• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
DPRD Tuban.

Petani Tuban yang terdampak banjir Bengawan Solo. (Foto: dok kiriman petani)

DPRD Tuban Respons Bencana Banjir, Desak Percepatan Bantuan untuk Petani Terdampak

Dwi Linda by Dwi Linda
1 year ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Dampak banjir luapan Sungai Bengawan Solo di Kabupaten Tuban, kian terasa bagi para petani. DPRD Tuban pun segera meminta percepatan bantuan untuk petani yang merugi.

Menanggapi kondisi ini, Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Tuban Luqmanul Hakim mendesak pemerintah daerah dan dinas terkait untuk segera menyalurkan bantuan kepada para petani terdampak. Dia menyebut, koordinasi telah dilakukan dengan instansi terkait untuk mempercepat pendataan dan pemetaan lahan yang terdampak.

You might also like

BGN

Eks Kepala BGN Jadi Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Modus hingga Harta Kekayaan Dadan Hindayana Terkuak

03/06/2026 10:41 PM
Bawang Merah

Harga Bawang Merah di Probolinggo Tembus Rp65 Ribu, Dipicu Permintaan Iduladha

03/06/2026 8:13 PM

Baca Juga: Banjir Bengawan Solo, Petani Cabai di Tuban Gagal Panen, Rugi Rp2,6 Miliar

“Untuk tanaman padi, dinas sedang memetakan area terdampak sebagai dasar penyaluran bantuan. Tapi ini harus dipercepat. Petani sudah tidak punya banyak waktu menunggu,” ujarnya saat ditemui pada Rabu (21/05/2025).

Luqman menilai, bantuan yang paling dibutuhkan petani saat ini adalah bibit, pupuk dan obat-obatan untuk bisa kembali menanam pasca banjir. Dia juga berharap agar tanaman hortikultura seperti cabai masih bisa diselamatkan sebagian, meski banyak yang sudah rusak.

Tanggul Bengawan Solo Butuh Revitalisasi

Di luar kebutuhan jangka pendek, Luqman turut menyoroti pentingnya penanganan infrastruktur secara lebih serius. Politikus Partai Nasdem ini menilai kondisi tanggul Bengawan Solo di sejumlah titik sudah mengkhawatirkan dan memerlukan revitalisasi segera.

“Memang kewenangan tanggul ada di pusat atau provinsi karena statusnya masuk sungai nasional. Tapi pemda harus proaktif dalam mendorong dan mengawal upaya perbaikan itu. Ini bagian dari upaya jangka panjang mencegah banjir berulang,” tegasnya.

Mantan wartawan ini berharap perhatian dan koordinasi lintas pihak dapat segera terwujud agar para petani tidak semakin terpuruk akibat bencana yang terjadi hampir setiap musim saban tahunnya.

Selain merendam permukiman, banjir yang mulai menggenangi sejak Sabtu (17/05/2025) itu juga menenggelamkan ratusan hektare lahan pertanian di sejumlah wilayah. Akibatnya, petani harus menanggung kerugian yang tidak sedikit dan terpaksa menghentikan aktivitas tanam mereka.

Berdasarkan data yang dihimpun, banjir telah merendam sedikitnya empat kecamatan, yakni Soko, Rengel, Plumpang, dan Widang. Lahan pertanian, baik sawah maupun pekarangan, hingga fasilitas umum seperti jalan desa dan sekolah turut terdampak.

Salah satu wilayah terdampak cukup parah terjadi di Desa Kanorejo, Kecamatan Rengel. Di sana, 35 hektare lahan pertanian cabai jenis cabai merah besar (CMB) yang seharusnya siap panen dua pekan lagi, justru mengalami gagal panen akibat terendam banjir.

Tanaman yang telah berusia 40-75 hari itu rusak total. Bahkan, sebagian petani yang mencoba memanen lebih awal harus gigit jari karena cabainya tidak laku dijual.

Sementara itu, Ketua Gapoktan Margo Makmur, Bambang, 49, memperkirakan kerugian yang dialami petani cabai di desanya mencapai lebih dari Rp2,6 miliar.

“Dalam satu hektare bisa ada 15 ribu tanaman cabai. Kalau dihitung dengan biaya tanam dan perawatan Rp5.000 per batang, maka kerugian per hektare bisa sampai Rp75 juta,” ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Mochamad Abdurrochim

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Tuban hari iniKabupaten Tuban hari iniKerugian petani cabai di TubanPetani cabai di TubanTuban
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

BGN

Eks Kepala BGN Jadi Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Modus hingga Harta Kekayaan Dadan Hindayana Terkuak

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 10:41 PM
0

Tugujatim.id - Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, resmi ditahan Kejaksaan Agung (Kejagung) setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus...

Bawang Merah

Harga Bawang Merah di Probolinggo Tembus Rp65 Ribu, Dipicu Permintaan Iduladha

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 8:13 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Harga bawang merah di Kabupaten Probolinggo masih bertahan tinggi usai Hari Raya Iduladha 2026. Di sejumlah pasar...

Semeru

Pendaki Semeru Terjatuh Saat Lewat Jalur Ilegal, Evakuasi Terkendala Medan Curam

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 6:15 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pendaki Semeru kembali memakan korban. Seorang pendaki dilaporkan terjatuh di lereng Gunung Semeru usai nekat melintas melalui...

Ledakan Balon Udara

Ledakan Balon Udara di Blitar, Polisi Bongkar Transaksi Mercon

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 4:16 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Penyelidikan kasus ledakan balon udara di Desa Tambakan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar kini menemui tantangan teknis. Pihak...

Next Post
Artefak di Situs Beteng.

Dua Artefak di Situs Beteng Raib, DPRD Jember Prihatin

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID