• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Menara air.

Menara air di dekat Pasar Tanjung Jember di era kolonial. (Foto: Google Maps)

Menara Air di Pasar Tanjung Jember, Saksi Bisu Sejarah Kolonial

Dwi Linda by Dwi Linda
1 year ago
in Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Di penghujung abad ke-19, wilayah Jember, Jawa Timur, mengalami transformasi signifikan akibat ekspansi kolonial Belanda. Kawasan yang semula didominasi oleh perkebunan tradisional mulai tersentuh modernisasi melalui pembangunan infrastruktur strategis, salah satunya adalah menara air di Pasar Tanjung.

Melansir dari berbagai sumber, menara air berarsitektur kolonial ini bukan sekadar bangunan teknis, melainkan representasi material culture yang merekam dinamika sosial-ekonomi masa itu. Dibangun sejak 1929, struktur ini menjadi saksi bisu pertemuan berbagai kepentingan antar etnis dan kekuasaan kolonial.

You might also like

Sekolah terpencil di Sidoarjo.

Sekolah Terpencil di Sidoarjo Viral Disebut Tak Dapat Perhatian, Ini Penjelasan Dispendikbud

20/07/2026 7:42 PM
Polije

Polije Siapkan Kampus 7 di Situbondo, Perluas Akses Pendidikan Vokasi

20/07/2026 3:00 PM

Kompleksitas Hubungan Antar Etnis

Kehadiran etnis Tionghoa di Jember jauh mendahului kedatangan kolonial Belanda. Mereka tidak sekadar pendatang, melainkan aktor penting dalam pengembangan ekonomi lokal.

Baca Juga: Uniknya Masjid Jami Ki Buyut Langkay Mojokerto, Masjid dan Menara Jadi Satu

Sejak 1795, tokoh seperti Kiai Tumenggung Suro Adiwikrama telah memainkan peran strategis di wilayah ini. Masyarakat Tionghoa menempati berbagai profesi kunci: pedagang kelontong, pengusaha hasil bumi, rentenir, dan petani. Mereka menciptakan ekosistem ekonomi kompleks di sekitar Pasar Tanjung yang kemudian menjadi pusat interaksi antar etnis.

Strategi Ekonomi dan Kolonial

Pemerintah Belanda secara cerdik memanfaatkan jaringan ekonomi etnis Tionghoa. Sistem pegadaian yang mereka kembangkan menjadi instrumen penting dalam menggerakkan perekonomian pertanian.

Dengan memberikan modal pendahuluan kepada petani, mereka menciptakan hubungan simbiosis mutualistis. Toko-toko milik etnis Tionghoa—mulai dari toko bahan pangan, roti, perhiasan—menjadi tulang punggung ekonomi lokal.

Meskipun saat ini tidak seramai masa kolonial, beberapa toko masih bertahan, mencerminkan ketangguhan komunitas.

Menara Air: Penanda Transformasi

Menara air di Pasar Tanjung, awalnya dikelola oleh Provencial Water Leiding Bedrijd, kemudian dialihkan ke Regentschap te Djember Water Leiding Bedrijf, adalah simbol nyata modernisasi infrastruktur.

Pembangunannya melibatkan kompleksitas teknik: pengeboran sumur artesis, pembangunan jaringan pipa yang menghubungkan rumah-rumah penduduk, mencerminkan ambisi kolonial untuk mengontrol dan mendistribusikan sumber daya vital.

Warisan dan Memori Kolektif

Hari ini, menara air ini berdiri sebagai monumen yang menceritakan kisah pertemuan kebudayaan, kolonialisme, dan adaptasi. Terletak di persimpangan jalan Samanhudi, Untung Suropati, dan Trunojoyo, bangunan ini merekam jejak sejarah yang tak terpisahkan dari dinamika sosial Jember.

Ini adalah artefak material yang berbicara tentang kekuasaan, negosiasi antar etnis, dan proses transformasi sosial-ekonomi di penghujung era kolonial.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Diki Febrianto

Editor: Dwi Lindawati

Tags: berita jember hari iniJemberJember hari iniPasar Tanjung JemberSejarah menara air di Jember
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Sekolah terpencil di Sidoarjo.

Sekolah Terpencil di Sidoarjo Viral Disebut Tak Dapat Perhatian, Ini Penjelasan Dispendikbud

by Dwi Linda
20/07/2026 7:42 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Sidoarjo Netti Lastiningsih angkat bicara setelah kondisi sekolah terpencil...

Polije

Polije Siapkan Kampus 7 di Situbondo, Perluas Akses Pendidikan Vokasi

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 3:00 PM
0

SITUBONDO, Tugujatim.id - Politeknik Negeri Jember (Polije) bersama Pemerintah Kabupaten Situbondo bergegas mematangkan persiapan pembukaan Kampus 7 Polije di Kabupaten...

Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 12:53 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Sebanyak 6 mahasiswa vokasi dinonaktifkan sementara selama proses investigasi yang dilakukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan...

Mahasiswa UM.

Mahasiswa UM Kembangkan GS-PBL, Strategi Pembelajaran Berbasis Game Tingkatkan Kolaborasi Siswa

by Dwi Linda
19/07/2026 12:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) kembali menghadirkan inovasi di bidang pendidikan. Yonna Divanka Yuanvanelli, mahasiswa UM Program...

Next Post
Hadiah sempro simpel dan murah.

Hadiah Sempro yang Murah & Simpel tapi Tetap Berarti

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID