• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ilustrasi berita hoaks di grup WhatsApp keluarga. Foto: pinterest akun pngtree

Ilustrasi berita hoaks di grup WhatsApp keluarga. Foto: pinterest akun pngtree

Dampak Penyebaran Berita Hoaks di Grup WhatsApp Keluarga

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
3 years ago
in Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Di negara Indonesia, media sosial seperti WhatsApp atau sering disingkat menjadi WA ialah salah satu aplikasi chatting online yang hanya bermodal koneksi internet, kamu dapat mengaksesnya dan mengirim teks, suara, video, foto, telfon, hingga video call.

Dalam WhatsApp tersedia vitur membuat komunitas atau grup, biasanya untuk berkomunikasi dalam jarak jauh.

You might also like

Sekolah terpencil di Sidoarjo.

Sekolah Terpencil di Sidoarjo Viral Disebut Tak Dapat Perhatian, Ini Penjelasan Dispendikbud

20/07/2026 7:42 PM
Polije

Polije Siapkan Kampus 7 di Situbondo, Perluas Akses Pendidikan Vokasi

20/07/2026 3:00 PM

Grup keluarga sering menjadi tempat membagikan berita atau informasi yang belum tentu benar adanya, biasanya di format dari media sosial lain seperti Facebook atau TikTok. Informasi palsu itu kerap dibagikan lagi ke banyak orang tanpa mengecek kebenarannya. Padahal, hal tersebut bisa berdampak serius.

Dikutip dari lebakkab.go.id, dalam sebuah studi di University of California San Francisco, para psikolog sepakat bahwa hoaks bisa memberikan dampak buruk pada kesehatan mental, seperti Post-Traumatic Stress Syndrome (PTSD), menimbulkan kecemasan, sampai kekerasan.

Dampak Hoaks

  1. Penyebaran informasi tidak benar
    Bisa merugikan individu atau organisasi yang terlibat.
  2. Meningkatkan kekhawatiran dan panik.
    Berita palsu seringkali dirancang untuk menimbulkan kekhawatiran, panik, atau ketakutan di antara penerima pesan yang dapat berdampak negatif pada kesejahteraan mental mereka.
  3. Perpecahan dan konflik.
    Hoaks bisa memicu konflik di antara anggota grup jika informasi palsu tersebut bersifat provokatif atau polarisasi.
  4. Hilangnya kepercayaan.
    Penyebaran berita palsu dapat menghancurkan kepercayaan di antara anggota grup, mengurangi kemampuan mereka untuk berkomunikasi dan berkolaborasi secara efektif.
  5. Waktu dan sumber daya terbuang.
    Membaca dan membagikan hoaks membuang waktu dan sumber daya yang bisa digunakan untuk hal-hal lebih produktif.

Oleh karena itu, penting untuk selalu memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya dan mempromosikan kesadaran tentang dampak negatif yang dapat ditimbulkan oleh penyebaran berita palsu di grup WhatsApp.

Tips Menghadapi Hoaks

  1. Periksa sumbernya
    Pastikan berita berasal dari sumber yang terpercaya dan dapat diverifikasi. Hindari berita dari situs web yang tidak dikenal atau yang tidak memiliki reputasi yang baik.
  2. Verifikasi informasi
    Sebelum membagikan berita, cari tahu apakah informasi tersebut telah dikonfirmasi oleh sumber-sumber berita utama atau otoritas terkait.
  3. Cek tanggalnya
    Pastikan informasi yang Anda terima adalah yang terbaru. Berita yang sudah lama dapat menjadi tidak relevan atau tidak akurat.
  4. Waspadai judul yang provokatif
    Berita hoaks seringkali memiliki judul yang sangat provokatif atau sensasional untuk menarik perhatian pembaca.
  5. Gunakan fakta-fakta
    Jika anda ragu tentang kebenaran suatu berita, cek dengan menggunakan sumber-sumber fakta terpercaya atau lembaga berita resmi.
  6. Bagikan dengan bijak
    Sebelum membagikan berita di grup keluarga WhatsApp, pastikan Anda yakin bahwa informasi tersebut adalah akurat dan dapat dipercaya.
  7. Edukasi anggota grup
    Ajak anggota grup Anda untuk lebih bijak dalam menyebarkan informasi dan memeriksa kebenarannya sebelum membagikannya.

Ingatlah bahwa berita palsu dapat menyebabkan kebingungan dan kerusakan, jadi penting untuk berhati-hati dan bertanggung jawab dalam berbagi informasi.

Penulis: Cindy Rahayu (Magang)
Editor: Lizya Kristanti

Tags: berita hoaksdampak hoakshoaks
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

Sekolah terpencil di Sidoarjo.

Sekolah Terpencil di Sidoarjo Viral Disebut Tak Dapat Perhatian, Ini Penjelasan Dispendikbud

by Dwi Linda
20/07/2026 7:42 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Sidoarjo Netti Lastiningsih angkat bicara setelah kondisi sekolah terpencil...

Polije

Polije Siapkan Kampus 7 di Situbondo, Perluas Akses Pendidikan Vokasi

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 3:00 PM
0

SITUBONDO, Tugujatim.id - Politeknik Negeri Jember (Polije) bersama Pemerintah Kabupaten Situbondo bergegas mematangkan persiapan pembukaan Kampus 7 Polije di Kabupaten...

Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 12:53 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Sebanyak 6 mahasiswa vokasi dinonaktifkan sementara selama proses investigasi yang dilakukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan...

Mahasiswa UM.

Mahasiswa UM Kembangkan GS-PBL, Strategi Pembelajaran Berbasis Game Tingkatkan Kolaborasi Siswa

by Dwi Linda
19/07/2026 12:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) kembali menghadirkan inovasi di bidang pendidikan. Yonna Divanka Yuanvanelli, mahasiswa UM Program...

Next Post
jemparingan tugu jatim

Serunya Jemparingan di Atas Sungai Dam Pleret Pasuruan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID