Kasus Dugaan Aliran Sesat di Pasuruan Tuntas, Kelompok Mahfudijanto Bertobat dan Mengakui Pemahamannya Salah soal Islam - Tugujatim.id

Kasus Dugaan Aliran Sesat di Pasuruan Tuntas, Kelompok Mahfudijanto Bertobat dan Mengakui Pemahamannya Salah soal Islam

  • Bagikan
Kelompok Mahfudijanto. (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)
3 anggota Kelompok Mahfudijanto menyatakan bertobat didampingi MUI Kabupaten Pasuruan dan Tim Bakor Pakem Kabupaten Pasuruan pada Kamis (19/08/2022). (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)

PASURUAN, Tugujatim.id – Kelompok Mahfudijanto sepakat bertobat dan mau kembali ke ajaran Islam yang benar. Kesepakatan ini diperoleh setelah MUI Kabupaten Pasuruan dan tim Bakor Pakem menggelar rapat bersama di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, Kamis (19/05/2022).

Dalam rapat ini menghadirkan tiga perwakilan anggota kelompok, yakni Mahfudijanto, 59; Febridijanto, 28; dan Frangky Sirojul Huda Kholil, 35. Kepada Tugu Jatim, Mahfudijanto mengakui dirinya sudah bertobat dan tidak akan mengulangi kesalahannya.

“Saya sudah menyampaikan tobat kepada Allah dan tak mengulangi lagi,” ucap Mahfudijanto.

Sementara itu, Dewan Pertimbangan MUI Kabupaten Pasuruan Muzammil Syafi’i menyatakan pihaknya telah melakukan klarifikasi terhadap 3 anggota kelompok aliran tersebut.

“Mereka mengakui kesalahannya dalam memahami Al-Qur’an dan sudah bertobat dengan mengucapkan istighfar tiga kali dan syahadat tiga kali,” ujar Muzammil.

Dia mengatakan, para anggota kelompok Mahfudijanto juga telah menandatangani surat penyataan dan bersedia mengikuti ajaran Islam yang benar. MUI Kabupaten Pasuruan juga telah menyiapkan guru-guru agama untuk membimbing mereka.

Kelompok Mahfudijanto. (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)
Suasana Kelompok Mahfudijanto yang menyatakan bertobat didampingi MUI Kabupaten Pasuruan dan Tim Bakor Pakem Kabupaten Pasuruan pada Kamis (19/08/2022). (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)

“Mereka menandatangani surat pernyataan mengikuti ajaran Islam melalui guru-guru yang disiapkan MUI dan berjanji tidak akan menyebarkan agama yang bertentangan dengan agama Islam yang benar,” imbuhnya.

Dengan bertobatnya kelompok Mahfudijanto, Ketua MUI Kabupaten Pasuruan KH Nurul Huda mengungkapkan kini tidak ada lagi permasalahan kelompok aliran menyimpang di Kabupaten Pasuruan.

“Sekarang masalah ini selesai 100 persen. Mudah-mudahan dosanya diampuni Allah dan dijadikan orang yang saleh selamat dunia akhirat,” ungkapnya.

Senada, Kasi Intel Kejari Kabupaten Pasuruan Jemmy Sandra menegaskan, tim Bakor Pakem menetapkan kelompok Mahfudijanto ini bukan termasuk aliran sesat.

“Kami dari tim Bakor Pakem menyatakan bahwa ini bukan aliran sesat, hanya pemikiran yang berbeda. Mereka belajar agama belum lengkap,” ujarnya.

 

 


Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

  • Bagikan