JEMBER, Tugujatim.id – Memilih jurusan kuliah kerap menjadi dilema tersendiri bagi calon mahasiswa. Berbagai aspek mulai dari ketertarikan pribadi, prestasi akademis, kondisi ekonomi keluarga, sampai peluang karier pasca kelulusan harus dipertimbangkan matang-matang.
Wajar bila pelajar tingkat akhir memerlukan durasi yang tidak sebentar untuk memutuskan. Apalagi registrasi SNBP tahun 2026 sudah di depan mata, tepatnya Februari mendatang.
Menjawab keresahan ini, tim Sosialisasi dan Promosi Universitas Jember (UNEJ) menghadirkan solusi menarik, yaitu dengan menyelaraskan pilihan jurusan dengan karakteristik dan sumber daya wilayah tempat tinggal calon mahasiswa.
Iim Fahmi Ilman selaku Wakil Ketua Tim Kerja Humas UNEJ menegaskan bahwa kekayaan lokal bisa dijadikan acuan strategis saat memilih bidang studi. Konsep ini memungkinkan lulusan nantinya berkontribusi optimal bagi kemajuan kampung halamannya sendiri.
Gagasan tersebut dipaparkan tim saat berpartisipasi dalam ekspo pendidikan yang diselenggarakan MGBK Tuban dan Gresik pertengahan Januari 2026.
“Contohnya wilayah Tuban dan Gresik yang kaya akan sumber minyak dan gas serta memiliki sektor industri yang berkembang pesat, ditambah posisinya di zona pantai. Kami merekomendasikan siswa dari sana untuk mengarah ke jurusan-jurusan seperti Teknik Perminyakan, Teknik Pertambangan, Konstruksi Perkapalan, atau bidang lain yang relevan dengan industri lokal. Tujuannya agar mereka kelak dapat mengembangkan kampung halaman,” papar Iim, Kamis (15/1/2026).
Konsep ini mendapat respons positif. Yuana Dwi, siswi SMAN 1 Singgahan Tuban, menyatakan keinginan kuatnya bergabung dengan jurusan Teknik Perminyakan di Fakultas Teknik UNEJ. Ia sengaja meluangkan waktu berkunjung ke stan UNEJ untuk berdiskusi dengan tim di pameran pendidikan MGBK Tuban yang berlangsung di Graha Dwija PGRI.
“Saya yakin dengan pilihan Teknik Perminyakan di UNEJ. Ini sejalan dengan pesan keluarga yang menginginkan generasi Tuban mampu mengelola kekayaan lokalnya, khususnya migas. Kalau bukan kita yang membangun, siapa lagi?” ungkap Yuana.
Bahkan ia sempat membuat video bersama Duta Kampus UNEJ sebagai wujud komitmennya. Pendekatan serupa juga diterapkan siswa Gresik seperti Ikhbar Arief dari SMAN 1 Cermee. Bersama teman-temannya, ia mendatangi stan UNEJ di pameran pendidikan MGBK Gresik yang digelar di GOR WEP. Ikhbar mengungkapkan ketertarikannya pada Teknik Pertambangan dan Teknik Lingkungan Fakultas Teknik UNEJ.
“Mengingat banyaknya perusahaan migas di Gresik dan area sekitarnya, peluang berkarier di sektor ini dan bidang terkait masih sangat terbuka,” ucap siswa yang mengenakan kacamata tersebut.
Meski begitu, tidak sedikit siswa yang tetap mengincar jurusan-jurusan klasik favorit seperti Kedokteran, Kedokteran Gigi untuk rumpun saintek, atau Hukum dan Ekonomi Bisnis untuk sosial humaniora. Fadila Khoirunisa, staf tim kerja Humas yang sibuk melayani konsultasi, mencatat masih banyak siswa yang terpaku pada pilihan-pilihan konvensional.
“Selagi waktu masih tersedia, sebaiknya siswa aktif menggali informasi berbagai jurusan yang tersedia. Bisa dimulai dengan mengakses website resmi perguruan tinggi negeri yang dituju, atau bahkan menghubungi langsung bagian Humas PTN bersangkutan,” saran Fadila.
Jurusan populer dipilih karena berbagai alasan, seperti disampaikan Steven Bintang yang bulat tekadnya masuk Fakultas Farmasi UNEJ.
“Kebetulan keluarga kami menjalankan bisnis apotek, sehingga orangtua menganjurkan untuk mendalami Farmasi, dan salah satu targetnya adalah Fakultas Farmasi UNEJ,” tutur siswa SMAN 3 Tuban ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Diki Febrianto
Editor: Darmadi Sasongko








