MOJOKERTO, Tugujatim.id – Komplotan terduga pencuri kabel Telkom di Mojokerto, tepatnya di Sajen, Pacet, diringkus personel Komando Resor Militer (Korem) 082/CPYJ Mojokerto. Total 5 terduga pelaku diamankan dalam operasi yang berlangsung pada Jumat dini hari (13/06/2025).
Kelima pencuri kabel Telkom di Mojokerto adalah JAP alias Jojo, warga asal Sawojajar, Kedungkandang, Kota Malang. Lalu, UH warga Tambakrejo, Simokerto, Kota Surabaya; S warga asal Simolawang Surabaya; D warga asal Ngoro, Kabupaten Mojokerto; dan H warga asal Kalipuro, Pungging, Kabupaten Mojokerto.
Baca Juga: Tiga Pencuri Gasak 30 Tiang Kabel Fiber Optik di Mojokerto
Komandan Korem (Danrem) 082/CPYJ Kolonel Inf Batara Alex Bulo menjelaskan, penangkapan ini berawal dari laporan warga akan kegiatan mencurigakan. Warga melihat komplotan yang melakukan aktivitas penggalian tanah sejak tengah malam.
Saat personel Korem 082 mendatangi lokasi yang dilaporkan, ternyata didapati 5 pelaku yang diduga melakukan pencurian kabel milik PT Telkom.
Laporan Berawal dari Laporan Warga
“Berawal dari laporan masyarakat, kami temukan ada aktivitas penggalian. Namun yang membuat curiga adalah mengapa dilakukan tengah malam hingga subuh dan berlangsung hingga berminggu-minggu,” terang Danrem Batara dalam keterangan yang diterima, Sabtu (14/06/2025).
Saat diperiksa, komplotan yang dimaksud mengklaim telah mempunyai izin penggalian tanah dari PT Telkom. Namun, mereka tidak bisa menunjukkan izin tertulis tersebut saat diperiksa di Makorem 082/CPYJ Mojokerto.
“Sasaran komplotan ini fasilitas umum, aset negara, kami juga ikut bertanggung jawab,” tegas Danrem Batara.
Dari tangan para pencuri kabel Telkom di Mojokerto, personel Korem 082/CPYJ mengamankan barang bukti berupa 1 unit mobil truk Mitsubishi bernopol S 8987 NE, 1 unit mobil Calya bernopol S 1997 JU, serta batangan kabel hasil aktivitas penggalian.
“Pelaku dan barang bukti sudah kami serahkan ke pihak kepolisian,” tandas Danrem Batara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Dwi Lindawati








