Menang Bersama Atasi Covid-19 Ala Ganda Putri Indonesia

Menang Bersama Atasi Covid-19 Ala Ganda Putri Indonesia

  • Bagikan
Kemenangan atasi Covid-19 perlu belajar pada ganda putri Indonesia/tugu jatim
Kemenangan atasi Covid-19 perlu belajar pada ganda putri Indonesia. (Foto: Dokumen)

Oleh : Rohmat Romadhan, member Pondok Inspirasi

Tugujatim.id – Menjelang 76 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) apa yang sudah Anda berikan kepada Indonesia? Skandal kah? Penggelapan uang kah? Atau mungkin jadi king atau queen of hoax? Kalau saya, menyumbangkan berita kemenangan saja deh.

Perayaan kemerdekaan tinggal menghitung hari, namun para sengkuni masih beraksi. Kemerdekaan harusnya memberikan kebahagiaan, namun para buruh masih menanggung beban.

Semua orang sudah berjuang agar Indonesia pulih dari keterpurukan. Pertanyaannya, apa yang Anda sudah perjuangkan bagi bangsa ini?

Kali ini kita perlu belajar pada mbak Greysia Polli dan Apriyani Rahayu. Pasangan ganda putri bulutangkis Indonesia yang berhasil meraih medali emas pada Olimpiade Tokyo 2020.

Dua putri ini mengajarkan bahwa rakyat Indonesia itu bisa kompak, dan itulah cara untuk menang. Hal seperti itu yang seharusnya dari dulu dilakukan kita semua sebagai warga.

Greysia dan Apriyani telah berhasil mencetak sejarah baru dalam dunia perbulutangkisan dunia, bahwa Indonesia memiliki ganda putri yang tangguh.

Memang, Indonesia selama ini memiliki tradisi emas untuk ajang Olimpiade, kecuali Olimpiade Inggris tahun 2012 lalu.

Emas itu disumbangkan oleh beberapa sektor, mulai dari ganda putra, tunggal putra, tunggal putri, dan sektor lainnya kecuali ganda putri. Nah, sekarang sudah paham kan, mengapa Greysia dan Apriyani menjadi istimewa dalam sejarah bulutangkis Indonesia dan dunia?

Saya meyakini kemenangan ini dirasakan oleh seluruh warga Indonesia. Itulah yang disebut sebagai menang bersama. Kita ikut merasakan kemenangan itu, karena prestasi itu milik kita bersama. Walaupun kita tahu yang menyumbangkan emas bukan kita, namun kebahagiaan, kemenangan dan kepuasan ada dan kita merasakannya bersama.

Atlet kebanggan kita ini tidak berjuang sendirian. Ada beberapa pihak yang terlibat hingga berhasil meraih emas. Mulai dari pelatih, suporter, penyedia fasilitas, pengatur jadwal latihan dan sebagainya.

Mereka kompak bergerak bersama demi satu tujuan yaitu emas, sehingga keberhasilan atlet ganda putri ini tidak hanya dirasakan mereka berdua saja. Tetapi, seluruh orang yang ikut bergerak untuk juara ini turut merasakannya.

Kita juga bisa mengadopsi menang bersama ala Greysia dan Apriyani dalam kasus penanganan Covid-19. Kita mesti menang bersama melawan Covid-19, kita harus tunjukkan perjuangan itu dengan vaksinasi. Kompak bergerak bersama demi satu tujuan yaitu Indonesia bebas masker.

Mengapa Mesti Menang Bersama?

Kita sudah memahami bagaimana kemenangan yang kita rasakan saat atlet kebanggan kita memberikan emas untuk Indonesia. Bahagia, bersyukur, merasa lega, walaupun usaha kita membantu atlet hanya sekedar dukungan dan apresiasi. Kita tetap merasakan kebahagiaan yang luar biasa. Itulah sebabnya kita harus menang bersama.

Bayangkan, jika kita menang bersama melawan pandemi, maka ini tidak hanya dirasakan oleh diri kita tetapi juga dirasakan oleh seluruh warga Indonesia termasuk anak cucu nanti.

Untuk menang bersama modal utamanya adalah harus kompak. Saling bahu membahu, berbagi, kolaborasi dan lainnya. Jangan ada perspektif negatif antar sesama, jangan ada pikiran jahat. Ingat pada tujuan awal yaitu bebas masker.

Terlebih adanya mutasi virus Covid-19 menjadi varian Delta, ini menjadi perhatian lebih bagi kita untuk kompak dan bergerak bersama.

Kita harus menjaga kekompakan keluarga dan sanak saudara agar tetap memperhatikan protokol kesehatan dan yakin dengan program vaksinasi. Beberapa negara sudah bisa bebas masker, Indonesia juga harus bisa. Kita optimis bisa  menang bersama melawan Covid-19 dan bebas masker.

Pemerintah sudah melakukan usaha terbaiknya, sekarang tinggal kita. Jika kita bisa kompak membanjiri sosial media dengan ucapan selamat kepada atlet kita, mengapa kita tidak bisa kompak dalam mencegah Covid-19. So, seharusnya kita bisa!!

  • Bagikan