• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Salah satu mentor Fellowship Jurnalisme Pendidikan (FJP), Mohammad Nasir saat memberikan materi  pada peserta FJP Batch 3 yang digelar secara virtual, Rabu (22/9/2021). (Foto: Dokumen) tugu jatim

Salah satu mentor Fellowship Jurnalisme Pendidikan (FJP), Mohammad Nasir saat memberikan materi  pada peserta FJP Batch 3 yang digelar secara virtual, Rabu (22/9/2021). (Foto: Dokumen)

Fellowship Jurnalisme Pendidikan Kupas Peran Pers sebagai Infrastruktur Pendidikan

Gigih Mazda by Gigih Mazda
5 years ago
in Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Gelaran pelatihan dan mentoring jurnalis, Fellowship Jurnalisme Pendidikan (FJP) Batch 3 terus bergulir. Pada hari kedua Rabu (22/9/2021) ini, rangkaian acara yang diinisiasi oleh Gerakan Wartawan Peduli Pedidikan (GWPP) dan didukung oleh PT Paragon Technology and Innovation ini mengupas peran pers sebagai infrastruktur pendidikan.

Salah satu mentor FJP sekaligus wartawan senior yang masih aktif menjadi pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat, Mohammad Nasir memberikan materi “Pers Menjadi Insfrastruktur Pendidkan”.

You might also like

Sekolah terpencil di Sidoarjo.

Sekolah Terpencil di Sidoarjo Viral Disebut Tak Dapat Perhatian, Ini Penjelasan Dispendikbud

20/07/2026 7:42 PM
Polije

Polije Siapkan Kampus 7 di Situbondo, Perluas Akses Pendidikan Vokasi

20/07/2026 3:00 PM

Menurutnya, dunia pendidikan tidak bisa berdiri sendiri dalam mengubah suatu keadaan. Melainkan harus ada pendukung lain untuk mengarah ke arah lebih baik. Salah satunya yakni media pers.

“Pers juga diharapkan menyampaikan informasi dari luar pendidikan dan dari dalam pendidikan untuk menyampaikan informasi penting, termasuk pencapaian-pencapaian bidang pendidikan,” kata Mohammad Nasir pada gelaran yang digelar melalui Zoom, Rabu (22/9/2021).

15 mini

Wartawan senior Kompas tahun 1989-2018 ini menambahkan, media pers dibutuhkan sebagai infrastruktur penyebaran informasi dari berbagai arah dalam dunia pendidikan. Jaringan infrastruktur informasi menjadi sangat penting, terutama ketika pendidikan harus berkomunikasi dengan ekosistemnya.

“Perkembangan pendidikan dan kebudayaan global yang masuk ke tanah air dan mempengaruhi gaya hidup peserta didik di semua jenjang pendidikan,” ungkap Sekjen SMSI pusat ini.

Nah di sini, para wartawan yang bertugas di media-media yang membangun infrastruktur lewat rubrik, kanal, maupun program yang bertemakan pendidikan. Dengan demikian, berita-berita tentang pendidikan dapat tersebar di kalangan pendidikan dan masyarakat luas non-pendidikan.

“Di sini dunia pendidikan membutuhkan wartawan yang bekerja keras, dan militan dalam mengarus-utamakan berita-berita isu-isu pendidikan, gigih dalam mengusulkan berita pendidikan, serta menguasai konten bidang pendidikan,” ungkapnya.

Wartawan Spesialis Pendidikan

Menjadi wartawan pendidikan, atau paling tidak menjadi wartawan peduli pendidikan. Pers dibutuhkan untuk menyuarakan dan mengamplifikasi, mengorkestrasi pendidikan melalui media serta jutaan orang yang berada di dunia pendidikan serta masyarakat yang punya kepentingan dengan pendidikan akan membaca dan menyebarluaskan, memviralkan.

“Hampir seluruh penduduk Indonesia berkepentingan dengan pendidikan karena banyak yang sepakat bahwa pendidikan adalah human capital, tangga untuk menaiki derajat kehidupan,” terangnya.

Menurutnya, dunia pendidikan bagaikan hutan yang luas. Sebagai wartawan, ia mengajak insan pers tidak terperangkap di dalamnya. Di mana menurutnya banyak wartawan di desk pendidikan yang terperangkap hanya menulis itu-itu saja, seputar penerimaan siswa, dan mahasiswa baru, atau rayoninasasi masuk sekolah.

“Padahal materi pendidikan luas sekali dan bisa ditulis dengan beragam angle, dengan kedalaman yang mampu mengungkap informasi yang sebelumnya tidak dipikirkan masyarakat,” tandasnya.

Tags: Fellowship Jurnalisme PendidikanFellowship Jurnalisme Pendidikan 2021GWPPjurnalispendidikanperswartawan
Gigih Mazda

Gigih Mazda

Related Stories

Sekolah terpencil di Sidoarjo.

Sekolah Terpencil di Sidoarjo Viral Disebut Tak Dapat Perhatian, Ini Penjelasan Dispendikbud

by Dwi Linda
20/07/2026 7:42 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Sidoarjo Netti Lastiningsih angkat bicara setelah kondisi sekolah terpencil...

Polije

Polije Siapkan Kampus 7 di Situbondo, Perluas Akses Pendidikan Vokasi

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 3:00 PM
0

SITUBONDO, Tugujatim.id - Politeknik Negeri Jember (Polije) bersama Pemerintah Kabupaten Situbondo bergegas mematangkan persiapan pembukaan Kampus 7 Polije di Kabupaten...

Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 12:53 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Sebanyak 6 mahasiswa vokasi dinonaktifkan sementara selama proses investigasi yang dilakukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan...

Mahasiswa UM.

Mahasiswa UM Kembangkan GS-PBL, Strategi Pembelajaran Berbasis Game Tingkatkan Kolaborasi Siswa

by Dwi Linda
19/07/2026 12:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) kembali menghadirkan inovasi di bidang pendidikan. Yonna Divanka Yuanvanelli, mahasiswa UM Program...

Next Post
Effendi Pudjihartono di rumah Makan Kraton miliknya. (Foto: Dokumen) tugu jatim

Niat Baik dan Perjalanan Spiritual Effendi Pudjihartono

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID