Pendidikan Vokasi

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 3:00 PM
0

SITUBONDO, Tugujatim.id - Politeknik Negeri Jember (Polije) bersama Pemerintah Kabupaten Situbondo bergegas mematangkan persiapan pembukaan Kampus 7 Polije di Kabupaten...

Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 12:53 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Sebanyak 6 mahasiswa vokasi dinonaktifkan sementara selama proses investigasi yang dilakukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan...

Mahasiswa UM.

Mahasiswa UM Kembangkan GS-PBL, Strategi Pembelajaran Berbasis Game Tingkatkan Kolaborasi Siswa

by Dwi Linda
19/07/2026 12:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) kembali menghadirkan inovasi di bidang pendidikan. Yonna Divanka Yuanvanelli, mahasiswa UM Program...

Peneliti UM.

Peneliti UM Kembangkan EL-PBL, Inovasi Pembelajaran IPA Bikin Siswa Lebih Kreatif dan Semangat Belajar

by Dwi Linda
19/07/2026 11:05 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Tim peneliti Universitas Negeri Malang (UM) menghadirkan inovasi pembelajaran berupaya menciptakan suasana belajar IPA yang lebih menyenangkan...

Next Post
sejarah bioskop di probolinggo

Sejarah Bioskop di Probolinggo Dari Masa Ke Masa, Tersisa 1 Dari 5 Bioskop Sejak 1979

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID