• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Wahid Wahyudi. (Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim)

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Wahid Wahyudi. (Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim)

Dinas Pendidikan Jatim Beberkan Dua Model Pembelajaran untuk Tahun 2021

Redaksi by Redaksi
6 years ago
in Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Dinas Pendidikan Jawa Timur (Dispendik Jatim) menyatakan bahwa pihaknya memiliki dua model metode pembelajaran sekolah untuk tahun 2021 ini. Mengingat badai pandemi COVID-19 masih mewabah, Dispendik Jatim pun ingin agar pembelajaran tatap muka pun bakal aman.

Ya, hal tersebut merupakan respon dari adanya Surat Edara Menteri Dalam Negeri (Mendagri terkait proteksi Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Yang mana, daerah yang berada di zona merah, kuning, maupun hijau dipersilakan melakukan pembelajaran tatap muka meski masih masa pandemi.

You might also like

Sekolah terpencil di Sidoarjo.

Sekolah Terpencil di Sidoarjo Viral Disebut Tak Dapat Perhatian, Ini Penjelasan Dispendikbud

20/07/2026 7:42 PM
Polije

Polije Siapkan Kampus 7 di Situbondo, Perluas Akses Pendidikan Vokasi

20/07/2026 3:00 PM

Dua model pembelajaran yang bakal dan bisa diterapkan di Jawa Timur tersebut dibeberkan oleh Kepala Dispendik Jatim, Wahid Wahyudi.

Baca Juga: 6 Tips Perawatan Motor saat Musim Hujan

“Jadi di Jawa Timur ada 2 model pembelajaran. Pertama, Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka; Kedua, Pembelajaran Jarak Jauh. Uji coba itu harus dapat rekomendasi dari bupati/wali kota setempat,” jelas Kepala Dispendik Jatim, Wahid Wahyudi, pada Tugu Jatim, Senin (04/01/2021).

Sedangkan, untuk siswa yang akan mengikuti uji coba sekolah tatap muka terbatas harus mendapatkan persetujuan dari orang tua atau wali siswa masing-masing. Untuk yang tidak mendapatkan izin, masih bisa mengikuti pembelajaran jarak jauh via daring.

“Di sekolah hanya masuk 3 jam, jika masuk jam 07.00 pagi, maka jam 10.00 sudah boleh pulang. Kantin sekolah ditutup. Siswa membawa bekal makanan dari rumah, kemudian tidak ada jam istirahat,” lanjut Kepala Dispendik Jatim, Wahid Wahyudi ketika ditemui di kantor Dinas Pendidikan Jawa Timur.

Sebagai informasi, tidak semua sekolah melakukan pembelajaran tatap muka. Setiap kabupaten/kota hanya 10% SMA Luar Biasa, 20% SMA dan 35% SMK. Setiap pembelajaran tatap muka terbatas hanya berdurasi 3 jam per hari. (Rangga Aji/gg)

Tags: berita jatimDinas Pendidikan Provinsi Jawa TimurDispendik JatimjatimJawa Timurmetode pembelajaransekolah daringsekolah tatap mukaSurabaya
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Sekolah terpencil di Sidoarjo.

Sekolah Terpencil di Sidoarjo Viral Disebut Tak Dapat Perhatian, Ini Penjelasan Dispendikbud

by Dwi Linda
20/07/2026 7:42 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Sidoarjo Netti Lastiningsih angkat bicara setelah kondisi sekolah terpencil...

Polije

Polije Siapkan Kampus 7 di Situbondo, Perluas Akses Pendidikan Vokasi

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 3:00 PM
0

SITUBONDO, Tugujatim.id - Politeknik Negeri Jember (Polije) bersama Pemerintah Kabupaten Situbondo bergegas mematangkan persiapan pembukaan Kampus 7 Polije di Kabupaten...

Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 12:53 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Sebanyak 6 mahasiswa vokasi dinonaktifkan sementara selama proses investigasi yang dilakukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan...

Mahasiswa UM.

Mahasiswa UM Kembangkan GS-PBL, Strategi Pembelajaran Berbasis Game Tingkatkan Kolaborasi Siswa

by Dwi Linda
19/07/2026 12:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) kembali menghadirkan inovasi di bidang pendidikan. Yonna Divanka Yuanvanelli, mahasiswa UM Program...

Next Post
Jokowi: 90 Persen Obat Masih Impor, Saatnya Industri Farmasi Nasional Maju

Jokowi Jamin Bansos Tahun 2021 Tak Akan Ada Potongan atau Pungutan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID